Guruku Bar-bar Sekali

Guruku Bar-bar Sekali
Rusuh!


__ADS_3

Ballroom Hotel Mulia Senayan Jakarta


Semua peserta reuni seperti berada di dalam suasana berkabung karena nyaris tidak ada suara disana setelah Kamal Hadiyanto menjatuhkan keputusannya di hadapan orang banyak yang mungkin malah ada nasabah di bank nya. Tapi pria itu tidak perduli, lebih baik membuang satu lintah daripada memamah biak.


Savitri dan Jaehyun tampak serius menunggu drama Rizki selanjutnya karena seringkali wanita murahan itu melakukan dramanya.


"Anda tidak bisa melakukan ini pak Kamal. Apa anda lupa, anda juga salah satu penikmat tubuh saya." Rizki mengucapkan itu tanpa malu membuat Savitri melongo dan tanpa sadar meremas tangan Jaehyun yang meringis kesakitan.


"Ohya? Lalu yang saya dorong di RR's Meal siapa ya? Saya tidak doyan wanita yang seperti WC umum berjalan dan lagipula, saya tidak tertarik dengan kamu!" Kamal memerintahkan asistennya untuk memasang flashdisk ke laptop yang terhubung dengan projector.


Setelahnya tampak Rizki berada di restauran RR's Meal sedang berusaha merayu Kamal Hadiyanto tapi pria perlente itu mendorongnya hingga jatuh terduduk. Setelahnya Rizki merayu Kresna Hadiyanto dan tampak adegan ciuman panas mereka. Rekaman berikutnya Rizki berada di tangga darurat bank Artha Jaya sedang melakukan oral dengan seorang pria dan masih ada beberapa rekaman lagi yang membuat semua orang muak.


"Dasar Lo*nte! Who*re! B1TCH!" Dan banyak umpatan dan makian dari para teman - teman SMP Rizki. Wanita itu tampak panik apalagi Amira Saleh sudah naik ke atas panggung dan menjambak rambut Rizki hingga keduanya terlibat perkelahian. Ditambah para wanita yang suaminya direbut oleh Rizki, tidak ketinggalan ikutan hendak menghajarnya.


Melihat semakin tidak kondusif, para pihak pengamanan hotel datang bersama dengan para pengawal milik Gozali Ramadhan serta pihak kepolisian untuk mencegah terjadinya kematian yang tidak diinginkan melihat Rizki dikeroyok seperti itu.


Savitri dan Jaehyun saling menggenggam tangan menyaksikan bagaimana karma itu langsung berbalik dengan lebih sadisnya. Dulu Savitri dipalak dan dibully, belum korban-korban lainnya dan kini Rizki mendapatkan hukum tabur tuainya.


Wanita itu akhirnya bisa diselamatkan oleh pihak kepolisian dengan kondisi berantakan hingga salah seorang anggota polwan memakaikan jaketnya karena baju Rizki sobek dan nyaris asetnya tampak.


Para wanita yang mengeroyok Rizki, termasuk Lusi pun digelandang oleh pihak kepolisian untuk memberikan keterangan tentang apa yang terjadi. Kamal Hadiyanto pun meninggalkan ruangan bersama dengan para asisten dan pengawalnya.


Gozali Ramadhan memberikan kode kepada anak buahnya untuk keluar dari ballroom lalu menoleh ke arah Jaehyun. Keduanya seperti memberikan kode yang membuat Savitri penasaran.



Hayo ngapain kode-kode sama Jae?


Setelahnya Gozali keluar dan pihak panitia mencoba mengembalikan suasana menjadi kondusif.


"Ada apa kamu sama bang Gozali? Pakai acara kode-kodean ala spionase?" Savitri menatap judes ke arah kekasihnya.


"Lha kode apaan?"


"Tuh kalian berdua tadi saling pandang - pandangan! Aku bilang ke Maira lho kalau lakiknya main mata sama lakiku!"


Jaehyun melongo lalu mencubit pipi Savitri gemas. "Iiissshhh nih anak! Kan kalian nanti mau ketemu Rain dan Ryoma, tapi Gozali mau urusan dulu di kepolisian mau nyusul. Gitu!"


"Ooohh bukan karena belok kan?"


"Belok kemana Savitri-ya? Wong kamunya aja belum dicicipi?... Aduuuhh!"


Savitri memukul bahu Jaehyun kesal karena omongan unfaedah kekasihnya.

__ADS_1


"Ya benar aku minta pacar Membagongkan tapi nggak gini juga!" Savitri memajukan bibirnya.


