Hasrat Sang Milyader Dingin

Hasrat Sang Milyader Dingin
Perlahan memusnahkan ikan besar


__ADS_3

Mansion utama Azlan Del Piero


Hampir tengah malam


Suara gemericik air dari arah kamar mandi Terdengar samar-samar memenuhi kamar mendominasi berwarna putih tersebut.


Ketika sang empunya kamar masih sibuk dengan kegiatan membersihkan diri nya, para pelayan terlihat mengejar waktu membersihkan kamar tersebut.


Seolah-olah menghitung waktu sambil saling mengejar waktu, semua orang harus memastikan keluar dari kamar tersebut sebelum Azlan Del Piero selesai dengan kegiatan nya di dalam sana.


Jika tidak resiko besar yang akan mereka terima jelas terasa begitu fatal.


Di ujung ruangan terlihat sang sekretaris Azlan, Ben masih dengan setia menunggu tuannya sejak tadi, menggenggam sebuah map mendominasi berwarna hitam dan memastikan dia telah siap jauh sebelum tuan nya menyelesaikan sesi membersihkan dirinya.


Tepat sesuai dengan waktu yang telah di perkirakan, tidak lama ketika semua pelayan melesat keluar dari kamar tersebut, Azlan Del Piero ikut melesat keluar dari arah kamar mandi nya.


Dengan hanya menggunakan handuk mandi sebatas pinggang yang menampilkan otot-otot indah nya Serta tubuh kekar nya yang membuat perempuan mana pun pasti tergoda, laki-laki tersebut berjalan menuju kearah kasur nya.


Rambut hitam laki-laki tersebut yang basah masih menetes dengan sempurna, dia menggunakan satu handuk kecil untuk mengeringkan rambut basah nya.


Bola mata elang nya sejenak melirik kearah sang sekretaris nya, sembari menyambar pakaian nya, Azlan berkata.

__ADS_1


"Sudah mendapatkan informasi nya?"


Begitu pertanyaan datar tersebut meluncur dari Balik bibir laki-laki tersebut, sang sekretaris nya dengan sigap menyerahkan map mendominasi berwarna hitam ditangan nya ke arah Azlan.


"Anda akan terkejut dengan satu kenyataan yang disembunyikan oleh Ibnu Rowland (Papa Bill Rowland), sir"


Ucap laki-laki dihadapan Azlan kemudian.


Mendengar ucapan Laki-laki tersebut, Azlan langsung mengurung kan niat nya untuk mengganti pakaian nya, dia membuang pakaian yang ada di tangan kirinya tersebut dan memilih membuka map mendominasi berwarna hitam ditangan kanan nya.


Saat dia membuka map tersebut, seulas senyuman licik mengembang di Balik wajah Azlan.


"Tujuan mereka mendekati Keluarga Hillatop agar kejahatan nya selama ini bisa terus dilindungi, tidak bisa di sentuh oleh hukum dan mereka bisa mendapat kan keuntungan lainnya untuk membuat Bill Rowland menjadi satu-satunya penerus Hillatop konstruksion milik nona Nadine yang semua Saham nya telah berpindah utuh ketangan nona Nadine"


"Apalagi Ibnu Rowland adalah pengacara khusus kekuarga Hillatop dan Santoso, dia menutupi identitas aslinya menggunakan identitas orang lain dan itu membuat keluarga mereka semakin sulit di sentuh oleh hukum"


Lanjut laki-laki itu lagi.


Azlan sejenak diam, memperhatikan beberapa lembar foto-foto yang ada ditangan nya kini.


Seulas seringai kejam keluar dari balik Wajah tampan Milik Azlan.

__ADS_1


Seolah-olah mendapatkan Jackpot besar dia melempar map hitam tersebut keatas kasur nya.


Azlan langsung menoleh kearah Ben.


Dia suka Laki-laki itu bergerak lebih cepat dari ekspektasi nya, Azlan fikir tidak salah dia menseleksi ketat laki-laki itu kemarin untuk menjadi sekretaris sekaligus asisten pribadi nya.


"Kumpulkan semua bukti kejahatan mereka satu per satu, aku akan menghubungi seseorang untuk menghancurkan mereka hingga ke akar-akarnya"


Ucap laki-laki itu kemudian, dia membuang pandangannya dari Ben lantas kembali meraih pakaian nya.


"Yes Sir"


Setelah menjawab sambil menundukkan kepalanya, Ben bergerak menjauhi sang tuan nya dan berlalu dari kamar tersebut dengan gerakan cepat.


Azlan terlihat bergerak menuju ke arah nakas milik nya, Laki-laki tersebut menyambar handphone nya kemudian mencoba menghubungi seseorang.


Cukup lama hingga akhirnya panggilan nya terhubung dengan seseorang di seberang sana.


"Mari bertemu dan bicara 4 mata"


Ucap Azlan sambil bergerak kembali menuju kearah kasur Milik nya.

__ADS_1


"Aku akan memberikan kalian ikan besar untuk disantap"


Lanjut nya dengan seringai mengerikan.


__ADS_2