HIJRAH ITU CINTA

HIJRAH ITU CINTA
25.Arti sebuah penyesalan


__ADS_3

apakah kamu pernah tersiksa oleh rasa penyesalan? apa yang kamu lakukan ketika penyesalan itu membesar dan meneror seisi relung hatimu?


Penyesalan selalu terjadi diujung. penyesalan terjadi saat kita merasa salah mengambil keputusan dalam hidup. penyesalan terjadi karena hilangnya kesadaran saat mengambil keputusan. penyesalan terjadi karena kita menghilangkan peran dan petunjuk Tuhan saat melangkah.


Penyesalan kini sedang di rasakan oleh Fitri, atas kehamilan yang dia alami. kekasihnya sama sekali tak mau bertanggung jawab, bahkan menolak di ajak bertemu. masaalah ini membuatnya semakin tersiksa dalam kepedihan. dia takut. saat orang tuanya tahu nanti, apa yang harus di lakukan?


Penyesalan juga sedang di rasakan oleh satria. ada perasaan bersalah yang terus menghantuinya akhir-akhir ini. perasaan itu menggangu tidurnya, pikirannya, sampai-sampai dia tak tahan dengan kondisi yang terjadi.


"Aku sudah sholat dan berdoa, tetapi rasa bersalah itu terus muncul dan menerorku," kata Satria pada rangga. mereka berdua sedang berada di kamar satria. semenjak memutuskan berhijrah, Angga memang sering main ke rumah satri.


"Terus sholat dan berdoa. rasa penyesalan adalah indikator bahwa kita sedang berproses untuk berubah. sebuah tanda kalau kesadaran dalam hati mu mulai pulih," jawab Angga.


"Iya, Tapi aku terus gelisah."


"Setiap orang berhijrah pasti mengalami hal itu."


"Munkin dosa ku terlalu banyak."


"Jangan begitu. kamu ingat pesan ustadz Hanan, sebesar apa pun dosa mu, ampunan Allah jauh besar dari itu."


Satria terdiam, sulit rasanya mendeskripsikan beragam rasa yang dia alami saat ini. dan, Angga seperti mengerti yang di rasakan sahabatnya, memegang pundak satria, lalu berkata."Sesalmu di dunia ada gunanya, kawan. Tapi, sesal mu di akhirat? sama sekali tak berguna. nikmati semuanya, terus berusaha lewati prosesnya"


Angga tersenyum menguatkan satria. satria membalas senyuman Angga.


"Ayo, apa lagi sekarang? aku bakal temani kamu terus," kata Angga lagi.


Satria terdiam. ia menatap keluar jendela kamar dan menarik napas dalam-dalam.


"Aku pengen pergi ke kampung hijrah, yang pernah aku ceritakan sama kamu, Angga."


"Tempat hijrah ayah Senja, mantan kekasih mu itu?"


"Iya."


"Kamu tahu alamat lengkap kampung hijrah?"


"Tidak tahu."


"Tanya senja saja."


"Aku malu bertemu dia. bahkan, untuk kontak dia saat ini pun aku malu. beberapa pesan ku terakhir tidak di baca olehnya sama sekali."


"Hmmm. kampung hijrah, Ciwidey ......" Angga terlihat berpikir.


"Iya, rencana ku kita cari aja kesana.aku nyari di google juga gak ketemu," kata Satria.


"Sepertinya aku tahu harus minta tolong ke sapa?"


"Siapa?"


"Deden melenoy, mantan anak punk yang sudah tobat. dulu dia pecandu miras, tetapi sekarang sudah enggak. dia orang ciwidey. pasti tau."


"Wah, mantan anak punk, ya? serem atuh," kata satria.

__ADS_1


"Hehe, kalau ketemu kamu bakal kaget."


Sementara itu, di kamarnya, Fitri masih menyesali semuanya. perasaan bersalah, bingung, sedih, kecewa,dan marah datang silir berganti setiap detiknya. janin dalam perutnya terus tumbuh setiap hari, dan dia masih gak mengerti apa yang harus dia lakukan selanjutnya.


Ruang kamarnya yang megah telah berubah menjadi penjara kosong, menyeramkan, menambah kehampaan dirinya. dia tak mau bersosialisasi, bahkan balas pergi kuliah.


Penyesalan adalah pintu pertobatan. tetapi tak berarti jika tidak di sertai hati terbuka dan kesadaran untuk berubah. penyesalan Satria sedang mengantarnya pada pintu pertobatan, penyesalan Fitri hanya berhenti pada dirinya sendiri.


