Gadis Nakal Vs Mr Arogant.

Gadis Nakal Vs Mr Arogant.
Mencari mu#2


__ADS_3

^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Mobil Bryan sampai di alamat yang di berikan oleh Dewi dan Mela, dia turun dari mobilnya dan langsung berjalan ke rumah.


"Sayang" panggil Bryan.


"Wilona sayang" panggil Bryan lagi.


Karena tidak ada sahutan Bryan pun akhirnya masuk, di menyalakan senter di ponselnya dan langsung masuk ke dalam rumah kosong itu.


Matanya melihat ke setiap juru rumah kosong nya, sampai akhirnya Bryan menemukan Wilo yang tergeletak tak sadarkan di lantai kotor.


"Wilona!" teriak Bryan langsung berlari mendekati tubuh yang terbaring lemah di lantai kotor itu.


Bryan memeluk tubuh itu, dia menciumi wajah Wilo dengan lembut sampai akhirnya Bryan merasakan usapan di wajah nya.


"Aku mau pulang" ucap Wilo pelan bahkan hampir tidak terdengar.


"Maafkan aku, aku tidak bisa menjaga mu" Bryan menyalahkan dirinya sendiri.


"Bukan salah kamu, ini salah ku yang tidak bisa membedakan yang nama nya teman dan lawan, maaf karena sekali lagi nakal" kata Wilo yang kini berada di pelukan Bryan.


"Tidak kamu tidak nakal, kamu baik"


Bryan membawa tubuh Wilo keluar dari rumah itu, dan saat dia mendudukkan Wilo di jok mobil betapa kagetnya dia melihat rok Wilo yang terlihat di sobekan dengan sengaja.


"Siapa yang berani melakukan ini pada mu?" tanya Bryan terlihat sangat marah.


Wilo menggelengkan kepalanya, dia memilih diam dan hal itu semakin membuat Bryan bertambah kesal.


Sepanjang perjalanan Wilo lebih banyak diam, dan Bryan melihat itu menjadi semakin sakit hati nya, ini kesekian kalinya dia melihat sisi lain dari Wilona.

__ADS_1


Sungguh dia benar-benar menyalahkan diri nya atas setiap kejadian yang membuat Wilo terluka, dia merasa menjadi pria yang sangat tidak berguna.


"Wilo sayang" Oma kaget melihat Wilo yang di gendong Bryan.


"Astaga ini rok nya kenapa sobek begini?" tanya Oma semakin kaget karena melihat rok Wilo sobek.


Bryan memberikan kode pada Oma untuk tidak banyak bicara, Oma mengangguk dan membiarkan Bryan membawa Wilo ke kamar nya.


"Astaga kenapa lagi ini, kenapa selalu ada banyak orang yang menyakiti cucu kesayangan ku" gumam Oma sambil menghembuskan nafas nya panjang.


Sedangkan di kamar Bryan membawa Wilo ke kamar mandi, tanpa banyak bicara dia memandikan Wilo dengan penuh kelembutan.


Wilo hanya diam di perlakukan seperti itu, saat ini mood nya sedang buruk, Wilo masih syok dengan apa yang terjadi siang tadi.


Setelah selesai memandikan Wilo Bryan langsung memakaikan pakaian untuk Wilo, dan seperti tadi Wilo hanya diam tidak banyak bersuara.


"Tunggu aku" kata Bryan sambil mengusap pipi Wilo.


Banyak nya notif pesan di ponselnya membuat Wilo penasaran, ragu-ragu Wilo melihat isi pesan di group sekolah nya itu dan betapa kaget nya dia melihat sebuah Vidio berdurasi 20 menit.


Wilo membanting ponselnya ke lantai.


"Aaaaa!!"


Wilo berteriak sambil menjambak rambutnya.


"Sialaaaaan!" kesal Wilo berteriak.


Suara teriakan Wilo itu mengundang perhatian Oma, Oma mengetok pintu berulang kali tapi Wilo sudah mengunci pintu kamar nya.


Oma menelpon tapi ponsel Wilo rusak karena di lempar oleh Wilo.


"Wilo sayang" Oma mengetuk pintu nya berulang kali.

__ADS_1


"Oma aku tidak apa" Wilo menyahut sedikit berteriak.


Setelah tidak mendengar suara Oma Wilo langsung menjatuhkan tubuhnya di sopa, dia menangis sambil memeluk kaki nya.


Bryan yang baru keluar kamar mandi nampak sudah memakai pakaian nya, dan saat dia melihat kondisi kamar nya Bryan langsung melotot, ponsel Wilo nampak berantakan di lantai.


Mata Bryan melihat ke semua juru kamar, sampai akhirnya mata Bryan tertuju pada sosok yang sedang duduk di sofa.


"Sayang"


Bryan mendekati Wilo, dia langsung duduk dan membawa Wilo ke pelukan nya.


"Aku nakal lagi" Wilo terisak di pelukan Bryan.


Sekali lagi Bryan merasakan getaran hebat di tubuh Wilo, dia semakin mengeratkan pelukannya agar Wilo tidak merasa sendirian.


"Kamu tidak nakal" Bryan mengusap air mata di pipi Wilo, lalu mengangkat tubuh kecil Wilo, dan merebahkan tubuh Wilo ke ranjang nya.


Wilo kembali masuk ke pelukan Bryan, keduanya berpelukan untuk beberapa saat sampai akhirnya Bryan mendengar suara orang tidur, dan ya nafas Wilo tidak beraturan yang membuat Bryan semakin khawatir dengan mental Wilo.


"Aku harus membawa Wilo ke Psikiater, mental Wilo akan kembali terguncang jika terus seperti ini" gumam Bryan.


Cup..


Cup..


Bryan memberikan beberapa kecupan di pipi dan bibir sang istri, lalu semakin mempererat kan pelukan nya.


"Aku mencintai mu" bisik Bryan di telinga Wilo, lalu ikut tertidur dengan memeluk Wilo.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2