
"Masih ada sedikit waktu, Sweetheart. Tiga menit, sebelum Dorian melihat kita!"
Sansa melongo mendengar apa yang di ucapkan suaminya itu, Sansa bahkan menahan napas saking paniknya sementara Alex justru mulai menggerakan pinggulnya di bawah sana.
Tanpa sadar Sansa mengerang saat Alex memajukan pinggulnya dengan gerakan yang cepat dan tak terbaca.
"Kau gila?" pekik Sansa sementara Alex hanya terkekeh.
"Santai, Sweetheart. Bukankah senasasinya sangat berbeda? Seperti gairah kita terbakar berkali-kali lipat di saat seperti ini?"
Terdengar suara pintu yang terbuka, pertanda Dorian dan Kate sudah masuk dan itu membuat Sansa semakin panik.
"Daddy bisa membunuh kita jika dia melihat kita bercinta seperti seperti ini, Alexander!" keluh Sansa sembari berusaha melepaskan diri namun Alex memegang bokonga Sansa dan menekannya dengan kuat hingga pusakanya itu masuk semakin dalam .
"Ah, Alex. Please...." Dessah Sansa, antara nikmat, takut, gugup dan merasa tertantang, dan Alex benar, gairahnya berkali-kali lipat lebih terbakar hebat dari pada biasanya.
Saat langkah kaki Dorian semakin dekat, Alex langsung berdiri dan menggendong Sansa, ia melangkah menuju kamar tamu yang berada di lantai bawah.
Dan tepat saat melangkah masuk, saat itu Dorian sampai di ruang keluarga. "Ini pasti kelakuan Sansa, membiarkan tv menyala begitu saja." Dorian menggumam sembari mematikan televisinya.
__ADS_1
Dorian mengernyit Saat ia melihat posisi sofa yang sedikit miring, kemudian ia pun membenarkannya hingga kembali ke posisi semula.
"Ada apa?" Tanya Kate.
"Tidak ada apa-apa, hanya saja posisi sofa miring, apa yang mereka lakukan di sofa? Apa mereka main di sofa seperti anak kecil," ucapnya sembari merangkul Kate dan membawanya ke kamarnya.
Sementara di kamar tamu, Alex berusaha menuntaskan gairahnya yang sudah sampai di ubun-ubun.
Saat ini, keduanya masih berdiri seperti tadi, pakaian keduanya pun masih rapi, hanya celana yang sedikit di turunkan.
"Kau suka begini, hm? Kita tidak pernah melakukannya dalam posisi berdiri," kata Alex di tengah dessah nikmatnya.
Sansa tak bisa menjawab, tubuhnya terasa begitu lemas dan ia tak bisa berfikir jernih. Yang bisa ia lakukan hanya melenguh dan mendessah saat Alex menghujamnya tanpa ampun.
Alex membawa satu kaki Sansa agar melingkar di pinggangnya, sementara kaki yang menopang tubuhnya yang sudah bermandikan keringat. Kedua lengan Sansa mengalung erat di leher Alex.
"Oh, kau masih sangat sempit, Sweetheart. Aku benar-benar suka," racau Alex sembari menusuk lebih kuat dan dalam.
"Dan punyamu, sangat besar, Sayang. Aku hampir gila di buat nya," Sansa juga meracau. Bibirnya mendekati bibir Alex dan Alex pun menyambutnya dengan tak sabar, ia memangut bibir Sansa dan menyelinap masuk ke dalam mulut panasnya, mencari lidah Sansa dan mengajaknya menari bersama.
__ADS_1
"Alex, lebih cepat!" desis Sansa yang sudah akan menjemput puncak kenikmatannya.
"As you wish, Sweetheart." Alex bergerak lebih intens, lebih cepat dan lebih kuat yang membuat Sansa seperti melayang ke udara.
Di bawah sana terasa begitu penuh, dan itu membuatnya semakin menggila.
Begitu juga Alex, posisi seperti ini rupanya memberikan kenikmatan yang luar biasa untuknya. Apalagi saat ia merasakan lembah hangat di bawah sana yang begitu banjir dan berkedut kuat, seolah akan menghisap miliknya yang semakin lama semakin membengkak hingga akhirnya kini keduanya melenguh bersamaan saat puncak kenikmatan itu datang menggulung jiwa keduanya.
Sansa yang merasa lelah dan tak bertenaga langsung ambruk ke pelukan sang suami yang langsung di dekap hangat oleh Alex.
Tanpa melepaskan penyatuan mereka, Alex berjalan menuju ranjang dan Sansa melenguh setiap Alex melangkah, karena itu seperti itu menusuk lagi dan lagi.
"Kita lanjut atau kau ingin istirahat, Sweetheart?" Tanya Alex terkekeh.
Sansa mencubit pinggang suaminya itu. "Aku suka posisi yang tadi, tapi entah kenapa sekarang aku mengantuk. Jadi biarkan aku tidur, Honey."
"Baiklah, Sweetheart."
Alex menidurkan Sansa di ranjang, tak lupa ia menaikkan kembali celana Sansa juga celananya sebelum tidur akhirnya ia pun bergabung bersama sang istri. Memeluknya dan menciumnnya. "Selamat tidur, Sweetheart. Setelah kau bangun nanti, kita lanjutkan ya. Cari posisi yang baru lagi."
__ADS_1
"Hem, bagaimana posisi dari belakang? Sepertinya seru, seperti film yang aku tonton," ucap Sansa dengan enteng nya yang membuat Alex melongo.