26. Geng hijrah jemput hijrah


Tuhan menghadirkan seseorang dalam hidup kita selalu dengan maksud dan tujuan. ketika kita membuka hati akan setiap rencananya maka bersiaplah langkah kita akan senantiasa di bimbing oleh nya. ketila kita dengan rendah hati meminta petunjuk kepadanya maka bersiaplah cahaya itu datang dan menyentuh relung hati kita yang terdalam. mengubah gelapnya hati kita menjadi pelita yang bersinar terang.


Itulah yang di rasakan pemuda yang bernama Deden Hermansyah, yang sering di panggil dengan panggilan deden melenoy. dulu dia adalah ank punk dengan rambut mohawk dan tato di beberapa bagian tubuh. kemana -mana dia memakai baju berpaku, celana jins ketat yang sudah usang, dan sepatu bot berwarna gelap. kerjaannya nongkrong di jalan bareng dengan teman-temannya, hadir di acara musik, sesekali mengamen.j ika sudah larut malam, bersama teman-temannya dia habis kan waktu menenggak minuman keras.


Akan tetapi, tiba-tiba perubahan terjadi pada dirinya. dan, perubahan ini menyebabkan dia di jauhi oleh komunitasnya. di anggap sok suci, bahkan ada yang terang-terangan memusuhi.


Di kamar indekosnya di daerah taman sari, dia kembali menonton Vidio ceramah seorang ustadz yang menjadi panutannya selama ini; ustaZ Adi hidayat. pikiran nya menerawang pada peristiwa beberapa bulan yang lalu ketika dia melihat sahabatnya sendiri meninggal di hadapannya karena overdosis miras. setelah peristiwa itu, dia berpikir apakah dia juga akan meninggal dalam kondisi seperti itu? hatinya menjawab tak mau. lalu, dia berpikir apakah dia bisa berubah dan mendapatkan hidayah? pertanyaan itu membuatnya mencari kata kunci hidayah melalui google. ajaibnya sebuah Vidio bejudul" rumus Hidayah "berhasil dia temukan. vidio cerah itu di sampaikan dengan sangat menyentuh oleh ustadz Adi Hidayat.


"Rumus hidayah, Allah berikan kepada semua kalangan manusia Tampa batas. kurang tepat kalau ada yang mengatakan dia tidak dapat hidayah, tidak! teman-teman sekalian, sepanjang anda masih hidup, ada peluang Allah memberikan hidayah untuk kembali jadi orang baik. firaun mengaku tuhan, hobi bunuh orang, jahat luar biasa. dikirimkan langsung dua nabi supaya kembali jadi baik. anda bisa bayang kan, selevel Firaun, mengaku tuhan, hobi bunuh orang, masih di beri petunjuk oleh Allah SWT. silahkan cek, tidak di antara Anda yang hobinya seperti firaun. jadi, kalau Firaun di minta oleh Allah hijrah, diminta Allah kembali, di luruskan oleh Allah sebelum dia wafat, Masya Allah, anda yang tak pernah bunuh orang, anda yang tak pernah mengaku tuhan, anda yang tak pernah maksiat seperti Firaun, masa anda tak punya kesempatan untuk kembali kepada Allah SWT.? Firaun saja di beri petunjuk, masa anda yang bukaan Firaun tidak di beri petunjuk?"


Setelah menonton Vidio itu, dia langsung menangis. tangisan penyesalan yang di rasakan saat itu langsung di ikuti langkah nyata. beberapa hari kemudian, dia paksakan diri nya hadir di kajian ilmu ustaz Hanan attaqi di masjid trans studio bandung. desas-desua tentang pengajian para pemuda hijrah ini memang sudah sampai kesemua komunitas di kota bandung. di sana, dia merasa menemukan banyak saudara seperjuangan yang sedang berhijrah.dia merasa tak sendiri. sejak saat itu dia azzamkan untuk berhijrah dan memperbaiki kehidupan.


Saat menghadiri kajian itu pula dia mendapatkan teman-teman baru. salah satunya Angga. dengan angga. dia merasa mendapatkan kesamaan cerita. Angga juga mendapatkan inspirasi hijrah saat kakak nya meninggal karena overdosis narkoba. hubungan keduanya semakin dekat ketika pada suatu waktu, Deden harus datang ke kajian dengan berjalan kaki karena tidak mempunyai uang. dia berjalan kaki dari daerah taman sari ke masjid strans studio Bandung sepanjang kurang lebih 10 km. bagi Deden, perjalanan jauh itu sudah biasa, anak punk emang terbiasa konvoi jalan kaki. namun, ketika pulang kajian, Angga kasian melihat Deden harus berjalan kaki. maka, dengan baik hati dia mengantar kan Deden pulang keindikos. persahabatan adalah tetang tolong-menolong dala kebaikan dan ketaatan. hari ini Angga ingin minta tolong kepada Deden melenoy, sahabat baik yang di kenalnya saat mengikuti kajian, bersama sahabat terbaiknya, Satria. mereka berdua sudah berdiri di depan indikos Deden di taman sari.


