Gairah Cinta Putri Sahabatku

Gairah Cinta Putri Sahabatku
MTDF #31 - Our Happy Family


__ADS_3

"Welcome home...." Daddy menyambutku dan Alex dengan senyum sumringah di bibirnya.


"Thank you, Daddy," ucapku sembari mencium pipi Daddy penuh kasih sayang.


Setelah itu aku membawa Alex ke kamar sementara Daddy kembali sibuk dengan pekerjaannya.


Sesampainya kami di kamar, aku langsung mendorong Alex ke atas ranjang yang membuatnya memekik terkejut kemudian terkekeh.


Setelah itu, aku naik ke atas tubuh Alex, aku duduk di atas perutnya dan meraba dadanya dengan sensual, bahkan aku menggigit bibirku dan menggodanya dengan tatapanku.


"You want me?" Dia bertanya dengan suara seraknya sementara tangannya kini mulai menyusuri pinggangku.


"Ehem," jawabku sembari mencumbu lehernya dengan mesra, ia mendongak, membiarkanku mencumbu lehernya dengan lebih leluasa.


"Emmh..." Alex mengerang lirih saat aku menghisap lehernya yang sensitif itu, Alex melingkarkan lengan kekarnya di punggungku dan menyelipkan tangannya di balik kaos yang aku pakai.


Aku terkesiap saat merasakan tangan panas Alex meraba punggungku kemudian dengan mudahnya ia melepas kaitan braku.


"Ops, lepas..." ucapnya yang kemudian ia berguling hingga kini aku berada di bawah kungkungan tubuhnya. Alex menarik kaos yang aku pakai dan ia langsung melahap salah satu benda Kenyal yang nampak menantang baginya itu.


"Uff...." Aku melenguh merasakan sensasi panas dingin akibat permainan lidahnya itu, seluruh darahku seperti mendidih saat ia menjetikan lidahnya.

__ADS_1


"Aku harus bermain dengan ini sepuasnya sebelum anak kita hadir, Sweetheart," ucapnya kemudian bergantian bermain dengan yang satunya lagi.


"Aku bisa membagi waktu," ucapku sembari menekan kepalanya, aku ingin lebih dari ini dan aku tak ingin Alex berhenti.


Setelah puas bermain dengan dua benda kembar kesukaannya itu, kini Alex mensejajarkan wajahnya dengan wajahku, aku meremang merasakan hembusan napas hangatnya menerpa wajahku.


"Kau mau anak berapa?" Tanya Alex kemudian menyapukan bibirnya di atas bibirku.


"Dua," jawabku kemudian mengecup bibirnya, menghisapnya yang membuat ia mengerang. "Bibirmu sangat seksi, aku selalu suka menciumnya," godaku sembari menjilati permukaan bibirnya dengan ujung lidahku. Dia terkekeh dan saat ia hendak mencium bibirku, terdengar suara ketukan pintu yang di susul dengan suara Daddy.


"Alex..."


"Bantu aku membuat makan malam!" seru Daddy yang membuatku terkekeh sementara Alex mendesah lesu.


"Apa saja," jawabku sembari mendorong tubuhnya kemudian aku memakai kembali kaosku. "Aku akan membantu memasak," tukasku namun Alex justru memelukku dengan manja, bahkan ia memasukan kepalanya ke dalam kaosku.


"Aku ingin disini, aku belum puas dengan ini," Alex mencubit dadaku dengen gemas yang membuatku memekik. "Aku juga masih menginginkan ini..." "


"Achh...." Aku melenguh saat jari Alex dengan nakalnya masuk ke bawa sana.


"Dasar pria tua yang nakal!"

__ADS_1


"Habis makan malam, ya?"


"Baiklah, suamiku!"


.........


Kami bertiga membuat makan malam sembari bercanda ria, Daddy tak lagi terlihat marah pada Alex dan aku rasa itu sudah seharusnya karena bagaimana pun juga, Daddy pasti tahu, tidak ada pria yang lebih baik untukku lebih dari Alex, yang selalu setia menjagaku tanpa mengambil keuntungan sedikitpun.


Setelah selesai memasak, kami pun makan malam bersama layaknya keluarga yang bahagia.


"Aku jadi teringat dengan Malvina," gumam Daddy kemudian. "Apa kau ingat saat pertama kali aku berkencan dengannya? Aku begitu gugup saat itu dan aku terpaksa mengajakmu bersamaku," kata Daddy pada Alex.


"Tentu saja aku ingat," jawab Alex. "Kau adalah pria cupu waktu itu, kau adalah pria pertama yang mengajak temannya menemaninya pergi berkencan. Untung saja aku teman yang baik dan tidak merebut Malvina," ucap Alex sambil terkekeh.


"Tapi sekarang kau merebut putri kami," tukas Daddy kemudian dan kini aku yang tertawa.


"Bukankah ini hal yang sempurna? Sekarang kita menjadi keluarga yang bahagia," sela-ku.


"Benar," jawab Daddy.


"Tapi hanya karena statusku sekarang menjadi menantumu, tidak berarti kau boleh memerintahku seperti tadi. Menyuruhku memasak," tukas Alex dingin.

__ADS_1


"Aku tidak memerintah, aku menyuruhmu!"


Tbc....


__ADS_2