
Kembali ke malam pertemuan dua keluarga
Setelah semua orang menetapkan tanggal pertunangan
Mommy dan Daddy Azlan lebih memilih untuk pulang kekediaman Del Piero lebih dulu, sedangkan Allzigra dan Nadya memilih untuk naik ke lantai atas dan beristirahat.
Najwa jelas lebih memilih untuk ikut kembali Lebih dulu bersama Daddy dan Mommy nya, dan Azlan baru akan beranjak pulang.
Nadine terlihat mengulum senyuman nya, menatap Azlan dengan wajah sedikit memerah karena malu.
Ah... entahlah dia hanya merasa malu dan sedikit ... entahlah sulit sekali untuk menjelaskan perasaan nya saat ini.
"Harus kembali sekarang?"
Nadine bertanya pelan, menatap laki-laki itu yang mulai keluar dari mansion orang tua nya.
"He em"
Azlan menjawab pelan, dia menatap Balik wajah Nadine sambil tiba-tiba mengulur kan tangan nya secara tiba-tiba.
"Kemarilah"
Ucap nya kemudian.
"Mari berjalan hingga kedepan"
Lanjut laki-laki itu lagi.
"Ya?"
Nadine bertanya bingung.
"menghabiskan sedikit waktu malam, mengelilingi kompleks Hillatop sembari menunggu tepat pukul 10 malam"
Bisa-bisa nya laki-laki itu enggan kehilangan waktu 7 menit saja hingga tepat pukul 10 malam.
"Lumanyan untuk menghabiskan waktu berdua"
__ADS_1
Yah begitu lumanyan untuk merajut Cinta dibawah jutaan bintang yang bertaburan di langit malam.
Dia benar-benar type Laki-laki yang enggan melewati sedikit saja kesempatan, bagi nya terkadang pasangan butuh sedikit quality time, apalagi mengingat setelah ini mereka akan sedikit sulit untuk sering bersama.
Alasan nya cukup masuk akal, Daddy dan Mommy nya berkata.
Pernikahan cukup lama di undur Karena dua bersaudara tidak baik menikah di tahun yang sama.
Belum lagi dua orang yang menunda waktu pernikahan tapi sudah mengikat janji pertunangan takut nya ada syetan di antara kedua nya.
Untuk menghindari hal tersebut Mommy nya berkata mereka harus memangkas pertemuan kecuali didalam keadaan darurat.
Anggaplah Mommy nya type manusia kolot yang takut anak-anak nya memupuk dosa, wanita tua itu berkata,
Jangan kalian jerumuskan orang tua kalian dalam kubangan dosa karena satu perbuatan maksiat yang paling di benci Allah, syetan selalu berusaha mencari cela, hari ini mungkin kalian bisa tidak tergoda, tapi waktu-waktu berikut nya siapa yang menjamin nya?.
Wallahualam Bissawab.
Dan Berikutnya setelah malam ini dia dan Nadine jelas sudah menyelesaikan proyek kerjasama perusahaan, jadi pada akhirnya mereka akan fokus pada perusahaan masing-masing dan perkerjaan masing-masing selama beberapa bulan ini.
Mereka hanya berteman untuk membahas pertunangan, pakaian Mungkin dan lain sebagainya.
Selanjutnya baru membahas soal pernikahan mereka, pakaian, MUA, dekorasi dan lainnya sebagai nya.
"He em"
Nadine menjawab pelan, dia menerima uluran tangan Azlan secara perlahan.
Mereka berdua melangkah perlahan kearah depan, saling menggenggam erat telapak tangan Antara satu dengan yang lainnya.
Sejenak tidak terdengar percakapan di antara mereka, hanya terdengar suara langkah yang saling mensejajarkan diri.
Mereka menikmati moment malam ini dengan jutaan perasaan yang ada didalam hati masing-masing.
"Ngomong-ngomong"
Nadine pada akhirnya mulai membuka suaranya.
__ADS_1
"Hmm?"
Azlan menoleh ke sisi kirinya, menatap gadis tersebut secara perlahan.
"Ada apa?"
Nadine ikut menoleh.
"Bagaimana kamu bisa membuat Daddy yakin untuk memutuskan Menukar pernikahan nya?"
Tanya Nadine penasaran.
"Padahal aku bahkan tidak yakin Daddy akan melepaskan Bill Rowland mengingat bagaimana laki-laki itu selalu mampu menyakinkan Daddy ku soal banyak hal?"
Yah dia jelas bingung, bagaimana mungkin Daddy nya malam ini tiba-tiba bisa membuat keputusan berat memiliki Azlan dan melepaskan seorang Bill Rowland.
"Bagaimana caranya Daddy ku menolak Bill Rowland besok?"
Lanjut nya lagi.
Azlan terlihat mengembangkan senyuman nya, ini adalah senyuman kedua selama mereka bersama yang pernah Nadine lihat.
Begitu manis dan membuat jantung nya seolah-olah siap melompat keluar.
"Bukankah aku sudah bilang serahkan semuanya kepada ku?"
Ucap Azlan kemudian.
"Besok Daddy mu akan membuat sebuah pengumuman di konferensi pers besar untuk memutuskan pertunangan kalian dan Menukar nya dengan pertunangan kita dan pernikahan kita"
Mendengar ucapan Azlan yang begitu tenang dan santai seketika membuat Nadine mengerutkan keningnya.
"Ya?"
Tanya nya dengan perasaan bingung.
Konferensi pers besar-besaran? bagaimana bisa?.
__ADS_1