Hasrat Sang Milyader Dingin

Hasrat Sang Milyader Dingin
Keputusan berat


__ADS_3

Catatan \= ada yang tanya maksud nya gimana kak di episode sebelumnya


Malam ini kami melamar bukan lagi berniat melamar.


Jawaban nya \= Keluarga Del Piero ingin Allzigra langsung menyetujui dan menentukan hari pertunangan dan pernikahan malam ini juga, bukan lagi berniat melamar pake acara nunggu jawaban besok, mikir dulu 2-3 kali, minta waktu mempertimbangkan diri dan lain sebagainya.


Jadi kalau tolak yah tolak mereka tidak akan lagi berhubungan dengan keluarga Allzigra.


Cara menekan yang estetik yah Mak🤭🤭🤪🤪.


******


Beberapa waktu sebelumnya


Mansion utama keluarga Hillatop


Allzigra cukup terkejut dengan kedatangan Ozvit Del Piero bersama putra dan istrinya, perasaan nya menjadi sedikit tidak menentu sejak dia melihat kehadiran ketiga orang tersebut.


Apalagi sebelumnya tidak ada janji pertemuan di antara mereka.


Dia dan istrinya menyambut ketiga orang itu sambil melebarkan senyuman ramah, dia dan Ozvit Del Piero adalah teman dekat sejak masa lalu.


hubungan baik yang mereka jalin selama berpuluh-puluh tahun yang lalu Cukup membuat mereka dekat dan akrab.

__ADS_1


sebenarnya perjodohan yang dia buat untuk Azlan Del Piero dan Freya telah dipersiapkan dengan matang.


tapi siapa sangka semuanya malah kacau balau karena pertukaran pertemuan yang dilakukan oleh Freya dan Nadine.


Dia jelas bahagia mereka bisa menjadi besan dan bisa mempererat tali silaturahmi bersama karena dua keluarga akan disatukan dalam ikatan pernikahan putra-putri mereka.


tapi yang menjadi persoalan saat ini adalah karena pertukaran pertemuan yang dilakukan oleh Freya dan Nadine menyebabkan pengantin perempuannya tetap bertahan pada Nadine yang seharusnya jatuh pada Freya.


sedangkan Nadine telah terikat pertunangan dengan Bill Rowland.


Tapi ketika keraguan nya datang Azlan dan dia bertemu dan saling bicara 4 mata, ucapan laki-laki tersebut cukup membuat dia terdiam.


Dia lupa jika anak-anak terkadang ingin mendapat kan kebahagiaan untuk mereka sendiri.


"Sekeras kepala itukah aku pada anak-anak?"


Sang istri hanya mengembangkan senyuman nya, menepuk-nepuk lembut dadanya ketika mereka tengah berbaring di atas kasur mereka.


"Tidak begitu keras kepala, hanya saja terkadang kita lupa jika anak-anak sudah dewasa, kita memperlakukan mereka seolah mereka masih anak-anak dan belum tahu arah jalan untuk pergi dan pulang"


"Kita lupa mereka sudah bisa membuat sebuah keputusan tapi kita selalu berpikir jika mereka tidak mampu melakukan apapun seperti yang kita lakukan"


"Karena bagi orang tua anak-anak tetaplah anak-anak meskipun tubuh mereka lebih tinggi dan besar daripada kita bahkan meskipun pendidikan mereka jauh lebih tinggi daripada kita"

__ADS_1


"Kita boleh menganggap mereka anak-anak tapi setidaknya biarkan mereka memutuskan masa depan mereka sendiri sayang, sebab kita tidak bisa menggenggam kebahagiaan mereka, tidak bisa selalu memegang tali di ekor mereka, kita tidak bisa memperlakukan mereka seolah-olah mereka adalah kambing gembala yang harus selalu ditemani oleh tuannya dan selalu diawasi oleh kita bahkan di pukul dengan cemeti agar para kambing gembala mengikuti keinginan kita"


"mereka telah dewasa, sudah tahu langkah mana yang terbaik untuk mereka, andaikan keputusan mereka salah kelak dalam memilih pasangan, mereka tidak akan pernah berkata menyesal kepada kita"


"Tapi jika kita yang mengambil keputusan,andai keputusan kita salah untuk kebahagiaan rumah tangga mereka kelak, bayangkan bagaimana mereka menatap diri kita dengan sejuta kekecewaannya"


"sebab ini persoalan pernikahan, kita tidak bisa menjamin kebahagiaan dalam pernikahan seseorang ketika kita memberikan jodoh kepada putra dan putri kita, All"


"Aku tidak bilang Bill Rowland laki-laki yang buruk, tapi seorang ibu selalu punya feeling soal anak-anaknya, percayalah tiap kali aku menatap Nadine Dan Bill Rowland, aku tidak bisa menemukan kebahagiaan di wajah putri kita"


"Aku akan langsung bicara soal niat kenapa kami datang kekediaman Hillatop malam ini"


Dan ketika tuan Ozvit berkata begitu sejenak Allzigra menatap laki-laki tua tersebut yang usia nya tidak jauh berbeda dengan dirinya.


"Niat kami untuk melamar dan bukan lagi berniat melamar Putri anda Nadine Alexandria untuk putra Kami Azlan Rafif Del Piero"


"Semua permintaan, mahar atau syarat yang akan di ajukan oleh Nadine kami akan mengikuti dan InsyaAllah akan memenuhi semua nya"


Allzigra terlihat diam untuk beberapa waktu, dia melirik kearah jam di dinding nya sejenak.


Pukul 08.55 PM


"Berikan aku waktu hingga jam 9 malam, jika aku tidak menghubungi Daddy, maka Daddy boleh memutuskan pertunangan aku dan Nadine tanpa harus membicarakan nya kembali kepada keluarga Bill Rowland"

__ADS_1


Kata-kata Bill Rowland masih terngiang di telinga nya saat ini.


Allzigra kemudian menoleh kearah Azlan selanjutnya dia menatap kearah ujung tangga dimana dia tahu putri kesayangannya tengah mencoba menguping pembicaraan bersama Putri bungsu kekuarga Del Piero di atas sana.


__ADS_2