Gairah Cinta Putri Sahabatku

Gairah Cinta Putri Sahabatku
GCPS #69 - Step Mom


__ADS_3

"Kita saling membutuhkan dan kita akan saling menguntungkan jika kita bekerja sama, bagaimana?"


Gorli menatap Elaine dengan sinis, sudut bibirnya sedikit terangkat membentuk seringai bak iblis. Bahkan, ia meremahkan wanita asing yang tiba-tiba datang padanya dan menawarkan diri untuk menjadi partner balas dendamnya pada Dorian juga Kate.


"Kamu tidak tahu siapa aku? Aku tidak membutuhkan siapapun untuk menjalankan misi balas dendamku!" Desis Gorli.


"Kau yakin? Kau tidak membutuhkanku untung menghancurkan Dorian Turner? Aku mengenal pria itu dengan sangat baik," tukas Elaine meyakinkan.


"Aku bisa menghancurkan pria itu dengan mudah, kau lihat saja nanti!" seru Gorli percaya diri dan kini Elaine lah yang tersenyum miring.


"Kalau begitu, itu artinya kau tidak mengenalnya dengan baik. Dorian dan Alex tidak akan bisa kau sentuh kecuali dari dalam. Percayalah padaku karena aku sangat mengenal mereka, Alexander Ghan, suami Sansa Turner itu adalah mantan suamiku. Aku mengenalnya dengan sangat baik."


...****************...

__ADS_1


"Welcome home...." seru Sansa menyambut kedatangan ayah dan ibu tirinya yang baru saja sampai ke rumah.


"Terima kasih, Nona Turner," ujar Kate dengan sopan seperti biasa yang membuat Sansa tertawa geli. Begitu juga dengan Alex dan Dorian, keduanya merasa geli mendengar Kate masih memanggil Sansa dengan sebutan Nona sementara status Kate kini adalah ibu tiri Sansa.


"Ketika Nyonya Turner memanggil anaknya sendiri dengan sebutan Nona Turner, itu sangat ... lucu dan menggelikan," kata Sansa, Kate langsung tersenyum kaku, ia melirik suaminya yang kini merangkul pinggangnya dengan posesif.


"Itu benar, Sayang. Panggil saja Sansa, sekarang kau ibunya," kata Dorian.


"Dan ibu mertuaku," sambung Alex. "Haruskah aku memanggilmu 'Mom', Kate?" Goda Alex yang membuat wajah Kate langsung tersipu.


"Terima kasih, Sayang. Daddy juga suka ini, tapi apa bisa kamu ke kamarmu sekarang? Karena Kate harus beristirahat," ujar Dorian namun Sansa tak memperdulikan hal itu.


Ia menarik Kate dan membawanya ke dekat jendela, kemudian Sansa membuka jendela kamar ayahnya itu dengan lebar hingga angin yang sejuk terasa membelai kulitnya.

__ADS_1


"Kate, kau pasti suka di sini. Jendela ini terarah ke kebun di belakang," kata Sansa antusias, kemudian ia menarik Kate dan membawanya ke kamar mandi. "Nah, ini kamar mandinya, ada buthtub besar dan nyaman yang Daddy pesan dari Italia. Kau pasti suka berendam dengan air hangat disini, dan...."


"Sansa...." seru Dorian karena anaknya itu mulai bertingkah nakal, sementara Kate yang masih merasa sungkan pada Sansa hanya bisa tersenyum ramah.


"Sayang, ayo kita kembali ke kamar" ajak Alex.


"Tapi aku masih ingin menghibur dengan ibu baruku, Alex," rengek Sansa, ia menatap Alex dengan memelas.


"Baiklah, Sansa. Aku juga ingin mengobrol denganmu," ucap Kate kemudian yang membuat Sansa tersenyum sumringah.


"Aku rasa kita yang pergi," ujar Alex kemudian.


Sansa pun mulai berceloteh ria seperti anak-anak yang bercerita pada ibunya, ia juga menceritakan tentang masa kecilnya yang hanya hidup dengan Dorian dan Alex, menceritakan tentang kisah cinta nya dengan Alex yang sempat di tentang oleh ayahnya.

__ADS_1


Kate mendengarkan dengan seksama, meskipun rasanya begitu aneh dengan sesuatu yang baru seperti ini. Namun Kate sudah menyiapkan diri, menikahi Dorian tak hanya membuatnya menjadi seorang istri, tapi juga akan mejadi seorang ibu. Ibu dari seorang wanita yang bahkan sudah menikah.


Oh, sungguh jalan takdir itu misteri.


__ADS_2