
Hotel Lor In Solo
Hotel estetik di Solo ini menjadi ajang tempat perhelatan pertunjukan NCT 127... eh bukan acara ijab qobul antara dua anak manusia yang berbeda karakter, pola pikir dan perngeyelan tingkat provinsi meskipun memiliki persamaan yaitu sama-sama Membagongkan.
Seperti request sang pengantin wanita, tidak ada acara adat Jawa karena hanya cukup ijab dan sungkeman. Tentu saja para tetua pada protes tapi namanya Savitri yang super ngeyel mirip dengan karakter Sawitri dalam perwayangan kitab Mahabharata, akhirnya calon mantan gadis itu yang menang. Apalagi dengan argumen super panjang untuk dijelaskan pada opa dan Omanya.
Dan kini kedua pasangan Membagongkan itu sudah duduk manis di depan meja akad, bukan untuk perjanjian jual beli rumah, KPR atau perjanjian Linggarjati tapi untuk melakukan akad nikah aka ijab qobul yang sakral di hadapan Sang Pencipta, perjanjian yang tidak main-main. Karena tidak hanya ijab itu didengar dan dicatat malaikat, tapi juga diucapkan di depan orang tua sang calon mantan gadis dan orang tua pria itu sendiri.
Savitri sendiri sudah mengenakan gaun pengantin berwarna gold lengkap dengan kerudung di sanggul rambutnya. Gadis itu ingin sesuatu yang berbeda. Jaehyun sudah siap dengan tuxedo nya yang sedikit membuatnya gerah karena gugup demi mengucapkan "Saya terima nikah dan kawinnya... bla bla bla..." Mengingat semalam para sepupu gadisnya mengancam melalui pesan berantai di ponselnya yang intinya sama. 'Gagal ijab, gagal nikah dan kawin, Son!' Dasar ipar lucknut! Sekarang gue ngerasain jadi Jeremy - batin Jaehyun.
Sumringahnya Bu guru satu ini
Yang diteror para ipar lucknut bin durjana
Reza Pratomo sendiri yang akan menjadi wali nikah putrinya yang akhirnya mendapatkan pasangan sesuai dengan keinginannya. Ganteng dan Membagongkan serta penuh dengan kejutan.
Hiroshi Al Jordan dan Mike Cahill menjadi saksi dari pihak wanita sedangkan Kim Young-ji dan salah satu manajer senior pabriknya menjadi saksi di pihak pria.
Bapak penghulu terlebih dulu berbasa-basi kepada kedua calon pengantin itu.
"Ini saya manggilnya mas Jaehyun atau Oppa macam di drama Korea yang sering ditonton istri dan putri saya?" tanya pak penghulu itu.
__ADS_1
"Mas saja" jawab Jaehyun. "Koreksi, Oppa itu panggilan wanita ke pria yang lebih tua tapi kalau bapak manggil saya namdongsaeng karena saya lebih muda sedangkan saya manggil bapak hyung..."
"Jae, kok malah kursus bahasa Korea?" tegur Reza.
"Eh? Hanya meluruskan" cengir Jaehyun yang membuat para sepupu Savitri terbahak. Savitri hanya cekikikan melihat calon suaminya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Nggak papa pak Reza, biar saya rada gaul kalau mendengar istri dan anak saya heboh di depan tv. Nanti saya kursus singkat njih mas Jaehyun untuk tutorial bahasa Koreanya" senyum pak penghulu itu.
Mike dan Hiroshi hanya saling berpandangan. Ini kenapa malah pengen kursus bahasa Korea?!
"Ehem. Baik kita kembali ke topik..." Pak penghulu itu memberikan wejangan kepada kedua calon pengantin itu termasuk hak dan kewajiban suami dan istri yang harus dipatuhi menurut syariat Islam.
