
Azlan melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh namun tetap berusaha mengontrol tekanan dan getaran pada mobil nya, memperhatikan apakah ada polisi tidur atau gangguan lainnya di depan sana, dia tidak ingin tidur lelap gadis di sebelah nya terbangun atas sebuah kecerobohan yang tidak bermanfaat.
Bola mata nya masih fokus menatap sebuah mobil yang terus mengikuti kecepatan mobil nya, dia sejenak menaikkan ujung bibirnya.
Seolah-olah dia sengaja menambah kembali kecepatan mobil nya, Azlan ingin lihat bagaimana nekatnya sang penguntit mengikuti mereka.
Laki-laki itu suka ketika seseorang membuat dirinya merasa tertantang, semakin orang itu menantang nya semakin Azlan menyukai nya.
Semakin orang itu tidak ingin mengalah dari nya semakin Azlan nekat bergerak untuk mendapatkan kemenangan.
Dia melaju kearah depan dengan kecepatan penuh, mencari celah, waktu dan tempat yang tepat untuk dijadikan titik pemberhentian yang paling dia sukai.
Semakin dia melaju semakin menggeram sang empunya mobil di belakang nya, bahkan saat Azlan menambah kecepatan, dia memukul stir mobil nya dengan gerakan yang begitu kasar.
Brengsek!.
Umpatan yang keluar dari bibirnya disertai kemarahan yang menggebu.
Bill Rowland mengeratkan kedua belah rahangnya.
Dia fikir laki-laki itu benar-benar ingin cari masalah dengan nya.
Dimasa lalu dia membuat perhitungan besar untuk Azlan, dia benci laki-laki itu memiliki segalanya-gala sedangkan dia harus tertinggal dan berada jauh di bawah laki-laki tersebut.
Dia tahu laki-laki itu begitu lemah di masa lalu, tidak banyak mengalah dan mau Tidak mau keluar dari Indonesia karena kesepakatan yang di buat.
Tapi kenapa disaat dia akan mendapatkan apapun yang dia inginkan, saat pernikahan mereka akan dilaksanakan dan dia nyaris memperoleh apapun yang ada di diri Nadine laki-laki itu tiba-tiba kembali dan ingin merebut Nadine dari kehidupan nya.
Dia jelas tidak bisa mengaku kalah saat ini.
Nadine akan menjadi batu loncatan dirinya dan menjadi ladang uang Keluarga nya.
Kekuasaan Hillatop akan berpengaruh besar pada kesuksesan dan kemapanan hidup mereka.
Dia tidak mungkin melepaskan burung emas dengan sejuta keuntungan karena seorang Azlan Del Piero.
Karena itu Bill Rowland harus memiliki cara untuk kembali mendapat Nadine bagaimana pun caranya.
__ADS_1
Sejenak dia langsung mengerem mobil nya dengan tekanan penuh saat dia sadar Azlan Del Piero menghentikan mobilnya dengan cara yang begitu mendadak.
Bill Rowland langsung melepaskan sabuk pengaman nya saat dia melihat Azlan Del Piero tahu-tahu keluar dari dalam mobil nya.
Kali ini Azlan Del Piero bergerak cepat kebelakang dan dengan gerakan cepat pula dia langsung menghantam kasar tubuh Bill Rowland ke sisi kanan mobil laki-laki tersebut.
Brakkkkkk
Bisa Bill Rowland rasakan sensasi menyakitkan ketika punggung nya menabrak mobil miliknya sendiri dengan begitu keras.
Dia baru sadar laki-laki itu sudah sekuat itu sekarang.
"Apa kau sedang ingin bermain-main dengan ku?"
Tanya Azlan Del Piero dengan tatapan bola mata yang seakan-akan siap membunuh nya.
Bill Rowland langsung meraih kerah baju Azlan dan menarik kasar laki-laki tersebut.
"Kau yang sedang bermain-main dengan ku"
Laki-laki itu bicara sambil mengerem.
Seolah-olah dia aliran listrik dengan tegangan tinggi saling beradu, gardu induk nya akan segera meledak dan hancur jika tidak ada pendinginan nya.
"Tunangan?"
Azlan bertanya sambil memiringkan kepalanya, dia kemudian terkekeh bagaikan iblis yang begitu mengerikan.
Jika lawan nya bukan juga orang yang gila, dipastikan laki-laki manapun akan bergidik ngeri mendengar kekehan putra Del Piero tersebut.
"Kau fikir dia akan meneruskan pernikahan kalian?"
Tanya Azlan sambil menarik balik kerah baju Bill Rowland.
"Aku pastikan dia akan membatalkan pernikahan kalian tidak lebih dari 2 Minggu, berita besar akan pecah dan pernikahan itu akan berbalik menjadi milik kami"
Mendengar ucapan Azlan seketika membuat Bill Rowland berang, dia mencoba menyerang laki-laki tersebut tapi gagal.
__ADS_1
"Kau begitu PD sekarang"
Bill Rowland bicara dengan penuh kemarahan, dia berusaha melepas genggaman Azlan tapi sekuat apapun dia berusaha, semakin kuat Azlan mengencangkan genggaman nya.
Bisa dia rasakan leher nya mulai tercekik dengan sempurna.
"Kau fikir dia mencintai kamu? perasaan nya hanya sesaat karena kamu mempengaruhi otak nya dan menekan nya atas proyek yang kalian jalani, setelah semua nya selesai pada akhir nya dia akan kembali pada ku seperti semula"
Bill Rowland berusaha bicara dengan bersusah payah.
Mendengar kata cinta seketika Azlan menaikkan ujung alisnya.
"Cinta?"
Tanya nya sedikit Mengejek.
"Kau tidak pernah bertanya apa dia pernah mencintai kamu? cinta yang kamu persembahkan dan cinta yang dia sambut hanya berdasarkan satu kebohongan saja, seharusnya kau tanya bagaimana hati nya, sebab hati tidak pernah berbohong soal siapa sesungguhnya yang dia inginkan"
Jawab Azlan sambil menekan tiap kalimat nya.
"Ingin aku beritahukan sesuatu?"
Tiba-tiba laki-laki tersebut mencengkeram erat wajah Bill Rowland.
"sekuat apapun kau berusaha untuk mendapat kan nya, pada akhirnya dia tetap akan kembali kepada ku dengan sendirinya"
"Sebab sejak awal dia telah terikat dengan ku tanpa pernah di sadari oleh siapapun termasuk kamu"
Brakkkkkk
Sepersekian detik kemudian Azlan menghantam keras tubuh Bill Rowland ke belakang, dia membenahi kameja nya dengan cepat kemudian bergerak berbalik meninggalkan laki-laki tersebut.
Bill Rowland yang punggung nya kembali Menghantam mobil nya seketika menggenggam erat telapak tangan nya.
Bola mata penuh dengan api kemarahan terlihat menyala, dia mencari sosok Nadine tapi gadis itu sama sekali tidak muncul ke permukaan.
Kita lihat bagaimana gadis itu bisa lepas dari tangan ku.
__ADS_1
Geram laki-laki itu penuh kebencian.
Jika aku tidak memiliki nya, maka kau pun jangan pernah bermimpi memiliki nya.