
mansion Utama Bill Rowland
Brakkkkkk
sebuah benda menghantam keras ke arah dinding ruangan mendominasi berwarna putih tersebut.
Itu adalah gelas kaca yang berisi wine 🍷 di dalamnya.
Hantaman wine yang dilempar dengan kekuatan penuh seketika memenuhi dinding ruangan tersebut, api kemarahan terlihat jelas dari bola mata sang empunya wine tersebut.
Ibnu Rowland menggeram sambil mengeratkan rahangnya, emosi nya jelas terus menghantam dirinya dan kemarahan nya dalam keadaan tidak terkendali.
"Amora masih hidup"
Dia bicara pada putra nya Bill Rowland yang berdiri tidak jauh dari tempat nya, bola mata laki-laki tersebut memerah karena menyimpan api kemarahan mendalam.
"sejak awal aku sudah bilang berhentilah bermain-main dengan para perempuan, tapi lihat apa yang telah anak sial ini lakukan?"
Pekik laki-laki tersebut sambil mengacungkan jari nya ke arah Bill Rowland.
"Kau lihat, gadis yang seharusnya pergi kini kembali lagi, kau lihat itu hah?"
__ADS_1
Ibnu jelas tidak bisa mengontrol kembali kemarahan nya,dia marah, benar-benar marah saat dia tahu seseorang berkata Amora gadis yang pernah di nodai putra nya beberapa tahun yang lalu masih hidup.
Tapi tidak ada yang pernah melihat sosok asli nya lagi, dia bahkan ikut sanksi tapi sebuah foto yang dikirim kepada dirinya pagi ini cukup membuat dia harus memegang sebuah keyakinan jika gadis tersebut benar-benar masih hidup.
"Kau membuat kekacauan besar untuk banyak hal, aku sudah bilang berhentilah bermain-main dengan perempuan, fokus diri mu pada putri kekuarga Hillatop agar kehidupan kita jauh lebih baik lagi dari sebelumnya"
Laki-laki tersebut berteriak dengan penuh kemarahan, dia menatap wajah putra nya Bill Rowland dan mencoba mengintimidasi putra nya.
"Bahkan karena kebodohan mu, Allzigra meragukan keluarga kita, memilih Menunda pernikahan dan mulai memasang kecurigaan, kau benar-benar membuat ku Malu dan marah, Bill"
Mendengar kemarahan Daddy nya, Bill Rowland tidak berani bicara apa-apa, dia tidak menyangka jika semua kekacauan pada akhirnya terjadi juga.
Sejak awal dia sudah ragu membiarkan Nadine masuk dan memilih menerima kerja sama dengan perusahaan Del Piero, firasat nya berkata ini tidak baik-baik saja, dia takut gadis itu bertemu dengan Azlan disana.
Bill Rowland sama sekali tidak bisa lagi menghubungi gadis tersebut.
Seluruh komunikasi mereka terputus dan Allzigra berkata.
"Yakinkan aku soal Desas-desus buruk yang terdengar belakangan soal keterlibatan kamu pada kasus kematian tunangan keluarga Van Efron, jika memang benar kematian tunangan Justin Van Efron (Amora) dimasa lalu tidak ada kaitannya dengan kamu, maka aku akan memastikan Azlan Del Piero tidak akan pernah bisa menikahi Nadine"
"Kau akan menjadi satu-satunya menantu kekuarga Hillatop dari Nadine putri ku"
__ADS_1
peringatan Allzigra cukup menekan nya belakangan ini, laki-laki itu memasang kecurigaan penuh terhadap dirinya, belum lagi Freya saudara kembar Nadine ikut mengompori laki-laki berkuasa Hillatop Tersebut.
"Calon kakak ipar pernah hampir berbuat yang tidak-tidak pada ku, dia bahkan pernah mencoba berbuat mesum pada ku"
Hah....
Bill Rowland mendengus.
Gadis itu bahkan dengan berani nya mengadu saat ini, seolah-olah Freya sengaja membuat dirinya agar semakin di benci oleh Allzigra.
"Aku yang akan mengatasi semua nya, Dad"
Bill Rowland buru-buru menjawab.
"Akan aku pastikan membuat Nadine mau tidak mau memilih diri ku sebagai suami nya"
Dia mencoba meredam kemarahan Daddy nya dan berharap laki-laki tersebut dapat mengendalikan emosi nya tersebut.
"Lakukan dan jangan membuat malu aku lagi, kau dengar itu hah?"
Ibnu Rowland bicara sambil membuang pandangannya.
__ADS_1
Dia fikir bagaimana bisa dia memiliki putra Sebodoh itu.