Hasrat Sang Milyader Dingin

Hasrat Sang Milyader Dingin
Aku merindukan mu


__ADS_3

Melihat Nadine menangis terisak di dalam diam, seketika membuat Azlan tidak bisa berfikir dengan baik.


Dia tidak pernah membuat gadis manapun menangis selama ini, Karena itu saat seseorang berkata jatuh cinta kepada nya.


Azlan lebih suka menolak nya mentah-mentah, dia tidak mau melukai mereka karena memberi kan sebuah harapan palsu.


Tapi tidak dengan gadis dihadapannya itu, dia jatuh cinta, begitu lama, sangat lama sekali, di awal perjumpaan mereka di masa kanak-kanak hingga bertemu lagi di masa remaja setelah itu kini lagi-lagi mereka dipertemukan dengan cara yang unik setelah Azlan sedewasa ini.


"Jangan membuang air mata mu karena kebodohan ku"


Entahlah kalimat itu menurut Azlan Lebih tepatnya seperti kalimat dia menyalahkan dirinya sendiri Karena terlambat untuk datang dan Meraih tangan gadis tersebut.


Tapi menurut orang lain mungkin terdengar bodoh.


"Aku akan menikah"


Sebaris pernyataan itu perlahan dilontarkan oleh Nadine.


Suara lembut dengan penuh getaran tersebut nyaris tidak terdengar.


Boleh kah dia menjawab?!.


Yah aku sudah tahu.


Karena itu aku kembali, menemui kamu dan Tengah merencanakan sesuatu untuk memutar semua keadaan agar tidak ada sejarah nama Bill Rowland dalam kehidupan seorang Nadine Hillatop dan Azlan Del Piero.


Mungkin rencana yang keluar besok pagi akan banyak membuat kemarahan untuk semua orang, tapi Azlan Fikir ini akan menjadi cara paling ampuh untuk mengacaukan semua keadaan.


Dia yakin Rencana yang di susun nya bersama ahem akan berjalan sesuai rencana mereka.


Alih-alih menjawab, Azlan lebih memilih diam, dia menatap wajah gadis tersebut untuk beberapa waktu.


"Apa kamu tahu QS An-Najm ayat 45 dan QS An-Nur ayat 26?"


Tanya Azlan tiba-tiba.

__ADS_1


Nadine terlihat diam.


وَاَنَّهٗ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰى


Artinya:


“Dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan,(QS An-Najm:45)."


"Dan"


ٱلۡخَبِيثَٰتُ لِلۡخَبِيثِينَ وَٱلۡخَبِيثُونَ لِلۡخَبِيثَٰتِۖ وَٱلطَّيِّبَٰتُ لِلطَّيِّبِينَ وَٱلطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَٰتِۚ أُوْلَٰٓئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَۖ لَهُم مَّغۡفِرَةٞ وَرِزۡقٞ كَرِيمٞ ٱلۡخَبِيثَٰتُ لِلۡخَبِيثِينَ وَٱلۡخَبِيثُونَ لِلۡخَبِيثَٰتِۖ وَٱلطَّيِّبَٰتُ لِلطَّيِّبِينَ وَٱلطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَٰتِۚ أُوْلَٰٓئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَۖ لَهُم مَّغۡفِرَةٞ وَرِزۡقٞ كَرِيمٞ


Artinya:


“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula).


Dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).


Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga),” (QS An-Nur : 26).


Setelah berkata begitu Azlan membuang pandangannya, dia Secara perlahan menurunkan tubuhnya, mensejajarkan diri nya dengan Nadine kemudian dengan gerakan lembut laki-laki itu menyadarkan kepalanya di bahu Nadine.


"Kapan terakhir kali kita seperti ini?"


Tanya Azlan tiba-tiba.


Ingatan nya kembali ke masa SMA Nadine, dimana dia hampir menyelesaikan masa kuliahnya, bertandang ke SMA lama nya, terjebak dalam ruangan anggar bersama yang mulai dipenuhi dengan kobaran api dan hari itulah bagaimana dia mendapatkan luka mengerikan di lengan kirinya.


Siapa pelakunya?!.


Apakah dia harus mengatakan pada dunia siapa pelakunya?!.


Seorang wanita yang mengaku dia adalah ibu Bill Rowland datang kepada dirinya, manangis sambil berkata.


"Aku mohon cabut laporan nya"

__ADS_1


Nada memohon yang dilontarkan wanita itu membuat dia diam dan mencabut laporan nya.


Azlan tidak pernah suka membuat perempuan menangis apalagi jika itu seorang ibu.


Tapi kebaikan nya di balas pengkhianatan.


Demi menyelamatkan Nadine dia terluka parah, mereka dirawat di ruangan berbeda.


Nadine tidak tahu dia yang menyelamatkan gadis tersebut, tapi lucunya Bill Rowland berkata dia lah pahlawan nya di beberapa tahun berikutnya saat semua kasus telah meredam dan Nadine benar-benar tidak tahu siapa penolong nya.


Satu-satunya yang Nadine ingat hanya luka bakar di lengan kiri laki-laki penyelamat nya.


Dan sebuah petunjuk lainnya hanya jubah yang dihiasi ukiran indah black panther Afrika.


Dan satu-satunya Barisan kata yang Nadine ingat adalah...


"Black petunia, bangun dan sadarlah"


"Berjanjilah kamu tidak akan melepaskan tangan ku"


Fuhhh


Nadine menghembuskan pelan nafasnya, alih-alih menjawab pertanyaan Azlan soal kapan terakhir kali mereka seperti ini.


Dia lebih suka balik menyandarkan kepalanya di kepala laki-laki itu yang tenggelam kedalam bahunya.


"Aku merindukan mu, Kak"


Ucap nya pelan lantas memejamkan pelan bola matanya.


Kapan kali terakhir dia tidur dengan nyaman?!.


Entahlah mungkin bertahun-tahun yang laku, kali ini dia fikir dia bisa tidur dengan nyaman saat dia telah menemukan laki-laki itu.


Tanpa terasa buliran air mata jatuh dari kedua belah pelupuk matanya.

__ADS_1


Aku benar-benar merindukan mu.


__ADS_2