
Bayangkan bagaimana kebahagiaan menerpa semua orang Ketika ijab kabul selesai terucap.
Bahkan cahaya kebahagiaan disertai rasa haru masih terus menyelimuti keadaan, semua orang terlihat bergantian memeluk Nadine.
Najwa seketika mengembangkan senyuman terbaik nya, kebahagiaan tercetak jelas di wajahnya, ketidakpercayaan jika gadis yang dulu menjadi teman nya itu kini menjadi kakak ipar nya di keluarga Del Piero.
Ini bukan soal siapa kamu dan mereka, tapi ini tentang jodoh yang telah di gariskan oleh Allah.
Ini bukan soal anak siapa kamu hingga berjodoh dengan siapa, tapi ini tentang jodoh yang telah di tulis oleh Allah SWT di Lauhul Mahfudz.
Dimana Lauhul mahfudz jodoh adalah istilah yang digunakan untuk mengungkap takdir jodoh seseorang berdasarkan garis ketetapan Allah Swt. Tidak ada seorang manusia pun yang mengetahui kebenarannya, termasuk Rasulullah SAW.
wanita atau pria baik akan dipertemukan dengan jodoh yang baik pula, begitu pun sebaliknya. Namun dalam proses pencariannya, jodoh tetap harus melalui usaha dan ikhtiar manusia.
Bukan hanya berpasrah saja dan berfikir jodoh akan datang dengan sendirinya, bukan hanya diam padahal bisa jadi yang bersama dirimu kemarin bukan jodoh yang di gariskan oleh Allah SWT.
Lauhul mahfudz jodoh adalah ketetapan mutlak yang diberikan kepada manusia. Sebagai takdir Allah, jodoh seseorang telah dituliskan sejak 50.000 tahun lalu, tepatnya sebelum manusia dilahirkan di bumi. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
__ADS_1
"Allah mencatat takdir setiap makhluk 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi.” (HR. Muslim)
Meski telah ditetapkan di lauhul mahfudz, jodoh tetap harus diperjuangkan. Umat Muslim dianjurkan berikhtiar semaksimal mungkin untuk menjemput jodoh terbaik menurut versinya.
"Selamat berbahagia, semoga Allah memberkahi penikahan kalian, melimpahkan kebahagiaan dan menjauhi dari sekian banyak cobaan berat didalam nya"
Bisik Najwa sembari terus memeluk erat Nadine.
Gadis itu hanya mengangguk kan kepalanya secara perlahan.
Seolah-olah ada rahasia besar dibalik bola matanya dimasa lalu kini menyimpan kelegaan besar setelah memastikan Nadine benar-benar menjadi menantu mereka.
"Dia kali kehidupan tidak terasa sia-sia, pada akhirnya kalian sampai pada titik ini juga"
Wanita itu berbisik pelan.
"Semoga Allah menjadikan pernikahan kalian sebaik-baiknya pernikahan, semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian dan dijauhkan dari banyak ujian"
__ADS_1
Lanjut Nyonya Hazel lagi kemudian, lantas secara perlahan wanita itu mencium kening Nadine, mencium pipi kiri dan kanan nya kemudian membacakan doa di ubun-ubun nya.
"Jama’allahu syamlakumaa, waas’ada jadda kumaa, wabaarik ‘alaikumaa, waakhraja minkumaa katsiiran thayyiban"
Artinya: “Semoga Allah mengumpulkan kesempurnaan kalian berdua, membahagiakan kesungguhan kalian berdua, memberkahi kalian berdua, dan mengeluarkan dari kalian berdua kebajikan yang banyak.”
Setelah mengucapkan doa terdengar, wanita tersebut langsung meniupkan nya ke ubun-ubun Nadine.
Setelah itu nyonya Hazel melepaskan pelukannya, dia menyentuh wajah Nadine sambil berusaha mengembangkan senyuman nya di antara rasa haru dimana bola mata nya terlihat berkaca-kaca.
"Ini adalah perjalanan baru selepas masa sendiri untuk mulai menjajaki kehidupan baru bersama laki-laki pilihan kamu, berbahagialah, karena mommy yakin kalian sama-sama memilih pasangan yang tepat untuk hidup kalian"
Mendengar ucapan wanita tersebut seketika Nadine mengangguk kan kepalanya sambil berurai air mata.
Dia bukan menangis karena bersedih tapi dia menangis haru karena bahagia dan begitu sulit mengungkapkan bagaimana sebenarnya perasaan nya saat ini kepada siapapun.
Siapapun yang pernah melewati masa ini pasti paham dengan hati nya, paham dengan perasaan nya saat ini.
__ADS_1