
Bonus part
Sudut pandang Freya (Kembaran Nadine)
Malam pertemuan
Restaurant xxxxxxxx
Jakarta
19.20 PM
Sejenak Freya menghela kasar nafas nya saat memasuki sebuah restoran bernuansa Jepang yang ada dihadapan nya itu, dia Fikir laki-laki macam apa yang akan Daddy nya sodorkan untuk dirinya kali ini, putra siapa yang sudah Daddy nya atur pertemuan untuk dirinya malam ini.
Gadis itu memejamkan perlahan bola matanya, kemudian dia melirik ke arah samping kanannya, Zoe tampak berdiri gagah dengan setelan jas sempurna sambil bola mata laki-laki itu menatap lurus ke depan.
Ckckckkc setampan apapun dia, dengan wajah miskin ekspresi seperti itu gadis mana yang akan tertarik pada nya?.
Batin Freya dalam hati.
Gadis itu melanjutkan langkahnya diikuti oleh Zoe di belakang nya, mencari satu ruangan dimana Daddy nya telah mengatur pertemuan pertama dirinya dan laki-laki itu.
"Untuk nona Freya Hillatop"
Zoe bicara pada salah satu pelayan yang menyambut mereka di pintu menuju ke dalam.
Mendengar laki-laki itu berkata untuk Freya Hillatop, sang pelayan langsung menundukkan kepala nya, dia kemudian langsung menunjukkan jalan ke arah mana yang harus mereka lalui saat ini.
"Di sebelah sini, nona, tuan"
Ucap pelayanan itu dengan wajah yang begitu ramah, membiarkan Freya masuk kedalam ruangan bernuansa Jepang dihadapan mereka.
Secara perlahan pelayanan itu menggeser pintu yang terbuat dari kayu tersebut, menunggu Freya agar masuk kedalam.
Freya langsung melesat masuk kedalam ruangan tersebut, sedang kan Zoe tampak diam tidak beranjak, laki-laki itu membalikkan tubuhnya dan membiarkan Freya untuk mendapatkan privasi nya sendiri di dalam sana.
Sejenak Freya tersenyum saat dia masuk kedalam ruangan tersebut, sang saudara kembar tampak duduk didalam sambil menaikkan ujung alisnya.
__ADS_1
"Ini untuk terakhir kalinya aku membantu kamu"
Ucap Nadine,sang saudara kembar nya itu sambil menghela pelan nafasnya.
Nadine jelas tidak pernah bisa menolak permintaan Freya, jangan ditanya kenapa, sebab jawaban nya dari dulu hingga kini tidak akan berubah, karena Freya adik bungsunya.
Gadis itu selalu berkata ini terakhir kalinya, realita nya ketika sang adik meminta kembali bantuan nya mau tidak mau dia menuruti nya.
Nadine fikir dia pasti sudah gila.
Ok anggap Freya juga sama gila nya, dia fikir dia cukup terkejut saat tahu Daddy nya mengatur pertemuan nya dengan siapa.
Azlan (Dalam bahasa Turki Raja singa) Putra tertua Ozvit Del Piero?.
Seketika Freya menganga, menatap tidak percaya laki-laki yang akan dia hadapi malam ini.
Daddy pasti sudah gila.
Freya jelas tidak percaya Daddy nya bisa mengatur pertemuan untuk mereka, Aslan bin Ozvit koray (Koray dalam bahasa Turki berarti bulan yang tampak seperti kobaran api) penerus sah Del Piero company, dia jelas pemegang tombak tahta Del Piero Setelah Daddy nya.
Sepak terjangnya dimasa lalu sangat mengerikan, bahkan laki-laki itu ketika marah tidak akan menggunakan hati nya, penakluk satu-satunya laki-laki itu adalah Sang istri nya.
Dan Freya tidak akan mungkin jadi lawan seimbang Azlan Koray.
Baginya type laki-laki dingin jelas bukan kegemaran nya, dia bukan orang sabar dan licik yang bisa bermulut manis meluluhkan laki-laki dingin tidak berhati, Nadine jelas Type tepat untuk bisa menaklukkan laki-laki semacam Azlan.
Karena itu dia meminta Nadine menggantikan dirinya untuk bertemu laki-laki itu malam ini.
Gila!, menghadapi Zoe laki-laki minim ekspresi sudah membuat kepala ku terasa pusing apalagi harus menghadapi Aslan.
Omel freya dalam hati.
"Frey??? apa kamu mendengar ku?"
Tiba-tiba suara Nadine memecah pemikiran nya.
"Ya?"
__ADS_1
Freya bertanya cepat ke arah Nadine.
"Laki-laki mana lagi yang Daddy atur pertemuan nya pada mu kali ini?"
Nadine bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.
"Aku belum tahu"
Jawab Freya sambil mengembangkan senyuman nya.
Oh god maafkan aku kak.
Batin Freya.
Dia tahu saat kakak nya mengetahui siapa yang akan datang ke ruangan ini dalam 15 menit kedepan, Nadine pasti akan mengamuk ketika sadar akan berhadapan dengan siapa.
Berbohong lah demi kebaikan.
Batin nya lagi
"Kakak bisa melihatnya langsung nanti, sekarang aku harus pergi secepat nya, aku benar-benar mohon bantuan kakak Untuk sekali ini lagi"
Setelah berkata begitu Freya langsung mencium pipi kiri dan kanan sang kakak, kemudian secepat kilat Frey mencoba kabur dari sana tanpa banyak bicara.
*******
Catatan \=
Part ini ada di novel 👇
Episode 11 dengan judul Menukar pertemuan.
Novel Sequel FREYA DAN ZOE
di judul Gairah cinta bodyguard putri penguasa
__ADS_1