
"Aku tidak mau menunggu lagi, Sansa," bisiknya menahan gairah yang seakan ingin meledak.
"Aku juga, Baby." balasku dengan setengah mendesah seksi.
Alex langsung menciumku dengan menggebu-gebu, beringas, dan tak sabaran, satu tangannya memainkan benda mungil di dadaku sementara benda yang lainnya ia mainkan dengan mulutnya.
Aku menunduk demi melihatnya yang seperti bayi kelaparan, menghisapnya dengan kuat seolah mengharapkan air susu keluar dari sana. Aku mendesah tanpa henti, seluruh darahku seperti mendidih.
"Hey, pelan pelan, Baby. Emmh itu semua milik mu, hanya milikmu," ucapku di sela desahanku. Alex menatapku dan tersenyum.
"Apa ini juga milikku?"
" Ah..." Aku mendesis saat Alex kembali memasukkan jari tengahnya di bawah sana, kemudian bergerak memutar.
" Emmghh" aku terus melenguh merasakan kenikmatan ini.
"Jawab aku, Baby girl. Apa ini milik Alexander?" Ia bertanya lagi sambil memasukkan dua jarinya lagi, dan mengeksplor kewanitaanku yg sudah sangat banjir.
"Yeah.... Ah.. Alexander... Ouch. Sasa dan semua hmmmm eggghh yang ada pada Sansa milik.... Ouch ah ah ah Alexander."
Dengan susah payah aku menyusun kata itu seiring dengan cepatnya permainan jari Alex. Tubuhku menggeliat seperti cacing kepanasan dan aku mengapit lengan kekar Alex saat merasakan perutku akan meledak.
__ADS_1
Dan didetik selanjutnya aku benar benar meledak dan kembali ku desahkan nama Alex dengan seksi.
"Beautiful.... " seru Alex menatap wajahku yg terbakar gairah.
"Sekarang giliranku," tukas Alex dengan suara beratnya.
Ia menarik tubuhku hingga duduk dan menuntun tanganku menyentuh pusat gairahnya. Sementara Alex berdiri denngan tubuh kekarnya. Aku membelai nya dari atas hingga bawah.
"Oh baby...."dessahnya membuat jiwa liarku terbangun dan aku ingin menggodanya lebih lagi
"Ssshhhh, Sansa... " desisan Alex membuatku merasakan sensasi luar biasa namun tiba-tiba ia menarik tubuhku, melemparku ke ranjang dan ia segera mengungkung tubuhku.
" Apa kau siap, Baby girl?"tanyanya saat mengarahkan pusakanya di depan lembahku dan menggeseknya disana, membuatku menggelinjang kenikmatan
"ALEXANDER!" Pekikku saat merasakan benda itu berusaha masuk namun tak bisa, ini sangat sakit, perih, tidak seindah yang di ceritakan Emily. Apakah dia berbohong soal kenikmatan di atas ranjang ini?
"Tahan sebentar, Baby girl. Aku sedang berusaha memberikan yang selalu kau minta selama ini," ejeknya sambil terkekeh yang membuatku mendelik. "Kau suka?"
"AAAGHHH..." Aku kembali memekik saat merasakan miliknya yang tumpul itu menyentak dengan sangat kuat dan merobek sesuatu disana.
" Ah... Alex!" tanpa sadar aku mencakar bahunya saat merasakan rasa sakit dan perih itu yang seolah akan merobek tubuhku bahkan tanpa sadar aku mengeluarkan air mata.
__ADS_1
"Maaf, Sayang. Sakitnya hanya sebentar," ujarnya kemudian mencium ekor mataku yg mengeluarkan air mata.
"Ini... Hiks.... Sangat sakit," keluhku sambil terisak. Bukannya khawatir, Alex justru tertawa kecil kemudian ia menciumi wajahku dengan begitu lembut, sangat lembut.
Sementara pusat tubuhnya ia diamkan di bawah sana, membiarkan meraka berkenalan, saling menyapa dan terbiasa.
Hingga aku merasa sakit itu perlahan hilang, dan aku merasa tidak nyaman dengan miliknya yang hanya diam, terasa mengganjal.
"Move, Baby," pintaku sambil menggerakkan bokongku. Alex tersenyum dan bergerak. Memaju mundurkan pantatnya, dan menusukku dengan lembut, pelan, namun lama kelamaan tusukannya perlahan kuat dan dalam.
Kami saling menatap penuh cinta.
Aku terus mendesah kan nama Alex sambil mengacak rambutnya, guna melampiaskan kenikmatan ini. Ku lingkarkan betisku di pinggangnya dan ini justru mebuat pusat tubuhnya nya semakin dalam menusukku, hingga mencapai dindingnya
" Alex.... Ouch. Ehmmm." aku terus meracau. Oh Tuhan.... Ini sangat indah.
Alex Bergerak semakin cepat dan cepat, hingga beberapa kali ia memberikan pelepasan yang luar biasa dahsyat untukku namun tak ada tanda-tanda ia juga akan keluar.
"Kau kuat sekali, tidak mau keluar juga?" Tanyaku dengan napas terengah.
"Nanti, Nyonya Alexander Ghan. Saat kau merasa akan pingsan karena kenikmatan ini."
__ADS_1
Tbc...