
Mansion utama Del Piero
Akhir Minggu
Lewat jam makan siang
Azlan terlihat tengah berbaring di atas paha Mommy nya sejak tadi, wanita tua dengan wajah yang masih cantik tersebut terlihat mengusap lembut rambut Azlan secara perlahan.
Hari ini adalah weekend untuk dirinya, dia memutuskan untuk kembali ke kediaman utama orang tua nya dan memilih bermanja-manja dengan Mommy nya.
Anggaplah dia type laki-laki manja berlebihan, bagi nya seorang ibu adalah segala-galanya.
Realita nya Salah satu ibadah teragung di dalam agamanya setelah mentauhidkan Allah SWT adalah berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti kepada kedua orang tua merupakan ajaran Islam yang tinggi dan mulia.
Berbakti kepada kedua orang tua adalah pondasi dan asas seorang hamba meraih ridho Allah SWT. Dia juga bentuk manifestasi syukur kepada Allah SWT sekaligus kepada manusia.
Iman dan Islam seseorang tidak akan sempurna jika tidak diiringi dengan berbakti kepada kedua orang tua.
Sadar atau tidak, manusia tidak akan pernah hidup bahagia tanpa berbakti kepada orang tua. Kesuksesan seseorang baik di dunia maupun akhirat tidak bisa dipisahkan dengan peran kedua orang tua. Allah SWT telah menjadikan naluri manusia untuk menghormati, mengasihi, dan senantiasa berbakti pada kedua orang tua. Karena besarnya kewajiban berbakti kepada kedua orang tua tersebut, Allah SWT mengiringkan perintah untuk bertauhid dengan perintah berbakti kepada kedua orang tua. Allah SWT berfirman :
“Dan Rabb kalian telah memerintahkan supaya kalian jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kalian berbakti pada ibu bapak kalian dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaan kalian, maka sekali-kali jangalah kalaian mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kalian membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan mulia. Dan rendahkanlah diri kalian terhadap mereka dengan penuh kasihs ayang dan ucapkanlah : “Wahai Rabbku, kasihilah mereka sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q.S Al-Isra’ : 23-24)
Ibu adalah orang yang melahirkan kita ke dunia. Ibu adalah orang yang tidak kenal lelah untuk menjaga putra-putrinya siang dan malam. Ibu adalah sesosok pahlawan tanpa tanda jasa atas anak-anaknya. Mendidik kita dikala kecil, memberikan kasih sayang yang kita butuhkan. Karenanya Islam sangat menjunjung tinggi hak-hak setiap orang, wabil khusus seorang ibu atas anaknya. Memberikan kepada semua sesuai kadar porsinya.
__ADS_1
Dalam hadist yang diriwayatkan Imam Muslim dalam shohihnya dan yang lainnya dari Abu Hurairah ra berkata : “Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW “ siapakah orang yang paling berhak untuk saya berbakti kepadanya? Beliau menjawab : “Ibu kamu, kemudian ibu kamu, kemudian ibu kamu, kemudian ayah kamu”
Hadist diatas, Rasulullah SAW menyebutkan ibu sebanyak 3 (tiga) kali sebagai orang yang paling berhak untuk seorang anak berbakti kepadanya dan ditaati yang kemudian menyebutkan ayah sebanyak 1 (satu) kali.
Diantara alasan yang menjadikan ibu sebagai seorang yang paling berhak untuk ditaati dan dibakti adalah karena kejadian durhaka kepada orang tua, kebanyakan karena durhaka kepada seorang ibu daripada ayah, dan karena ibu adalah orang yang melahirkan kita, menyusui kita, mendidik kita, menjaga setiap saat kita terbangun.
Dan karena itu prinsip Azlan hingga hari ini adalah sama.
Jika kelak dia menikah bagaimana cara dia berbakti pada Mommy nya maka dia tidak akan melarang istri nya berbakti kepada orang tua nya sendiri.
Dia tidak setuju dengan prinsip yang berkata Perempuan menikah harus berbakti penuh pada orang tua suaminya dan nyaris melupakan orang tua nya sendiri karena mengabdi pada suaminya.
Bagi Azlan sudut pandang seperti itu di Artikan dalam pengertian yang salah oleh sebagian orang.
Sama-sama mengandung 9 bulan, melahirkan, menyusui dan menghidupi anak-anak mereka dengan banyak perjuangan bersama suami mereka.
Dia benci dengan konsep taat dan patuh pada ibu suami tapi tidak pada ibu istri.
Itu terdengar sangat tidak adil dan menjijikkan untuk nya.
Seperti kata ego yang mengedepankan kehidupan orang tua sendiri tanpa tahu bagaimana perjuangan orang tua pasangan menghidupi pasangan mereka hingga bisa menjadi besar hingga menjadi seorang istri untuk suami mereka.
Yang tidak suka dengan prinsip dan jalan Fikiran nya, Azlan sama sekali tidak peduli.
__ADS_1
Bagi nya kehidupan nya adalah kehidupan nya dan dia tidak suka ada yang ikut campur dengan jalan Fikiran nya begitu juga dengan kehidupan orang lain, dia tidak peduli dengan kehidupan dan fikiran orang lain.
"Bersiaplah Sore ini"
Tiba-tiba suara Daddy nya mengejutkan dirinya.
Azlan langsung membuka bola matanya.
"Yes, Dad?"
Laki-laki itu mengerutkan keningnya.
Dia Fikir apa maksud Daddy nya dan bersiap untuk apa?.
Azlan langsung beranjak dari posisi nya, dia dengan cepat mengubah posisi nya menjadi duduk tepat di samping Mommy nya.
"Pergilah untuk mengikuti jamuan makan malam dengan putri bungsu Hillatop"
Ucap Daddy nya tiba-tiba.
Apa?.
Seketika Azlan langsung menaikkan ujung alisnya.
__ADS_1