***


Menjelang sore, acara reuni pun selesai dan para teman-teman Savitri berjanji jika ada kesempatan ke Solo, akan menghubungi dirinya. Setelah acara foto-foto dan cipika cipiki, akhirnya Savitri dan Jaehyun pun keluar dari hotel Mulia. Keduanya disambut oleh salah seorang pengawal Gozali yang membawa mobil BMW X3 putih untuk mengantarkan keduanya ke RR's Meal karena kakak angkat Ghani dan Rhea masih di kepolisian.



"Bang Gozali masih di kantor polisi, Fahmi?" tanya Savitri ke pengawalnya yang bernama Fahmi.


"Iya mbak Savitri. Tadi masih ngobrol dengan pak Irjen Manggala."


"Hah? Oom Mangga memang masih dinas? Bukannya sudah pensiun?" gumam Savitri mengingat perwira polisi sahabat Nabila sejak SMA itu.


"Sudah pensiun mbak, cuma tadi pas ada acara disana."


"Siapa Irjen Manggala?" tanya Jaehyun.


"Oom Manggala itu sahabat budhe Nabila dari SMA. Boleh dibilang budhe Nabila itu cinta pertamanya tapi nggak kesampaian gara-gara nggak ada chemistry. Pas budhe nikah sama pakdhe Mike, Oom Mangga patah hati sampai nggak mau nikah, maunya kalau ada kloningan budhe Nabnab, panggilan kesayangannya. Eh akhirnya malah nikah juga sama Tante Geya, temannya Tante Diana istrinya Oom Stephen Blair. Biarpun agak telat setidaknya nggak karatan deh burungnya Oom Mangga" gelak Savitri.


"Ya Allah Savitri-ya, kalau ngomong jangan asal gitu dong! Kalau Irjen Manggala dengar dan ngomeli kamu gimana?"


"Tinggal wadul ke budhe Nabila, gampang!"


"Wadul apaan Sav?"


"Ampun deh kamu itu!" kekeh Jaehyun.


***


RR's Meal Mega Kuningan Jakarta


Fahmi memarkirkan mobil mewah itu di tempat parkir khusus milik keluarga Pratomo dan kedua penumpangnya pun turun.


"Fahmi, sekalian masuk yuk!" ajak Savitri.


"Saya disini saja mbak..."


"Eh sudah! Ayo masuk! Santai saja."


Fahmi pun ikut masuk bersama dengan Jaehyun dan Savitri.


"Rain sudah di dalam, Oppa" ucap Savitri membaca pesan di ponselnya.

__ADS_1



Bibir nya dikondisikan Bu guru...



Yang Membagongkan


"Rain sama siapa?" tanya Jaehyun.


"Sendiri. Kasihan sampai sekarang belum bisa komunikasi sama Jeremy."


"Papanya masih belum kasih ijin akses?" Jaehyun menatap kekasihnya.


"Oom Ryu? Bakalan lama! Lagian siapa juga bapak yang nggak ngamuk anaknya cuma satu hampir mati!"


Jaehyun mengelus bahu Savitri. "Yakin, mereka akan bersama, Savitri-ya tapi jalannya memang harus berliku dulu. Beda sama kita, jalannya tinggal nyebrang. Beres!"


Savitri mendongakkan wajahnya dan menatap Jaehyun sebal. "Kowe kok suwi-suwi njelehi tho Oppa ( kamu kok lama-lama nyebelin Oppa )?"


"Hah?"


"Nevermind!" Savitri pun bersedekap sebal. Ketiganya kini berada di dalam lift menuju restauran yang berada di lantai 15. Jaehyun hanya tersenyum tipis mendengar gerutuan Savitri dan dia sangat paham artinya kalimat yang diucapkan oleh Savitri. Setahun lebih di solo, membuat Jaehyun banyak belajar bahasa Jawa meskipun di hadapan kekasihnya, dia berlagak tidak paham.


Lift pun sampai di lantai 15 salah satu gedung di Gatot Subroto dan ketiganya keluar. Savitri menunjukkan kartu khusus keluarga Pratomo dan pelayan disana pun menunjukkan ruang VIP khusus milik keluarga.


Di dalam sudah ada Rain dan Ryoma Reeves yang merupakan sepupu kandung. Ryoma adalah putra Rey Reeves, bungsu dari Adriana Pratomo dan Eddie Reeves.


"Wah, akhirnya ketemu juga dengan pacar lima langkah tinggal nyebrang nya Savitri" kekeh Ryoma. "Gimana acara reuni SMP mu?" Ryoma memeluk sepupunya dan menyalami Jaehyun.


"Brutal!" jawab Savitri.


"Kamu nggak bikin perkara kan Sav?" Ryoma memicingkan matanya.


"Iiissshhh kenapa sih selalu curiga padaku?" Savitri memajukan bibirnya.


"Mbok menowo ( siapa tahu )" jawab Ryoma cuek.


***


Yuhuuuu Up Sore Yaaaa


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2