Gairah Cinta Putri Sahabatku

Gairah Cinta Putri Sahabatku
GCPS #59 - Kebusukan Elaine


__ADS_3

Galau, itulah yang di rasakan oleh Dorian setelah tahu sekretaris yang ia taksir akan segera menikah.


Namun ia tak mau larut dalam kesedihan tak berarti itu, ia hanya ingin fokus pada kesembuhan Sansa dan juga pada perusahaan Elaine.


Dorian pun mencari tahu semua tentang perusahaan Elaine tanpa Elaine ketahui, sebelum Dorian terjun ke perusahaan itu dan menginvestasikan uangnya disana, Dorian harus tahu lebih dulu tentang perusahaan itu.


Dorian menemukan ada kejanggalan dalam perusahaan Elaine, karena itulah ia mengutus seseorang orang untuk memata-matai Elaine yang saat ini masih ada di London.


Sementara Dorian sibuk dengan pekerjaannya, Alex justru sedang bermesraan dengan Sansa di atas ranjang rumah sakit.


Alex tidur menyamping di sisi istrinya itu, membiarkan Sansa tidur di atas lengannya.


"Alex, apa kau sedih saat aku sakit?" lirih Aira sembari memainkan jarinya di dada Alex, membuat gerakan abstrak disana.


"Tentu saja, Sweetheart. Aku sangat takut," jawab Alex.


"Sekarang Apa kamu mengerti kenapa aku ingin bayi?" Sansa menatap mata sang suami.

__ADS_1


"Iya." Alex menjawab lirih sambil tersenyum.


"Aku tidak ingin kau kesepian jika misalnya nanti terjadi sesuatu padaku, dan jika ada bayi, itu bisa menjadi penggantiku, yang akan membuatmu bahagia," ujar Sansa yang membuat Alex langsung memasang wajah dinginnya, ia tidak suka dengan apa yang Sansa bicarakan.


"Aku tidak suka kau membicarakan hal seperti itu, aku mau hidup selamanya denganmu, sampai kita tua nanti."


"Tapi kau sudah tua,"


"Baiklah, kau masih muda dan aku ingin kau hidup sampai tua nanti, sampai uban dan keriput." Sansa terkekeh mendengar suaminya itu, ia mendesakkan tubuhnya ke tubuh Alex, mencari kehangatan yang selalu ia sukai.


"Aku jadi penasaran...." ujar Sansa kemudian, ia menatap mata Alex dengan tatapan menggodanya. "Bagaiamana rasanya bercinta di tempat sempit seperti ini?"


"Tapi jangan sekarang, nanti. Setelah kita pulang dari rumah sakit, mungkin kita bisa bercinta di sofa," ujarnya.


"Aku rasa itu saran yang bagus," balas Sansa dan keduanya pun tertawa bersama hingga Dorian datang mengganggu.


"Astaga! Aku sedang sibuk dan kalian justru melakukan hal mesum disini?" pekik Dorian namun Alex dan Sansa menanggapinya dengan santai.

__ADS_1


"Mesum bagaimana? Aku hanya memeluk istriku," jawab Alex dan Sansa mengangguk sambil cengengesan.


"Ada yang aneh dengan perusahaan Elaine, aku sudah melakukan riset selama beberapa hari ini dan lihat apa yang aku dapatkan...." Dorian membuka laptopnya dan menunjukkan pada Alex beberapa keganjalan yang ia temukan.


"Apa menurutmu Elaine sendirian yang menggelapkan dana perusahaan?" Pekik Alex setelah membaca laporan yang Dorian dapatkan.


"Kelihatannya begitu," ujar Alex.


"Tapi kenapa Elaine harus mencuri dari perusahaannya sendiri?" Tanya Sansa bingung.


"Itu bukan perusahaan yang di bangun Elaine dari dana pribadinya Sweetheart, perusahaan itu di bangun oleh beberapa orang yang menginvestasikan saham disana dan aku salah satunya. Sialan, jadi Elaine yang mencuri uangku," geram Alex juga marah, karena sebelumnya ia sudah sangat percaya pada Elaine dan menganggapnya teman.


"Syukurlah kamu tidak langsung membantunya begitu saja, Alex. Kalau tidak, kau akan rugi dua kali," tukas Dorian.


"Ini semua berkat Sansa, untung saja waktu itu tidak mau aku membantunya," gumam Alex.


"Dan satu hal lagi, sepertinya Elaine tidak datang kesini karena suatu urusan, tapi dia sedang bersembunyi karena beberapa investor yang di rugikan sedang mencarinya.

__ADS_1


"Oh Tuhan! Apa dia akan menjadi seorang kriminal?" pekik Sansa.


"Dengan mencuri, dia sudah menjadi seorang kriminal, Sweetheart."


__ADS_2