IRA (Berawal Dari Taruhan)REVISI

IRA (Berawal Dari Taruhan)REVISI
SEASON 2 (Penyiksaan.)


__ADS_3

...🥀IBDT🥀...


"Saya terima nikahnya Cinta Maudylla binti Amdan Madradana dengan maskawin tersebut dibayar tunai!" Ucap Azyan dengan lantang.


"Bagaimana para saksi sah??"


"SAH!!!"


"Alhamdulilahirobilalamin, sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri." Ucap sang penghulu. Cinta dengan linangan air mata menjabat tangan Azyan kemudian mencium punggung tangannya. Dan saat itu Azyan membisikan sesuatu yang membuat Cinta merinding.


"Welcome my wife, jangan lupakan tugasmu nanti malam." Bisik Azyan. Seketika Cinta melepaskan tangannya dan duduk sedikit menjauhi Azyan.


"Apa apaan ini??!" Ucap Ratih begitu datang membuat Ira dan lainnya terkejut.


"Azy menikah ma." Jawab Ira. Melihat reaksi Ratih, Azyan pun mendekatinya.


"Oma... Mommy—" Rengek Azyan.


"Aaaaaa!!! Apakah ini istri cucuku, dengar manis... Kau harus berusaha keras nanti malam untuk membuat cicit ok?? Oh astaga, pinggang ku." Ucap Ratih sembari memegangi pinggangnya.


"Oma nggak apa apa??" Tanya Axello.


"Tidak apa, oma sehat... Jadi menantu kesayanganku, berikan Oma banyak cicit ok?? Ayo jawab." Ucap Ratih dengan puppy eyesnya.


"Dulu mama meminta cucu sekarang cicit... Mama memang berbeda." Ucap Ace sembari menatap Ratih yang tampak berbinar menatap Cinta.


"Ya dulu saat awal kita menikah juga memintaku hal itu... Tidak seperti orang kaya pada umumnya mama sangat berbeda." Jawab Ira.


"Iya oma." Ucap Cinta.


"Apa ulangi sekali lagi??"


"Iyaa oma." Ucap Cinta. Yang mana mendapatkan pelukan hangat dari Ratih. Dan saat Cinta menatap Azyan yang tampak tersenyum miring tentu membuat Cinta merinding.


"Cinta ayo ke kamar, kau harus mengganti pakaianmu kan??" Ajak Arasyah.


"Miera ikut kak." Ucap Miera. Sebelum Arasyah pergi, Azyan tampak berbisik padanya.


"Ajak dia ke kamar ku kak, aku akan menyusul." Ucap Azyan berbisik.


"Mau kau apakan dia??" Tanya Arasyah.


"Terserah Azy dong kak, kan dia bininya Azy." Jawab Azyan. Tak mau ribut, Arasyah pun menurutinya.


"Miera ambilin baju tidur yang ada dimejanya kakak dong." Ucap Arasyah.


"Oke kak." Jawab Miera kemudian pergi.


...Cklekkk!...


"Nah mulai sekarang kamar ini menjadi kamarmu dan Azy." Ucap Arasyah sembari mendudukan Cinta ditepi ranjang. Dilihatnya kamar dengan design elegant itu membuat Cinta takjub.

__ADS_1


"Ini kak bajunya." Ucap Miera.


"Karena belum ada baju buatmu, jadi malam ini pake baju ku dulu ya... Besok kita belanja baju bersama." Ucap Arasyah dan direspon anggukan oleh Cinta.


"Ayo kamu mandi, setelah itu kita ikut ngumpul bareng... Aku tungguin." Ucap Arasyah.


"Oke kak, bentar ya." Jawab Cinta kemudian pergi ke kamar mandi. Dan saat itu, Azyan tiba tiba masuk dan menarik sang kakak juga adik sepupunya.


"Ish bang Azy apaan sih?!" Kesal Miera.


"Kalian tunggu di luar aja... Azy ada perlu, ok?? Bay!"


...Bamm!!...


Perasaanku gak enak, semoga Cinta gak disiksa sama Azy. Batin Arasyah. Arasyah dan Miera pun pergi berkumpul dengan lainnya.


"Kalian jangan ganggu mereka, biarin mereka bikinin Oma cicit." Ucap Ratih sembari mendudukan Miera dan Arasyah.


"Oma, mah... Dalza pamit ke vila dulu." Ucap Dalza.


"Loh sayang, kamu nggak disini??" Tanya Inara.


"Ada urusan dikit ma, ntar malam Dalza pulang kok." Jawab Dalza.


"Urusan apa hayoo... Abang punya doi ya?? (Dalza menatap Arasyah dingin) Eh iya maap bang bercanda." Ucap Arasyah. Dalza pun pergi setelah meminta izin pada orang tuanya.


