IRA (Berawal Dari Taruhan)REVISI

IRA (Berawal Dari Taruhan)REVISI
SEASON 2 (3 Bulan Kemudian.)


__ADS_3

...🥀IBDT🥀...


Mendengar Azyan memanggil nama Anna, Dalza menoleh.


"Kenapa??" Tanya Dalza.


"Anna gadis cilik bukan??" Ucap Azyan.


"Iya... Dia gadis yang abang ceritain." Jawab Dalza.


"Dia tinggal didepan vila Azy bang, depan persis." Ucap Azyan membuat senyuman di wajah Dalza terbit.


"Kau dengar itu Thom?? Jemput dia—"


"Tapi semalam dia sudah pamit... Dia bilang pergi ke tempat ayah angkatnya dan tidak memberitau dimana." Ucap Azyan membuat senyuman Dalza memudar.


"Dia pergi?" Tanya Dalza. Azyan menganggukan kepalanya pelan.


"Tapi abang tenang aja, Azy bakalan bantuin abang nyari Anna." Jawab Azyan menghibur. Dalza hanya menganggukan kepalanya pelan sebagai respon.


Anna... Batin Dalza.


Sedangkan dengan Axello. Dia tengah duduk sembari menunggu kabar mengenai Layla dan ditemani Mario yang fokus pada gamenya.


Dimana kamu Layla. Batin Axello sembari menundukan pandangannya menatap tangannya. Tangan yang setiap hari menyiksa dan menyakiti Layla.


"Assalamualaikum." Ucap seorang pria yang sebaya dengan ayah Axello.


"Walaikumsalam, om jack." Ucap Axello.


Sedangkan Syila dan seorang gadis yang sebaya dengan Mario duduk disofa yang berhadapan dengan Mario yang bermain game.


"Bagaimana keadaanmu??" Tanya Jack.


"Seperti yang om lihat, om sama tante kenapa kesini?? Mommy—"


"Om udah izin ke mommy kamu... Toh, mommy kamu keliatan nggak tenang." Ucap Jack.


Axello hanya menghela napas panjang. Ini kali pertamanya membuat sang ibu kecewa sekaligus marah besar padanya.


"Itu anak om??" Tanya Axello sembari menatap gadis di sebelah Syila.

__ADS_1


"Iya... Anak satu satunya." Jawab Jack sembari tersenyum.


"Oh iya, ini titipan dari mommy kamu... Katanya kamu harus memakannya sampai habis." Ucap Jack sembari menaruh kotak bekal yang sedari tadi dia pegang.


"Kenapa mommy gak bisa lupain sarapan buat aku?? Padahal dia lagi marah." Ucap Axello.


"Semarah apapun mommy kamu, dia tetep seorang ibu Axe... Dan perlu kamu tau, mommy kamu juga ikut membantu mencari keberadaan istrimu." Ucap Jack membuat Axello terkejut.


"Om tau darimana soal itu??" Tanya Axello.


"Daddy kamu lah, om kan pawangnya dia." Jawab Jack membuat keduanya tertawa kecil.


"Eh, lo Melati kan??" Tanya Mario sembari menaruh ponselnya.


"Kak Mario?" Ucap Melati yang tak lain anak satu satunya Jack dan Syila.


"Iya salken." Ucap Mario sembari mengulurkan tangannya. Namun, Melati mengetupkan kedua tangannya (🙏🏻) membuat Mario membeku.


Sial! Malu gua. Batin Mario sembari menarik tangannya.


"Ah... Ma.. maaf." Ucap Mario membuat Melati tersenyum sembari menundukan pandangannya.


Sepertinya Melati suka pada Mario. Batin Jack sembari tersenyum menatap putri semata wayangnya.


"Haha, sudahlah... Kamu sarapan dulu, om harus berangkat bekerja... Tidak apa apa kan??" Ucap Jack.


"Iya om... Makasih motivasinya." Jawab Axello. Jack hanya menganggukan kepalanya pelan kemudian mengajak istri juga putrinya pergi.