"Sampun paham njih? Jadi sekarang kita menuju ke inti acara. Bacanya nggak sampai semenit tapi efeknya seumur hidup! Karena sekali seorang pria mengucapkan ijab qobul, berarti dia sudah tahu konsekuensinya. Ingat, sampeyan minta anak orang, anak yang dari dalam kandungan sudah dirawat sedemikan rupa. Lho iya lho, dari tahu istri hamil sudah memikirkan asupan gizi, periksa ke dokter, acara ngidam sampai saat melahirkan yang bertaruh nyawa. Jadi para kaum pria, nek Kowe wani kurang ajar Karo bojomu, wooo kualat tenan ( kalau kamu berani kurang ajar sama istrimu, kualat beneran )!" ucap pak penghulu itu kepada semua orang disana.
"Terus anak lahir, diopeni, dididik, diruwat, disekolahkan, nek sakit dibawa ke dokter, nek gelut Ning sekolahan, wong tuane Moro ( datang )..."
"Wong kethok kok, nduk ayu ( wong kelihatan anak cantik ). Sampeyan niku cewek kendel ( anda itu cewek pemberani )" kekeh pak penghulu itu.
Para sepupu Savitri melongo. Ini kenapa penghulunya dapat yang juga Membagongkan dan super receh?
"Oke lanjut, jadi mas Jaehyun, mbak Savitri itu putri kesayangan pak Reza dan Bu Andira yang anda minta sebagai pendamping hidup anda, kasarannya anda sudah menemukan tulang rusukmu. Pesan saya, jangan kamu sakiti, kamu khianati karena sekali kamu melakukannya, seorang wanita akan bisa membalas kamu 1000x lebih sadis daripada yang kamu bayangkan apalagi ceweknya macam mbak Savitri yang hobi gelut. Iso bablas Kowe mas ( bisa lenyap kamu mas )" ucap penghulu itu membuat sepupu Savitri makin terbahak karena tahu bagaimana judesnya bungsu Reza Pratomo itu.
Jaehyun hanya tersenyum kecut mendengar wejangan super Membagongkan pagi ini sedangkan Savitri menatap ayahnya seolah bertanya 'nemu pak penghulu dimana sih ini?'
"Saya kira cukup wejangan yang super receh dan faedah. Tapi saya yakin mas Jaehyun cinta mati sama mbak Savitri soale mas, yang namanya Dewi Sawitri itu orangnya super ngeyel dan juga cinta mati sama suaminya sampai berani menantang dewa maut. Jangan sampai kamu kehilangan cah ayu Iki mas. Luwih becik nek dipisahkan oleh maut timbang Karo menungso ( lebih baik kalau dipisahkan oleh maut daripada sama manusia ) macam ... amit-amit, pelakor pebinor atau apapun lah istilahnya. Ini pesan berlaku untuk kita semua njih bapak ibu, mas mbak. Setialah pada pasangan pilihan anda."
__ADS_1
Semua orang disana pun mengangguk karena mereka sendiri juga lebih memilih dipisahkan dengan dipanggil oleh Tuhan, bukan karena pihak ketiga.
"Monggo pak Reza. Kita mulai acara ijabnya. Mas Jaehyun, siap njih. Cuma ada tiga kali kesempatan, tiga kali strike saja macam baseball. Kalau gagal, ya dengan berat hati saya harus menunda ijab anda sampai nunggu jadwal inning berikutnya..."
Jaehyun dan Reza melongo. "Pak, kita tidak sedang membicarakan baseball kan?" tanya Reza bingung.
"Lho saya membicarakan ijab qobul. Saya memakai kiasan itu agar mas Jaehyun sungguh-sungguh, tidak main-main dan tidak gugup jadi dalam satu kali tarikan nafas, sudah langsung Syah gitu."
Hiroshi dan Mike menepuk jidatnya masing-masing mendengarkan argumen pak penghulu itu.
Reza menggelengkan kepalanya. "Baik lah. Kita mulai sekarang." Reza memegang tangan Jaehyun. "Bismillahirrahmanirrahim. Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau ananda Kim Jaehyun bin Kim Young-ji dengan anak saya yang bernama Savitri Putri Pratomo dengan maskawinnya berupa seperangkat alat sholat, perhiasan senilai $250,000 dan rumah di Hannam-dong, tunai.”
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Savitri Putri Pratomo binti Reza Pratomo dengan maskawinnya yang tersebut, tunai.”
"Bagaimana para saksi?"
"SAH!"
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️