Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Bangun


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Tepat beberapa jam setelah Oma pergi kini Bryan yang menjaga Wilo, seperti biasanya dia membawa makanan kesukaan istrinya meski dia tau kalau Wilo masih belum bangun.


"Kali ini aku membawa sup iga, ini makanan kesukaan kamu saat hamil putra kita sayang" kata Bryan sambil mendekatkan makanan nya ke depan wajah istrinya.


Dan ya seperti biasnya tidak ada sahutan dari Wilo, Bryan masih melihat mata terpejam istrinya.


"Cepat bangun sayang, Baby Sean merindukan mu kamu tau dia sekarang sudah memiliki mainan gigitan" Bryan masih tidak bisa berhenti mengajak ngobrol istrinya.


Air mata terus mengalir di sudut mata Wilo, Bryan melihat itu dan sudut bibir nya terangkat, dia sudah melihat perubahan selama satu bulan ini.


Istri nya memang belum membuka matanya tapi Bryan selalu melihat jika istrinya memberikan reaksi kecil, seperti tangisan air mata.


"Aku tau kamu pasti mendengar ku sayang, ku mohon bangunlah aku sangat merindukan cara mu saat menatap ku" batin Bryan.


Sedangkan Wilo sendiri dia mendengar suara suaminya, dia benar-benar tidak tahan dan ingin segera bangun tapi rasanya sangat sulit sekali.


"Aku ingin bangun Mas, aku ingin memeluk kamu dan bayi kita. tapi aku tidak bisa Mas ini sangat sulit untuk ku, aku tidak bisa bangun tolong aku!" batin Wilo ingin sekali berteriak.


Sekuat tenaga nya Wilo mencoba untuk membuka matanya sampai akhirnya dia berhasil menggetarkan jari nya, dan semuanya di saksikan oleh mata Bryan sendiri.


"Sayang.. kau tau aku sudah kesepian selama tiga bulan ini, tadi Willy dan Veer datang ke rumah kau tau sayang mereka mengajak aku ke club" Bryan menahan senyum nya karena kembali melihat tangan istrinya yang bergerak.


"Tadi aku sempat menolak, tapi sepertinya aku akan ikut karena aku rasa kamu tidak akan bangun, aku akan kesini lagi nanti setelah pulang dari club' ya" lanjut Bryan dengan wajah yang tidak berhenti tersenyum.


Bryan masih melihat tangan yang bergerak pelan itu, dia pura-pura keluar dan hal itu membuat Wilo sangat sedih.

__ADS_1


"Aku harus bangun, aku nggak mau Mas Bryan nikah lagi, aku tidak mau nasib Sean seperti ibunya yang kehilangan cinta kedua orang tua nya , aku harus bangun!"


Sedangkan di luar Bryan nampak dengan senang nya membawa dokter Gio, dua suster juga ikut di belakang nya dia tau istrinya sudah keluar dari koma nya, hanya saja Wilo masih terjebak dalam perasaan takut nya.


Bryan tau itu dari dokter Gio, Minggu lalu saat pertama kalinya dia melihat air mata Gio Bryan langsung meminta dokter Gio memeriksa istrinya, dan dokter Gio mengatakan jika Wilo sudah tidak koma lagi, Wilo mengalami penyakit yang di mana dia tidak bisa bangun karena masih belum bisa berdamai dengan ketakutan nya.


Dokter memeriksa Wilo Bryan berdiri dengan perasaan bahagia nya, dia sudah tidak sabar untuk mendengar suara istrinya yang memanggil nya Mas.


"Selamat tuan, istri anda sudah sadar" kata Dokter.


Setelah tiga bulan akhirnya Wilo membuka matanya, dia nampak kebingungan saat membuka matanya.


"Dok mana suami saya" tanya Wilo pelan.


Hal pertama yang dia cari adalah suaminya, Wilo tidak melihat Bryan.


"Aku di sini" Bryan mengeluarkan suara nya.


Sedari tadi dia ada di dekat istrinya, tapi Wilo tidak melihat nya.


"Kamu siapa?" tanya Wilo melihat pria berkumis tebal, brewok dan juga rambutnya yang gondrong.


"Apa setelah koma kau lupa suami mu?" Bryan menarik kursi lalu duduk di dekat istrinya.


Wilo melihat pria di dekat nya itu dengan intens sampai akhirnya mata keduanya bertatapan, Wilo tau tatapan itu dia mengenali mata penuh cinta itu.


"Mas?" Wilo tidak percaya.


"Hem, aku suami mu, aku sangat merindukan mu" Bryan tersenyum dan mencium pipi dan bibir istrinya.

__ADS_1


Wilo risih, dia merasa geli dengan penampilan suaminya saat ini.


"Kamu jelek Mas, aku tidak menikahi pria tua yang jelek seperti ini, Oma bilang kamu semakin tampan tapi apa? astaga mata ku sakit melihat penampilan mu yang tak terurus huh." Wilo berkata tanpa senyuman nya.


Astaga..


Ini pertama kalinya Bryan merasa kesal karena di buly oleh orang yang di cintai nya.


"Jadi kamu menolak aku yang jelek?" tanya Bryan sedikit kecewa.


Huh..


Wilo melihat suaminya, lalu mencium tahan suaminya.


"Aku akan mencium bibir mu jika kamu sudah tampan lagi" ucapnya dengan wajah santai.


"Kamu yakin?" Bryan menatap tajam istrinya.


Dan itu semakin membuat Wilo ngeri karena suaminya sangat garang.


"Oh ya ampun aku seperti menikahi penjual golok"


🌹


Cerita Willy udah up 6 bab, yuk mampir 😅



Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2