"Dah Melati." Ucap Mario sembari melambaikan tangannya.


"Kamu kenal dia Mario??" Tanya Axello.


"Dia adik kelas aku bang." Jawab Mario kemudian kembali bermain game. Axello hanya menggelengkan kepalanya pelan melihat sikap adik sepupunya itu.


"Mel." Panggil Jack membuat Melati menoleh.


"Iya abi?"


"Kamu suka Mario??" Tanya Jack to the point. Dan Jack melihat reaksi wajah Melati yang berbeda. Yang mana membuat Jack tersenyum kemudian menghusap puncak kepala Melati.


"Abi dukung kamu nak, jangan takut... Jangan sampai kamu menderita karena menikahi orang yang tidak mencintaimu." Ucap Jack dan tanpa sadar kata kata itu menyinggung Syila yang sampai saat ini tidak mencintai Jack.

__ADS_1


"Dia benar Mel, jangan sampai kamu menderita karena menikahi orang yang tidak kamu cintai." Ucap Syila membuat Jack tersenyum nanar. Syila tidak pernah mau bicara padanya tetapi sekali bicara hanya membuat perasaan Jack hancur.


...•3 bulan kemudian...


Banyak yang terjadi 3 bulan ini. Dalza yang sudah dinyatakan sembuh langsung kembali menyibukan dirinya dengan pekerjaan sembari memerintahkan bodyguardnya mencari keberadaan Anna.


Untuk Arasyah mereka sudah resmi bertunangan dengan Elvano dan akan meresmikan hubungan mereka pekan depan. Dan untuk Axello, dia disudutkan oleh Ira juga lainnya. Toh itu kesalahan Axello dan Axello sendiri tidak mempersalahkannya karena dia tau jika dia salah.


Sedangkan Azyan sendiri tengah menunggu Cinta yang sedang mengecek apakah dia benar benar hamil atau tidak. Cinta menarik napasnya saat hendak masuk kedalam kamar mandi. Ada harapan dihati kecil Cinta karena dia tidak ingin mengecewakan Azyan yang sangat mengharapkan seorang anak.


Garis 1.


Garis 2.


Positive...


Cinta tersenyum lebar kemudian keluar dari kamar mandi dan menatap suaminya yang terlihat sangat berharap.


"Gimana??" Tanya Azyan.


Cinta menundukan pandangannya kemudian memberikan testpacknya. Dan begitu melihat hasilnya, Azyan menggendong Cinta kemudian berkali kali menciumi pipi kening dan bibirnya.


"Akhirnya!! Usahaku tidak sia sia." Ucap Azyan.


"Kak turunin Cinta." Ucap Cinta.


Azyan pun menurunkan sang istri dan mendudukannya dipangkuannya. Tangan kanannya menyentuh perut rata Cinta. Azyan tak bisa membayangkan saat dia menggendong seorang bayi yang imut.


"Aku mencintaimu Cinta." Ucap Azyan tanpa sadar.


Hening.


Cinta terdiam begitu juga Azyan yang masih belum menyadari ucapannya. Hingga saat dia sadar, dia melepaskan pelukannya.


"Gak usah GR... Maksud aku cinta ke anak ini, bukan kamu." Ucap Azyan menghilangkan rasa gugupnya.


Yang mana membuat Cinta menundukan pandangannya. Padahal dia berharap kata kata itu benar tulus dari hati Azyan.


"Udah semua kan barang barangnya?? Kita pulang ke vila mommy dan kasih tau kabar ini." Ucap Azyan. Cinta hanya menganggukan kepalanya pelan sebagai respon.


Sedangkan dengan Axello, dia menikmati kesendiriannya di perusahaan besar miliknya. Selama 3 bulan dia dijauhi oleh Ira, Arasyah dan lainnya. Hanya Elvano dan Mario yang mau berkomunikasi dengannya.

__ADS_1


Sudah 3 bulan aku mencarimu, kamu dimana Layla?? Batin Axello.


...🥀🥀🥀...


__ADS_2