Gairah Cinta Putri Sahabatku

Gairah Cinta Putri Sahabatku
GCPS #83 - Dendam


__ADS_3

Alex tahu Sansa pasti bersama Emily sedang berada di apartement Samuel saat ini, karena itulah ia pun segera menjemput istri tercintanya itu yang masih merajuk sampai saat ini, tak mau menjawab telfonnya maupun membalas pesannya.


Sementara di sisi lain, Elaine kini justru memberi tahu Gorli bahwa apa yang menjadi kelemahan Dorian adalah putrinya yang memiliki riwayat penyakit jantung.


Gorli yang mendapatkan kabar itu tentu sangat senang, bahkan sebuah rencana licik langsung terbersit dalam benaknya untuk membalaskan dendamnya pada pria yang telah membawa lari pengantinnya.


...----------------...


Sesampainya di apartement Samuel, Alex langsung menekan bel pintu dan tak lama kemudian pintu terbuka. "Alex, kebetulan kau kesini, ada hal penting yang mau aku bicarakan denganmu," ujar Samuel.


"Aku kesini untuk mencari Sansa."


"Mereka di dalam."


Alex mengikuti Samuel ke dapur dan ia hanya bisa menaikan alisnya saat melihat Sansa dan Emily yang sedang makan buah jeruk dengan sangat lahap.


"Apa kau mengidam, Sweetheart?" Tanya Alex, alih-alih menjawab, Sansa hanya mengedikan bahu dan membuang muka, ia tak ingin menatap Alex.

__ADS_1


"Baiklah, kau pasti masih marah padaku, aku minta maaf, Baby girl. Aku tahu apa yang aku katakan salah." Alex mendekati Sansa, ia memeluk istrinya itu dari belakang, memberikan kecupan lembut di pundak Sansa yang masih sibuk dengan buah jeruknya, bahkan kedua wanita itu seolah sedang berlomba makan jeruk.


"Aku juga menginginkan bayi ini," bisik Alex di telinga Sansa yang membuat pupil mata Sansa langsung melebar dan ia pun langsung menoleh, menatap Alex penuh tanda tanya.


Alex terkekeh, ia mengapit dagu Sansa kemudian mellumat bibir Sansa, bahkan menjilati permukaan bibir Sansa yang masih meninggalkan rasa jeruk segar.


"Aissh, mesum sekali kalian ini," gerutu Emily.


"Sungguh?" Tanya Sansa setelah Alex puas mencumbu bibirnya.


"Sungguh," jawab Alex tepat di depan bibir Sansa.


"Emily hamil?" Pekiknya.


"Yupz!" Seru Samuel sambil tersenyum lebar. "Aku hebat, 'kan? Padahal aku selalu memakan pengaman, tapi masih tembus." dengan bangga ia berkata, yang membuat Alex hanya bisa melongo.


"Itu sepertinya bukan tembus, bisa jadi bocor," sambung Sansa.

__ADS_1


"Hem, bisa jadi." Emily juga menyambung.


"Jadi kalian sama-sama hamil sekarang?" Tanya Alex kemudian, Sansa dan Emily hanya mengangguk.


"Karena itulah, aku ingin menikahi Emily minggu depan dan sebagai Pamanku, kau harus siapkan semuanya."


"Hah? Kau gila? Mana bisa aku menyiapkan semuanya dalam waktu seminggu?"


"Pasti bisa, uncle Dorian saja bisa," Balas Samuel. "Sekarang, kau pamanku, jadi kau harus mengurus pernikahanku." lanjutnya yang membuat Alex kembali melongo. Padahal beberapa hari yang lalu Samuel menolak mentah-mentah rencana kebohongan dan penipuan ini, tapi sekarang dia justru menikmatinya.


Sungguh, di beri hati minta jantung.


***


"Lihat wajahnya baik-baik!" seru Gorli pada anaknya sembari menunjukan foto Sansa.


"Aku ingin menculiknya dan menyekapnya di tempat yang sempit, jauh dan siksa dia sampai dia tertekan, benar-benar tertekan. Kalau perlu, perkosa dia, pukuli juga! Agar ayahnya tahu, bagaimana rasanya kehormatan di cabik-cabik. Di permalukan!"

__ADS_1


Anak buah Gorli tentu senang mendengar perintah itu, apalagi mereka melihat Sansa adalah gadis yang cantik, muda dan seksi. Mereka tentu akan bersemangat melaksanakan perintah itu.


TBC...


__ADS_2