Hasrat Sang Milyader Dingin

Hasrat Sang Milyader Dingin
Akhir penantian


__ADS_3

Kembali ke Prancis


Begitu tangan Bill Rowland diborgol dan dia di seret paksa oleh beberapa orang disekitar, bola mata laki-laki tersebut masih bisa menatap tubuh Daddy nya yang tergeletak di lantai untuk beberapa waktu.


beberapa petugas lainnya terlihat mengangkut tubuh Daddy nya menuju ke sebuah mobil ambulance.


Entah apakah laki-laki itu baik-baik saja atau bagaimana Bill Rowland tidak tahu, dia tidak bisa melihat Daddy nya di tengah keadaannya sendiri yang jelas tidak baik-baik saja.


Bayangkan bagaimana perasaan nya tadi saat Amora berkata jika dia adalah anak haram antara Ibnu Rowland dan kakak perempuan nya sendiri.


Daddy nya bahkan menipu semua orang termasuk dirinya demi memenuhi ambisinya sendiri.


Dia jelas tidak menyangka jika dia adalah salah satu bagian dari keluarga Santoso, padahal selama ini Daddy memprovokasi dan berkata kepada dirinya jika kekuarga Santosa bukan orang yang baik.


Bahkan dia Menjebak putri kekuarga Santosa dan ikut andil menjerumuskan putri pertama Keluarga Santoso ke penjara.


dan jika ucapan Amora tadi memang benar itu artinya Putri keluarga Santoso adalah adik sepupunya yang seharusnya dia lindungi bukan dia celakai.


ketika dua petugas menyeret paksa dirinya untuk masuk ke mobil, bola mata Bill Rowland langsung menatap punggung Amora untuk beberapa waktu, jutaan tanda tanya kini ikut menghantam dirinya.


Amora masih hidup?.


Bagaimana bisa?!.


Malam itu apakah memang benar dia yang memperkosa gadis itu?!.


bahkan Daddy nya membunuh gadis itu dan kala itu berita pecah namun entah bagaimana cara Daddy nya berhasil menutup kasus gadis tersebut.

__ADS_1


Dikala berbagai macam pertanyaan menghantam dirinya, tiba-tiba seseorang berdiri tepat di hadapannya.


Bill Rowland jelas membulatkan bola matanya saat dia sadar siapa sosok yang ada di depannya saat ini.


"Kau?"


dia bertanya dengan nada sedikit tercekat.


"Bagaimana bisa?"


******


Disisi lainnya


Allzigra buru-buru mengangkat panggilan dari handphone nya, laki-laki tua tersebut bergerak menuju ke arah belakang dan meninggalkan semua orang di ruangan tengah.


Bisa dilihat Mommy Nadine terlihat mengembang kan senyuman nya, dia bergerak mendekati Azlan, duduk tepat disamping laki-laki tersebut kemudian menepuk lembut punggung putranya tersebut sambil perempuan itu berkata.


Ucap nya sambil berusaha menghibur laki-laki itu.


Alih-alih menjawab Azlan terlihat berusaha tersenyum meskipun sebenarnya cukup sulit karena kaku nya ekspresi wajah laki-laki tersebut.


sejenak bola mata Azlan menatap ke arah punggung calon ayah mertuanya tersebut, laki-laki itu sama sekali tidak mengeluarkan suaranya lagi, dia meraih gelas minuman yang ada di tangannya lantas laki-laki tersebut perlahan meminum sirup yang dibuatkan sang pelayan keluarga Hillatop tersebut.


Di atas Nadine menunggu dengan perasaan berdebar-debar, dia menatap ke arah bawah mengawasi gerakan Daddy-nya untuk beberapa waktu kemudian langsung melirik ke arah Azlan yang terlihat begitu tenang menunggu jawaban dari Daddy-nya.


cukup lama dan orang tuanya menunggu hingga akhirnya Allzigra tahu-tahu keluar dari Arah belakang.

__ADS_1


ekspresi wajah laki-laki tersebut tiba-tiba berubah, cukup berbeda dengan ekspresi yang tadi.


entah apa yang akan diucapkan oleh laki-laki tersebut ketika dia telah duduk kembali ke atas kursi dimana dia duduk sebelumnya tadi.


Nadine jelas menunggu dengan perasaan yang berdebar-debar dimana Najwa terus berusaha menggenggam erat telapak tangan nya.


Azlan menatap wajah Allzigra untuk beberapa waktu, Sedangkan Anggota keluarga lainnya terlihat menunggu jawaban Allzigra dengan perasaan berdebar-debar.


"Orang bilang penikahan dua anak tidak baik di lakukan pada tahun yang sama, mari menentukan tanggal pertunangan lebih dulu, setelah lewat tahun dimana Gao dan Ayana (Gao putra ke dua Allzigra) menikah, baru kita menentukan tanggal pernikahan kalian berdua"


Ucapan Allzigra Seketika membuat semua orang membulatkan bola mata mereka.


Nadine jelas terkejut setengah mati, dia menoleh kearah Najwa dengan bola mata berkaca-kaca.


"Ohhhh"


Najwa secepat kilat memeluk gadis itu yang jelas kehilangan suaranya saking terkejutnya atas keputusan si laki-laki keras kepala Allzigra


,sang Daddy Nadine.


"Aku turut bahagia"


Bisik Najwa sambil mengembangkan senyuman nya.


Dibawah sana Azlan jelas menaikkan ujung bibirnya, laki-laki tersebut langsung memeluk sang calon ayah mertua dengan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu.


Detik berikutnya bisa dibayangkan bagaimana kedua keluarga tersebut saling memeluk Antara satu dengan yang lainnya dan saling mengikat janji untuk menentukan tanggal pertunangan mereka.

__ADS_1


******


Catatan \= Mak author bukan type penulis yang suka membuat konflik terlalu berbelit-belit, ketimbang berbelit-belit mending penuh misteri dan teka-teki🤭🤭🤪🤪 semoga suka dan terhibur ya makkkk🥰🥰❤️❤️💋💋.


__ADS_2