Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Lebih perhatian


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Kondisi Wilo semakin parah, dia benar-benar kehilangan kendali atas dirinya karena rasa takut dan trauma yang di miliki nya.


"Aku takut, Mama dan Papa mereka meninggalkan ku!" Wilo terus berteriak histeris.


Bahkan bukan hanya itu saja Wilo juga menyakiti diri sendiri dengan cara menjambak dan memukul diri sendiri, kondisi Wilo yang semakin buruk itu membuat Bryan kalang kabut.


"Dok lakukan sesuatu jangan buat istriku menyakiti dirinya sendiri!" kata Bryan khawatir.


"Rasa takut di dalam dirinya membuat dia cemas tuan, sementara waktu kami akan menenangkan nya dengan cara menyuntikkan obat penenang" jelas Dokter.


Bryan melihat saat Wilo berontak dengan tangan yang di pegangi oleh suster, Bryan benar-benar merasa kacau saat itu dan dia menyalahkan diri sendiri karena dia tidak bisa membantu Wilo.


"Apa separah itu luka trauma yang dia alami?, dia benar-benar memperlihatkan ketakutan nya." batin Bryan.


Sampai akhirnya dokter berhasil menyuntikkan obat penenang itu, dan sebelum menutup matanya Wilo melihat Bryan.


"Aku tidak mau sendiri, tidak!" Wilo menutup matanya setelah mengatakan itu.


Karena obat penenang Wilo pun akhirnya tertidur, Bryan mengusap tangan Wilo lalu pandangan nya tertuju pada wajah Wilo yang terlihat sembab karena banyak menangis.


"Kau tidak akan sendiri, aku akan menjaga mu" kata Bryan sambil mengusap pipi Wilo


Cup..


Bryan mengecup singkat bibir Wilo, lalu mengikuti dokter untuk membicarakan kondisi Wilo.


Dokter menjelaskan jika kondisi Wilo saat ini sangat mengkhawatirkan, dimana penyakit mental nya sudah sampai ke tahap menyakiti diri sendiri.


Dokter juga menyarankan jika Wilo harus mengikuti Psikoterapi, selain itu Wilo juga di haruskan minum obat yang akan membuat pikiran nya lebih tenang dan tidak menyakiti diri sendiri lagi.

__ADS_1


"Oma!" Bryan kaget melihat kedatangan Oma.


"Bagiamana kondisi Wilo?" tanya Oma.


Dia tadi di telpon Bryan, dan tanpa banyak bicara lagi Oma langsung pergi ke rumah sakit.


"Kondisi Wilo saat ini benar-benar sangat memprihatikan Oma, Wilo terkena gangguan mental yang sudah ke tahap menyakiti diri sendiri" jelas Bryan.


Astaga..


Oma menutup bibir nya, dia kaget mendengar kondisi Wilo saat ini.


Ternyata apa yang di katakan Wirawan itu adalah kenyataan, kenakalan Wilo adalah topeng dari kerapuhan nya, dan inilah Wilona yang asli, dia adalah gadis kesepian yang penuh dengan sejuta ketakutan.


"Oma mau menemui nya" kata Oma ingin berjalan ke ruangan yang di tempati Wilo.


"Jangan Oma, Wilo baru saja di tenangkan, kasihan jika dia bangun aku takut dia kembali berteriak dan menyakiti diri sendiri lagi" jelas Bryan menahan Oma nya.


"Jaga Wilona, sudah Oma katakan dari awal kalau kalian itu saling membutuhkan, kamu membutuhkan dia untuk mengisi kekosongan mu dan Wilo membutuhkan mu untuk sandaran dan tempat keluh kesah nya" Oma menjeda ucapan nya.


"Lihat sekarang, karena sikap mu yang terlalu cuek dia kembali merasa kesepian, dia ketakutan di tinggalkan, pokok nya Oma tidak mau tau kamu harus bisa meyakinkan nya, bantu dia untuk sembuh dari penyakit mental nya!" tegas Oma menatap tajam sang cucu.


Bryan tidak menjawab, dia memang bersalah karena dia terlalu gengsi, dia tidak memikirkan perasaan Wilo karena yang selalu dia pikirkan adalah diri sendiri.


Dia lupa kalau dalam hubungan ini bukan hanya dirinya yang masih harus memposisikan diri, tapi juga Wilo yang sama seperti dirinya harus bisa memposisikan dirinya dengan kehidupan baru nya.


Malam nya, Wilo dan Bryan masih di rumah sakit, Oma pulang karena Bryan mengakan jika dia akan menjaga Wilo sendirian.


"Kepala ku sakit" suara Wilo terdengar.


"Kamu sudah bangun?" tanya Bryan langsung berjalan mendekati Wilo.


Wilo melihat Bryan, dia mengangguk lalu meminta tolong untuk mengambilkan minuman nya.

__ADS_1


"Makasih" kata Wilo sambil tersenyum.


Bryan melihat Wilo, dia terlihat tidak sesedih tadi mungkin obat penenang nya sudah membuat Wilo menjadi tenang kembali.


"Sama-sama, tidurlah aku akan menjaga mu di sini" kata Bryan sambil mengelus pipi Wilo dengan lembut.


"Tumben?" tanya Wilo sambil menatap Bryan dengan wajah bingung nya.


"Mau makan?" tanya Bryan lagi.


Wilo semakin aneh, tapi dia mencoba untuk biasa saja dan manggut-manggut saja.


"Aku akan memesankan makanan yang enak untuk mu, tunggu ya." kata Bryan.


Cup..


Bryan mengecup singkat bibir Wilo, lalu berjalan mendekati sopa.


Deg..


Jantung Wilo berdetak dengan kencang, Bryan mencium nya?


Apa ini tandanya Bryan mencintainya?.


"Jantungku, astaga!"


Bryan kembali mendekati Wilo setelah memesan makanan, dan dia duduk kembali di depan Wilo.


"Jangan takut di tinggalkan karena sampai kapan pun kamu akan menjadi istriku, aku akan menjaga mu dan kita akan bersama selamanya"


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2