"Assalamu'alaikum," kata Angga sambil mengetuk pintu indikos.


Tak lama kemudian terdengar balasan salam dan pintu pun di buka


"Iya, Demoy, ini urang ada perlu. penting banget urusan ," kata Angga menyebut panggilan demoy yang berarti Deden melenoy.


"Urusan naon Tah?" kata demoy.


"Urusan dunia akhirat," balas Angga.


"Asyiiiik, lamun akhirat mah, ngiluan lah.......asal jangan politik saja, it's suck lah. eh, eta saja?" Demoy melirik ke belakang kepada satria yang tersenyum tipis.


"Babaturan urang, temen, namany satria,Tah kenalkeun," jawab Angga.


Deden dan satria bersalaman" perkenalkan saya satria," kata satria.


"Deden melenoy, panggilan Demoy, manusia seutuhnya, keturuna nabi Adam, anti kemapanan Dan korupsi." Demoy memperkenalkan diri. Satria tersenyum mendengar perkenalkan Deden.


Angga dan satria lalu di persilahkan masuk kamar indikos Demoy yang sempit. mereka duduk dan melanjutkan pembicaraan,


"Sok Caritakeun, apa urusan dunia akhirat yang di maksud?" tanya Demoy.


"Gini, Moh, Satria ini teman dekat saya, lagi proses hijrah_"


"Sama atuh.....," potong demoy.


"Iya, Sama, kita semua sama di sini."


"Jadi?"

__ADS_1


"Bentar, jangan dipotong dulu omongan saya Demoy......," kata Angga.


"Oh, iya atuh, sok diregepkeun....," kata Demoy serius


"Satria setelah hijrah selalu gelisah. dulu dia sering gonta-ganti cewek."


"Astagfirullah'adzim.....," Demoy tiba-tiba menyela lagi. Angga sedikit melotot.


"Mangga lajeungkeu ........silahkan lanjutkan," kata Demoy sambil cengar-cengir.


"Jadi, Satria itu pengin pelajar agama di kampung hijrah, semacam muslim village gitulah. katanya adanya di ciwidey. Tapi, kita enggak tau itu daerah mana tempatnya."


"Oh, ngarti sekarang ......"


"Kamu, kan, orang Ciwidey, moy. bantuinlah. nyari lokasi wta.vgimana?"


Demoy terlihat berpikir, tanggannya mengusap kepala yang botak.


"Sebentar atuh saya ke toilet dulu......"


Angga dan satria memperhatikan Demoy yang pergi ke toilet di luar kamar indikos. lalu, dia kembali menemui mereka dalam keadaan wajah basah. sesaat kemudian, dia menghamparkan sajadah Angga dan Satria kebingungan .


"Demoy, kamu mau gapain?"


"Sholat"


"Kan, belum waktunya ashar....."


"Ini saya mau sholat istikharah, brayyyy,tungguin, ya."


Angga dan satria saling menatap keheranan. Demoy langsung sholat dua rakaat.setelaah sholat, mulutnya komat-kamit berdoa. setelah itu dia langsung menghadap lagi kepada Angga dan satria.


"Saya sudah minta petunjuk kepada Allah, brayy, biyar hati mantap."


"Jadi,k kumaha?" kata Angga.


"Laksanakan, hayu, kita cari itu kampung hijrah," jawab Demoy.


"Alhamdulillah......" Kata Satria


"Berangkat kapan?" tanya demoy.


"Kalau bisa secepatnya. besok pagi kita berangkat, gimana?" kata Satria sambil menatap Angga yang langsung mengangguk.


"Oke, brayy, karena itu urusan dunia akhirat, sepaklah, lebih cepat lebih baik," jawab demoy.


"Wah, Nunun pisan, Demoy,'" kata Angga.


"Toss heula Ateuh......," kata Demoy sambil mengangkat tanggan kananya.


Mereka bertiga kemudian mengobrol seru, saling menceritakan masa lalu dan pengalaman hijrah ya satu sam lain. keakrapan sangat cepat terjalin. kesamaan dalam rasa, kesamaan dalam tujuan, setelah mempersatukan hati mereka.


Keesokan harinya, mereka bertekad untuk berangkat ke kampung hijrah, sebuah tempat yang akan memberi ilmu dan pengalaman tak terlupakan sepanjang hidup mereka.

__ADS_1


__ADS_2