Hasrat Sang Milyader Dingin

Hasrat Sang Milyader Dingin
Siapa dia sebenarnya


__ADS_3

Bill Rowland mendecih, dia langsung menoleh dan membalikkan tubuhnya, menatap Azlan dengan pandangan yang penuh dengan kebencian.


"Aku cukup terkejut saat kau menghalalkan banyak cara untuk membuat ku tidak bisa melakukan komunikasi dengan Nadine"


Bill Rowland melangkah mendekati Azlan, api kemarahan terlihat seolah-olah siap melonjak keluar saat ini juga dari bola matanya.


Melihat ekspresi Bill Rowland jelas membuat Azlan menaikkan ujung bibirnya, dia sama sekali tidak melangkah, hanya berdiri sambil memasukkan tangan kiri nya kedalam kantung celananya Sedangkan tangan kanan nya masih menggenggam senjata dengan gaya begitu Santai dan tenang nya.


"Aku fikir sudah tidak ada yang harus kalian bicarakan lagi saat ini"


Azlan berkata sambil menatap tajam bola mata Bill Rowland.


"Kau begitu yakin? kau memanipulasi keadaan, apa kau lupa? aku tunangan nya, undangan sudah di sebarkan tapi kau bisa-bisa nya mencuri kesempatan dan mencoba merebut apa yang seharusnya menjadi milik ku"


Saat Bill Rowland dengan percaya dirinya berkata seperti itu, Azlan langsung menaikkan ujung alisnya.


"Wawwwww.... apa aku harus memberikan kamu sebuah pengingat seperti membenturkan kepala mu ke dinding dan lain sebagainya?"


Azlan bicara sambil meletakkan pistol nya ke belakang punggung nya, dia berjalan melangkah mendekati Bill Rowland.

__ADS_1


"Agar kepala mu segera mendapatkan asupan pengingat soal kenyataan yang nyaris kamu lupakan?"


Laki-laki itu kemudian menekan kening Bill Rowland dengan cara yang begitu kasar.


"Kau mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku sejak awal, lucu sekali saat kau berkata aku mencoba merebut Milik mu"


Mendengar ucapan Azlan, seketika Bill Rowland menggenggam erat telapak tangan nya kemudian dengan gerakan kasar dia menyingkir tangan laki-laki tersebut dari hadapan nya.


"Kau akan menyesal karena berani bermain-main dengan ku, Azlan"


Bill Rowland berusaha menekan dan mengancam laki-laki dihadapan nya itu.


Alih-alih takut Azlan malah menjawab.


Mendengar ucapan Azlan seketika Bill Rowland mengeratkan rahangnya.


"Kau tahu? saat kaki mu melangkah mengikuti kami malam ini, tidakkah kau sadar? satu hal besar akan pecah besok pagi, kau lengah soal sesuatu malam ini Bill"


Azlan bicara sambil memundurkan langkah kakinya, dia tertawa kecil menghadap kearah Bill Rowland.

__ADS_1


Tawa Azlan jelas terdengar begitu mengerikan, hingga membuat Bill Rowland bergidik ngeri mendengar ucapan laki-laki tersebut.


"Apa?"


Bill Rowland jelas langsung membulatkan bola matanya, dia menatap Azlan dengan pandangan yang cukup bingung dan terkejut.


"Kau bicara apa?"


Laki-laki itu bertanya dengan cepat.


Alih-alih menjawab Azlan sejenak mengarahkan dua jari nya ke arah kening nya kemudian bergerak mengarah kearah kedua bola mata Bill Rowland.


Seolah-olah menyadari soal sesuatu, Bill Rowland langsung menyambar handphone nya, dia berusaha untuk menghubungi seseorang di seberang sana dengan perasaan panik.


Dan dikala kepanikan menerjang dirinya, dia baru sadar Azlan telah menghilang dari hadapan nya.


"Akhhhhhhh"


Bill Rowland berteriak penuh kemarahan, dia baru sadar Azlan baru saja menghancurkan rencana dia dan Mayang untuk menjebak seseorang di satu tempat berbeda untuk memanipulasi keadaan bersama ayah nya.

__ADS_1


Dan laki-laki itu pasti tahu soal sesuatu, yah Azlan pasti tahu soal pembunuhan yang dilakukan oleh nya dimasa lalu yang tidak pernah diketahui oleh semua orang termasuk keluarga Hillatop.


Kau sebenarnya siapa?!.


__ADS_2