IRA (Berawal Dari Taruhan)REVISI

IRA (Berawal Dari Taruhan)REVISI
SEASON 2 (End.)


__ADS_3

...🥀IBDT🥀...


Axello menggegam tangan istrinya kuat berharap bisa menyalurkan tenaganya untuk sang istri. Wajahnya memerah, benar benar memerah karena menahan tangisan dan air mata begitu melihat Layla yang berteriak kesakitan.


"Hiks!!!! Hiks!!!! Sakit mas..." Rintih Layla.


"Mas tau... Tenang ada mas disini." Ucap Axello seraya menghusap kening Layla yang berkecucuran keringat. Tak lupa Axello mencium kening istrinya itu.


"Mas, Layla baik baik aja kan??" Ucap Ira khawatir. Ace mengecup singkat kening Ira dan kembali memeluknya.


"Pasti akan baik baik saja... Termasuk cucu kita." Jawab Ace. Semuanya tampak panik dan khawatir. Bahkan Ira sempat tak minum karena menunggu menanti dan juga calon cucunya.


...Cklekkk!!...


"Zahwa, Raya gimana—"


"Sssstttt... Semuanya selamat Ira, dan cucumu sedang terlelap." Ucap Zahwa lembut membuat lainnya bernapas lega.


Zahwa pun melebarkan pintunya dan terlihat Axello yang menggendong malaikat kecil itu sedangkan Layla tampak duduk bersandar dengan keadaan lemas.


"Sayang... Ini cucu mommy??" Tanya Ira seraya menghusap kening cucunya.


Dan percaya atau tidak, postur wajahnya sangat mirip dengan Axello saat masih bayi. Axello tak sempat menjawab lantaran dia menangis haru dengan kehadiran putra pertamanya.


Yeee, itu sih sama aja duplikatnya bang Axe... Mirip banget dah. Batin Azyan, Mario dan Rangga.


"Udah diadzanin bang??" Tanya Arasyah. Axello menganggukan kepalanya singkat dan duduk disamping Layla. Mencium kening dan pipi Layla.


"Terima kasih... Terima kasih sayang." Ucap Axello sembari meneteskan air matanya.


Layla tersenyum meskipun dia sangat lemah dan seluruh tubuhnya terasa sakit. Dia menghusap wajah tampan putra pertamanya.

__ADS_1


"Liat mas.... Dia sangat mirip denganmu." Ucap Layla dengan suara lemah.


"Iya aku tau itu karena doamu kan??" Jawab Axello membuat Layla tersenyum.


"Hey!!! Apa apaan ini??! Axe berhenti menangis dan beri nama untuk cicit oma!!" Ucap Ratih.


"Sabar oma... Sabar." Ucap Azyan seraya menghusap punggung Ratih.


"Bagaimana bisa aku bersabar?? 9 bulan menunggu cicitku dan begitu lahir malah ditangisi! Huh!" Ucap Ratih membuat lainnya tertawa kecil.


"Jadi bang, siapa nama pangeran kecil ini??" Tanya Arasyah seraya menghusap wajah keponakannya. Axello menatap Layla dan tampak Layla menganggukan kepalanya.


"Welcome... Arjuna Federico Syahreza." Bisik Axello pada putra sulungnya.


"Arjuna!!! Aaaaa, cicit oma yang paling ganteng... Sini Axe, oma mau gendong." Ucap Ratih membuat Axello menggelengkan kepalanya pelan.


Di hari valentine... Tepatnya hari kasih sayang... Banyak kejadian disini... Bang Aza memutuskan hubungan dengan keluarga Syahreza dan sekarang kelahiran Arjuna... Aku berharap, bang Aza bisa kembali ikut berkumpul kesini. Batin Mario.


"Mas kenapa??" Tanya Melati seraya menatap suaminya. Mario menggelengkan kepala pelan dan menarik pinggang istrinya.


Dan Mario menyukai Melati yang tengah malu malu itu. Tanpa mereka sadari, Jack tersenyum melihat kebahagiaan putrinya itu. Meskipun dia tidak pernah sedekat itu dengan istrinya, tetapi melihat kebahagiaan Melati membuat Jack melupakan semuanya.


"Mel, abi pulang dulu ya." Ucap Jack.


"Loh, abi nggak nginep disini aja??" Tanya Mario.


"Nggak, kasihan umi kamu sendirian di rumah... Abi pamit ya Mel, ditunggu kabar cucu abi." Ucap Jack. Dia pun pergi setelah berpamitan dengan lainnya.


Abi selalu gitu... Mentingin umi padahal umi nggak pernah sekali pun nganggep abi... Melati bangga lahir jadi anaknya abi. Batin Melati sembari menatap Jack yang perlahan pergi.


"Abi!" Panggil Melati membuat Jack menoleh.

__ADS_1


"Abi bakalan tetep cinta ke umi kan??" Ucap Melati membuat Jack tersenyum. Dia pun menghusap puncak kepala Jack.


"Apa pernah abi gak cinta sama umi Mel?? Jangan khawatir, hmm... Mario jagain ini istri kamu, gimana abi mau pulang kalo digandeng terus." Ucap Jack sembari tertawa kecil. Mario pun menghampiri Melati dan membiarkan Jack masuk kedalam mobilnya.


"Udah dong sayang... Jangan cemberut gitu, ntar cantiknya ilang gimana??" Goda Mario. Melati hanya mendengus kesal dan mendapatkan cubitan kecil di pipinya.


"Mas ih!" Kesal Melati membuat Mario tertawa lepas.


Mas tau gimana perasaan kamu Mel... Itu sebabnya mas berusaha bikin kamu selalu bahagia dengan cara seperti ini. Batin Mario.


"Sayang." Panggil Azyan.


"Iya mas?"


"Pengin deh dedeknya cepet lahir, biar kita bisa kayak dulu lagi... Dulu sehari 8 jam lebih sekarang cuman 1 jam... Aku gak kuat sayang." Keluh Azyan membuat Cinta merona. Dia pun menatap sang suami yang tiduran di pangkuannya.


"Maaf, Cinta cuman—"


"Iya mas tau... Dedek dengerin daddy yah, daddy bakalan kasih dedek banyak mainan kalo nanti gak gangguin daddy sama mommy... Ok sayang??" Ucap Azyan sembari mencium perut buncit Cinta. Yang mana membuat Cinta tersenyum dengan sikap sang suami.


"Ciee... Senyum senyum, kamu pasti senyumin kegantengan aku kan sayang?? Hayo ngaku." Ucap Azyan membuat Cinta salah tingkah. Azyan bangkit dari posisinya dan menatap sang istri.


"Nggak ngaku aku cium, ngaku... Tetep aku cium juga sih." Ucap Azyan tanpa basa basi mencium istrinya. Tentu Cinta membalasnya mengingat masa kehamilannya membuatnya bertambah sangat agresif.


...🌹🌹🌹...



...(Welcome Arjuna😘💐💐)...


...Info penting banget nih guys!!!!!...

__ADS_1


...Ntar si Dalza bakalan gans banget loh, apalagi pas dia ketemu sama calon little wife behhh!!! Penasaran kan??? Makanya jangan berhenti vote, like, and komennya dong😍😍...


NB: Adek lagi PTS jadi updatenya kurang menentu😭✋🏻 Next part, khusus bahas Dalza and Adel jadi jangan di hapus dari favorite yeee🤗😍


__ADS_2