(Thomas.)💬


Thomas: Tuan, Anna sudah di adopsi oleh seseorang


_Read_


Anna diadopsi?? Aku harus tau dimana Anna. Batin Dalza kemudian buru buru pergi.


Beralih pada Cinta. Dia baru keluar dari kamar mandi dan terkejut melihat Azyan duduk bersandar diatas ranjang sembari bermain ponsel. Cinta pun menundukan pandangannya dan berjalan menuju ke arah pintu. Namun belum sampai ke handle pintu tiba tiba....


"Mau pergi kemana lo ha?!!" Ucap Azyan sembari memeluk pinggang Cinta dari belakang.


"Cinta mau pergi... Tolong!!! Tolong!!!" Ucap Cinta ketakutan.


"Teriak aja lo sampe suara lo ilang juga kagak bakalan kedengeran... Layani gua Cinta!" Bisik Azyan membuat Cinta merinding. Cinta terus memberontak namun tenaga Azyan lebih kuat. Azyan mengikat kedua tangan Cinta di kepala ranjang dengan dasinya dan mengambil dasi satunya lagi untuk mengikat kakinya.


"Hiks!!! Hiks!!!! Cinta gak mau... Lepasin!!!" Rintih Cinta namun Azyan tak meresponnya. Dia melempar kemejanya sehingga bertel*njang dada dan mulai mencium bibir Cinta.


...Skrettt!!!...


Baju tidur Cinta dirobek oleh Azyan dengan kasarnya. Azyan melepaskan ikatan ditangan Cinta dan mencengkram kedua tangan Cinta dengan tangan kirinya.


"Hiks!!! Hiks!!! Sakit." Rintih Cinta.


"Diem Cinta!!" Ucap Azyan dengan suara berat.

__ADS_1


"Berhenti kak, sakit!!! Argghhhh!!!!" Rintih Cinta lagi.


"Ini enak Cinta... Gak usah nangis." Ucap Azyan dengan nada berat serta mempercepat ritme tanpa memperdulikan Cinta yang menangis kesakitan bahkan berteriak.


Siapa pun, tolong Cinta... Dia bukan manusia... Dia bukan suami Cinta... Dia binatang yang memangsaku, dia tidak memiliki perasaan... Dia iblis!!! Batin Cinta dengan air mata menetes. Semakin dia memberontak maka semakin sakit pula penderitaan yang dia alami.


Malam harinya sekitar pukul 12 malam. Penyiksaan yang Cinta alami akhirnya berakhir. Setelah lebih dari 8 jam diserang oleh Azyan akhirnya dia bebas. Dilihatnya Azyan terlelap dengan memeluk tubuhnya dari belakang sedangkan dengan posisi Cinta membelakanginya. Cinta terus menangis bahkan matanya terasa kering karena terlalu sering menangis.


Ibu... Cinta kangen... Cinta pengen ketemu sama ibu... Tubuh Cinta sakit semua. Batin Cinta dengan isakan tangisannya. Karena suara tangisannya itu membuat Azyan terganggu dan mengeratkan pelukannya.


"Berhenti menangis atau masih kurang pelayananku??" Ucap Azyan sembari mencium punggung Cinta.


Cinta hendak menjauh namun Azyan membalikan tubuh Cinta berhadapan dengannya. Dan tanpa basa basi Azyan langsung mencium bibir Cinta dengan rakus.


"Diam dan tidur! Jangan membuat kesabaranku habis dan kembali melakukan hal tadi sampai pagi." Ucap Azyan. Cinta menatap Azyan dalam.


"Cinta benci kakak!!" Bentak Cinta.


...Grepp!!...


"Berani lo bilang gitu hah?!!! Oke, lo yang pancing gua jadi jangan salah in gua bikin lo gak bisa jalan selama 1 minggu!!!" Ucap Azyan kemudian kembali menyatukan tubuh mereka.


Cinta benci kakak. Batin Cinta sembari meneteskan air matanya.


...🥀🥀🥀...


...Bonus Visual! Silahkan dipilih cogannya jangan lupa ketik di komen ya biar adek tau siapa bias kalian, HARUS!! wkwkwk 😂😂...



...(Axellova Federico Syahreza👆🏻.)...



...(Arasyah Evelina Syahreza👆🏻.)...



...(Azyandra Axelle Syahreza👆🏻.)...



...(Dalzavana Lanzo Syahreza👆🏻.)...



...(Elvano Brayen Sacello👆🏻.)...



...(Cinta Maudylla👆🏻.)...

__ADS_1



...(Marionville Syahreza👆🏻.)...


__ADS_2