Gairah Cinta Putri Sahabatku

Gairah Cinta Putri Sahabatku
MTDF #43 - Let's Play, Baby...


__ADS_3

Alex memberikan sebuah kotak hadiah untukku, tentu saja aku menerimanya dengan antusias juga penasaran. Apalagi, Daddy tidak ada di rumah. Saat aku bertanya kemana Daddy pergi, Alex bilang dia mengusirnya karena dia tak ingin malam ini kita terganggu.


Hm, aku jadi semangat antusias untuk malam ini.


Saat aku membuka kotak hadiah itu, kedua mataku langsung melotot sempurna. Demi apa? Dia membelikan sebuah lingerie untukku? Dan juga sepatu hak tinggi dengan warna senada. Tak hanya itu, dia juga membelikan lipstick berwarna merah menyala. Hmm, Sepertinya dia mau aku sangat seksi dan menggodanya malam ini.


"Kau suka?" Aku terperanjat saat tiba-tiba Alex memelukku dari belakang, ia mencium tengkukku, bahkan sedikit menjulurkan lidahnya, ia menjilati tengkukku yang seketika membuat seluruh tubuhku meremang.


"Kapan kamu membeli ini?" Tanyaku yang bahkan tanpa sadar aku mendesah.


"Tadi, setelah mengantarmu ke kampus," jawabnya.


"Pakailah, aku tidak sabar melihatnya," ucapnya berbisik di telingaku, aku menggelinjang merasakan napas panas panasnya menerpa daun telingaku.


Aku berbalik, kemudian mendorongnya ke ranjang hingga Alex jatuh terlentang, sambil terkekeh dia berkata. "Malam ini, kamu yang memegang kendali, Sweetheart. Luapkan segala fikiran liarmu itu, aku akan sangat menyukainya."


Tentu aku sangat semangat mendengar ucapannya itu, aku naik ke atas tubuhnya dan duduk di atas tonjolan yang sudah sangat keras itu. "Aku belum melakukan apapun, tapi kamu sudah keras, eh?" godaku.


"Hanya kamu yang bisa melakukannya, Sweetheart. Dia bangun hanya untukmu," ucapnya. Aku langsung memangut bibirnya, mengecup, menghisap dan memberikan gigitan sensual yang membuat dia mengerang tertahan, dan bisa ku rasakan tonjolan di bawah bokongku ini seolah menggeliat.

__ADS_1


"Emh, kamu semakin pintar, Sweetheart. Aku suka," lirih Alex dengan suara beratnya setelah aku melepaskan ciuman kami.


"Tentu saja aku harus cepat pintar, karena lawanku adalah pria yang sudah berpengalaman di atas ranjang," ucapku sembari membuka pakaian Alex.


"Aku fikir kita akan bercinta setelah kau memakai lingerie itu," tukas Alex yang membuatku tersenyum tertahan.


"Kamu akan segera melihatku dengan pakaian seksi itu, Baby," jawabku sembari menarik tangan Alex kemudian mengikatnya ke kepala ranjang.


"Wow, aku semakin tidak sabar," tukasnya saat aku berhasil mengikat kedua tangannya. Aku hanya terkekeh kemudian aku melepas celana Alex, sehingga kini ia hanya mengenakan ****** ******** saja, yang sepertinya sudah tidak muat menampung pusakanya itu.


Setelah itu, aku segera bergegas ke kamar mandi dengan membawa barang-barangku, akan aku buat Alex menggila malam ini.


Nakal?


Yeah, aku memang nakal, pada Alex, hanya pada Alex. Karena aku tahu, setiap pria menyukai wanita baik-baik yang hanya nakal padanya saja.


Aku segera menanggalkan seluruh pakaianku, kemudian aku memakai lingerie yang Alex berikan.


"Oh, gosh!" gumamku Saat aku melihat pantulan diriku di cermin, ini sangat seksi, panas. Kain ini menampilkan seluruh inci tubuhku, bahkan dadaku kini terekspos dengan sangat jelas, hanya ada sedikit kain yang menutupi bagian sensitifku di bawah sana.

__ADS_1


Seketika aku gemetar sendiri, membayangkan aku akan menyuguhkan penampilanku yang bak wanita penggoda ini di depan Alex.


Tapi, dia suamiku.


Aku menata rambutku sedikit acak-acakan, agar terkesan seksi, tak lupa aku memoles bibirku dengan lipstick merah menyala yang di belikan Alex, setelah itu aku memakai sepatu hak tinggi yang berwarna senada dengan lingerieku.


Hufff... Aku menghela napas berat sebelum akhirnya aku keluar dari kamar mandi dan menghampiri Alex yang terikat di ranjang.


Dia tercengang, melongo, dan bisa ku lihat hasrat yang membuncah di matanya, tangannya mengepal, seolah ia sedang berusaha menahan diri.


Aku berlenggok nakal di depannya, kemudian aku berputar, memamerkan seluruh tubuhku padanya.


"Kamu sangat seksi, Sansa!" geramnya yang membuatku tersipu.


Aku merangkak ke atas ranjang, dan ku liat sorot matanya lurus menatap dadaku.


Aku terkekeh kemudian aku menduduki perutnya, Alex mengerang, apalagi saat aku meraba dadanya, membuat gerakan abstract disana.


"Let's play, Baby..."

__ADS_1


Tbc...


__ADS_2