Hasrat Sang Milyader Dingin

Hasrat Sang Milyader Dingin
Sedikit gelisah


__ADS_3

Kafe xxxxxxxx


Jakarta


Bisa Azlan lihat bagaimana ekspresi Nadine saat ini, beberapa kali gadis itu mencoba menghela nafasnya bahkan bergerak dengan gelisah, bahkan sebentar-sebentar melirik ke arah jam di tangannya.


Mungkin karena jam sarapan pagi yang sengaja di perpanjang oleh Azlan membuat gadis itu gusar.


Ah tidak, bukan jam makan nya yang membuat Nadine gusar, sebenarnya gadis itu takut bertemu dengan tunangannya.


"Sir apa ini tidak terlalu lama?"


Dia punya nyali dan keberanian untuk bertanya.


Biasanya orang lain akan berfikir untuk mengganggu waktu makan paling tenang Azlan, tapi Nadine jelas tidak terlihat peduli.


Di piring makan Azlan masih tersisa beberapa sendok makanan yang bisa di telan dan di cerna bahkan gelas teh milik Azlan isi nya baru menyusut setengah bagian nya saja.


Alih-alih menjawab lebih dulu, Azlan lebih suka menyunggingkan senyuman nya.


Sebenarnya dia bukan type orang yang suka bicara saat makan, tapi terkadang berbincang-bincang sepatah dua patah kata bukan hal yang buruk.

__ADS_1


Secara umum, rata-rata orang berkata makan sambil bicara dianggap kurang pantas atau tidak sopan padahal banyak yang kurang tahu jika Aturan ini berbeda dengan apa yang diajarkan Rasullulah Shallallahu’alaihi Wasallam.


Menurut Beliau, makan sambil bicara itu boleh saja dilakukan karena bisa menyebabkan kebahagiaan bagi orang yang sedang makan tapi bukan berarti berlebihan hingga membuat nyaman orang-orang disekitar.


disunnahkan bagi umat Islam untuk berbincang-bincang atau mengobrol saat makan bersama. Hal ini dimaksudkan, agar suasana makan menjadi lebih nyaman dan akrab.


Seperti yang dijelaskan Abu Hurairah radhiallahu’anhu:


ﺃُﺗِﻲَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﺑِﻠَﺤْﻢٍ ، ﻓَﺮُﻓِﻊَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺍﻟﺬِّﺭَﺍﻉُ ، ﻭَﻛَﺎﻧَﺖْ ﺗُﻌْﺠِﺒُﻪُ ، ﻓَﻨَﻬَﺲَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻧَﻬْﺴَﺔً ﻓَﻘَﺎﻝَ: ‏)ﺃَﻧَﺎ ﺳَﻴِّﺪُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ، ﻭَﻫَﻞْ ﺗَﺪْﺭُﻭﻥَ ﺑِﻢَ ﺫَﺍﻙَ …( ﺛﻢ ﺫﻛﺮ ﺣﺪﻳﺚ ﺍﻟﺸﻔﺎﻋﺔ ﺍﻟﻄﻮﻳﻞ


“Suatu hari dihidangkan beberapa daging untuk Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Lalu ditawarkan kepada beliau kaki depan (hewan), bagian yang beliau suka. Beliau pun menggigitnya dengan satu gigitan kemudian bersabda: Sesungguhnya aku adalah penghulu seluruh manusia di hari kiamat kelak. Tidakkah kalian tahu mengapa demikian?” Kemudian beliau menyebutkan hadis yang panjang tentang syafa’at.”(HR. Bukhari No. 3340 dan Muslim 194).


Bahkan Melansir dari laman  Muslimafiyah disebutkan juga hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat bertanya kepada keluarganya tentang lauk yang tersedia. Keluarga beliau menjawab:


“Kami tidak mempunyai apa-apa kecuali cuka.”


Beliau tidak mempermasalahkan dan tetap meminta untuk disediakan, lalu menyantapnya. Beliau berkata:


ﻧِﻌْﻢَﺍﻟْﺄُﺩُﻡُﺍﻟْﺨَﻞُّﻧِﻌْﻢَﺍﻟْﺄُﺩُﻡُﺍﻟْﺨَﻞُّ


“Sebaik-baik lauk adalah cuka. Sebaik-baik lauk adalah cuka.” [HR Muslim].

__ADS_1


Imam Nawawi mengungkapkan maksud hadis di atas:


وفيه استحباب الحديث على الأكل تأنيسا للآكلين


“Dalam hadis tersebut tersirat pemahaman tentang kesunahan berbicara atas makanan untuk menggembirakan orang-orang yang makan.” (Syekh Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Syarh an-Nawawi ala al-Muslim, juz 7, hal. 14)


Atas dasar penjelasan diatas berbicara pada saat sedang makan bukan hal yang dilarang dan harus dipermasalahkan. Namun, isi pembicaraan yang baik diucapkan pada saat makan, hanya tertentu pada pembicaraan baik, seperti bercerita tentang orang-orang saleh ataupun pembicaraan yang dapat menyenangkan orang-orang yang makan.


Maka tidak tepat jika dikatakan makan sambil bicara tidak bisa dilakukan. Hal itu tidak berlaku bagi umat Muslim, karena sesuai dengan ajaran Rasullulah berbincang-bincang saat makan justru dianjurkan.


"Kenapa? apakah tempat ini membuat kamu tidak nyaman?'


Tanya Azlan tiba-tiba.


Nadine sama sekali tidak menjawab, sejenak bola matanya melirik ke sisi kiri dan kanan nya.


"Maaf tapi... begini aku..."


Gadis itu seolah-olah bingung harus menjelaskan semua nya dari mana.


Ketika Nadine berniat untuk mencoba kembali Bicara tiba-tiba bola matanya tanpa sengaja menatap satu sosok tidak asing di ujung sana yang berjalan kearah pintu masuk.

__ADS_1


Kaca gelap yang dari dalam bisa terlihat namun tidak terlihat dari luar tersebut membuat Nadine sedikit mengeluarkan ekspresi tegang nya.


Dia fikir cukup celaka karena sosok yang begitu dia kenal kini berada di luar sana dan berjalan menuju ke arah dalam.


__ADS_2