
anakku Senja,
ayah menulis surat ini karena ayah yakin sekarang kamu sudah dewasa. sudah saat nya tu apa yang terjadi antara ayah dan ibumu selama ini.
perjalanan cinta ayah dan ibumu memang berjalan tidak seperti yang di harap kan. Bahkan, diawali dengan ketidak baikan.
Semua salah ayah..
Ayah yang salah nak, karena telah merayu ibu mu untuk berzina, sampai akhirnya ibumu hamil.
Ayah menikahi ibumu karena keluarga besar tak mau di rundung malu. Dan, akhirnya kamu terlahir kedunia. kamu tak berdosa, nak. ayah dan ibu yang melakukan dosa.
Teganya ayah langsung menceraikan ibumu hanya satu bulan setelah kelahiran mu. teganya ayah karena setelah itu ayah meninggalkanmu berjuang bersama ibumu.
Ayah memang jahat, nak. saat itu ayah khilaf dan gelap mata. ayah terlalu banyak dosa.
senja, anakku, munkin sekarang kamu sangat membenci ayah. tapi, kamu jangan pernah membenci penciptamu ya, nak.
Nak, munkin kamu kehilangan ayah sejak kecil.
Tapi, kamu harus percaya, kamu tak kan pernah kehilangan Allah yang selalu mencintaimu.
Nak, ayah memang meninggalkan mu saat kamu kecil.Tapi, kamu harus yakin, Allah tak kan pernah meninggalkanmu.
__ADS_1
Kamu akan bisa berhasil hidup Tampa ayah, nak.
Tapi, kamu harus tahu, kamu tak kan pernah berhasil hidup Tampa Allah.
Nak, ayah minta maaf padamu, pada ibumu.
Ayah berdosa pada kalian berdua.
Kalau kamu tak mau memaafkan ayah tidak apa-apa.Tapi, setiap hari ayah selalu mendoakanmu.
selama ini, Ayah berusaha berubah menjadi lebih baik karena berharap doa-doa ayah untukmu di kabulkan.
Kamu tahu, nak, apa yang ayah takutkan tentangmu?
Soal rezeki untuk mu, ayah tak kehawatir. ayah yakin Allah sudah mencukupkan rezeki setiap manusia yang lahir kedunia.
karena zina adalah utang, ayah tidak mau dosa ini terjadi pada mu. utangbini di bayar olehmu dan kamu harus mengalami penderitaan yang di alami oleh ibumu, juga perempuan-perempuan yang ayah zinai dulu.
Setiap malam ayah menangis bertobat kepada allah. berdoa kepada Allah agar Allah melindungi mu dan ibumu, nak.
maafkan ayah, nak.
Ayah tak mau beralasan, ayah hanya mengharapkan maaf dari mu dan ibumu,nak.
__ADS_1
" ya Allah lembutkanlah hati anak ku ,cahayai hatinya dan peluklah dia dengan hidayah dari-mu."
Nak, Ayah selama ini tinggal dan belajar agama di kampung hijrah -muslim village di daerah ciwidey. sebuah tempat terasing yang penuh dengan kedamaian dan ketenangan.
Di tempat ini ayah menjemput hidayah bersama saudara-saudara sedang berjuang, dan ayah sangat berharap bisa meninggal dan di kuburkan di sini.
Nak, jika suatu saat kamu membaca surat ini Daan ayah telah tiada, ayah mohon nanti kamu sempatkan untuk datang dan berziarah kemakam ayah. lalu, temui Abah Iwan, guru ayah di sini.
Nak, tolong cintai dan jaga ibumu selalu. ayah pun selalu mendoakan ibu mu agar di Jagga oleh-nya, selalu mendapatkan kebaikan, hidayah, ridho,dan sebuah akhir kehidupan yang indak(husnulkhotimah).
Dan, pesan terakhir ayah, nak, jika kamu bertemu lelaki yang kamu cintai sungguh-sungguh, tolong sampaikan surat ini kepadanya agar dia mengerti Mamasa lalumu. Agar dia bisa mencintaimu sepenuh hati karna allah semata.
"Ya Allah jagalah selalu anakku dengan cinta-mu."
Ayah,
Riki Hidayat(Umar)
Tampa terasa, air mata senja meleleh ketika membaca surat tersebut. Dadanya yang sesak terasa lebih lega. segala pertanyaan dalam benaknya terjawab sudah. sebuah kekosongan besar dalam hatinya tiba-tiba terisi oleh rasa yang sulit dijelaskan Dengan kata.
benarkah ayahku lelaki yang Sholeh dan baik? ucap Senja dalam hati.
"kamu tahu senja, Ayahmu meninggal dalam keadaan bersujud ketika sholat shubuh. sebuah akhir yang indah, sebuah kematian yang di rindukan semua orang, Husnul khatimah," kata Mang Didin kepada senja.
__ADS_1
Senja tak kuasa menahan tangisnya. sambil menahan tangis dan napas terengah, dalam hati Senja tiba-tiba muncul satu pertaanyaan besar.
ya Allah benarkah enkau mencintaiku?