
Disisi lain
Kediaman Bill Rowland
Laki-laki tersebut terlihat mengeram kesal, dia meremas kasar sebuah kertas yang ada di tangannya dengan perasaan penuh kamarahan.
Prangggg
Laki-laki itu menghancurkan barang apapun yang ada di atas meja di hadapannya.
"Jalankan rencana A, tidak peduli bagaimana caranya lakukan malam ini juga"
Bill Rowland berteriak sambil mengeratkan rahangnya, dia menatap Perempuan yang ada di hadapannya.
"Aku tidak peduli bagaimana cara nya, Pastikan Nadine tidak bisa menolak untuk menikah dengan ku dalam waktu secepatnya"
Lanjut nya lagi kemudian bergerak menjauh Dari meja kerjanya.
Dari arah luar seorang pelayan wanita berusia 45 tahunan berjalan tergopong menuju ke arah dalam, dia fikir apakah Tuan tengah marah.
"Bersihkan secepat nya"
__ADS_1
Perempuan dihadapan Bill Rowland bicara sambil melirik kearah sang pelayan.
Wanita hampir paruh baya tersebut menganggukkan kepalanya, buru-buru membereskan barang-barang yang berserakan dan hancur berantakan.
"Aku fikir kita mau tidak mau menggunakan cara yang sedikit melenceng dari seharusnya, Bill"
Ucap Perempuan tersebut cepat.
Bill Rowland langsung menoleh ke arah perempuan tersebut.
"Katakan"
Ucap laki-laki tersebut tidak sabaran.
Perempuan itu mulai bicara.
"jika kamu memaksa mendapatkan hatinya dengan cara yang baik dan benar seperti selama ini, aku pastikan kau tidak akan pernah menikah dengannya dan menguasai salah satu milik Hillatop"
mendengar ucapannya perempuan tersebut seketika membuat Bill Rowland menaikkan ujung alisnya.
"menjinakkan seekor rubah berekor 9 yang cantik jelas butuh trik dan intrik, Bill"
__ADS_1
Dia terus bicara sambil meraih botol minuman yang ada di atas lemari bartender disisi kanan ruangan tersebut, Perempuan tersebut meraih gelas kaca bertungkai tinggi kemudian menuang kan botol minuman tersebut ke dalam gelas itu secara perlahan.
secara perlahan bisa dilihat minuman berwarna merah tersebut keluar dari bibir botol dan masuk ke dalam gelas bertungkai tinggi tersebut, kemudian tangan perempuan itu mulai menerjunkan es berbentuk kotak kecil-kecil kedalam gelas nya.
Bill Rowland memerhatikan gerakan tangan perempuan itu.
"mengatasi seorang Nadine Hillatop dengan cara yang kasar akan menyulitkan kamu, satu-satunya cara adalah....."
Perempuan tersebut tidak melanjutkan kata-katanya, dia Secara perlahan meraih gelas minuman tersebut dan meminum nya dengan cara yang elegan.
Bisa Bill Rowland lihat bagaimana perempuan tersebut mengekspresikan cara meminum minuman tersebut, di antara tetesan gelas yang menampilkan lelehan es batu yang mulai mencair menampilkan leher jenjang sang perempuan, tiap teguk minuman itu melewati tenggorokan perempuan dengan penampilan glamour Tersebut secara perlahan dan membuat laki-laki manapun cukup Terganggu dengan gerakan menggoda nya.
Setelah selesai menegak minuman nya, Perempuan itu berjalan mendekati Bill Rowland, menyentuh dada Laki-laki itu dengan cara menggoda.
Membuat sang pelayan buru-buru membereskan kekacauan tersebut dan mencoba menahan umpatan dihatinya melihat sikap perempuan murahan itu menggoda majikan nya.
"Setangkai petunia hitam mematikan akan terlihat tak berdaya dan begitu indah untuk disentuh di semua bagian Tubuh nya saat dia di ubah menjadi putri sleeping beauty"
Bisik perempuan itu pelan dibalik telinga Bill Rowland, kemudian dengan gerakan nakal dia mulai menggigit pelan telinga Bill Rowland.
Mendengar ucapan Perempuan tersebut seketika membuat Bill Rowland menaikkan ujung bibirnya.
__ADS_1
"Kau memang penasehat terbaik ku, sayang"