Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
SURAT KONTRAK


__ADS_3

🍁🍁🍁


Anggun, hanya bisa menarik nafas panjang setelah membaca poin-poin yang menurut nya tidak masuk akal, "Oke saya setuju!" selanya.


"Lalu apa permohonan mu?' silahkan ajukan dua poin mumpung aku lagi berbaik hati"


ucap Rafa menyombongkan diri. "Baiklah Tuan saya akan meminta dua hal_" menjeda ucapannya sedang Rafa berfikir kalo Anggun akan meminta sebagian besar hartanya dan meminta Rafa menjadikannya istri syahnya.


Namun di luar dugaan nya.


"Saya minta agar saya bisa melayani Tuan,dalam arti menyiapkan makanan' pakaian'seperti layaknya seorang istri pada umumnya dan yang ke dua izin kan saya membesarkan Kenan dan mendidiknya seperti anak saya sendiri hanya itu Tuan"


jelasnya.


Membuat Rafa tercekat,


"Hannya itu?" ucap Rafa ''Iya hanya itu jelas nya lagi.

__ADS_1


"Apa kamu yakin tidak memilih harta dan lain nya?"


"Tidak tuan!"


"Baiklah tapi untuk poin pertama aku tidak bisa janji, karena trusterang saja semua pakaian hanya pelayan yang khusus yang menyiapkan kannya karena sarahpun tak pernah melayani aku karena dia istri ku bukan babuku" ucapnya panjang kali lebar.


"Tapi__tapi Tuan saya han_" "Sudah cukup apa kamu belum paham!' jangan membantah dan cepat tanda tangani ini!"


Lalu Anggun meraih kembali mapnya lalu membubuhinya dengan tanda tangan.


"Sekarang keluar!" usirnya, "Bab_baik Tuan ucap nya lalu melangkah dengan penuh kesedihan.


"Ya Allah kenapa nasip Rumah tangga ku terus seperti ini?'...apa aku tak pantas bahagia hiks...hiks...hiks" air mata yang tertahan tadi akhirnya tumpah juga.


"Kenapa tak ada yang mencintai dan menyayangi ku' dulu orang tua ku juga meninggal kan aku di Panti asuhan karena mereka tidak men Cintaiku..."


Anggun berusaha menepis bayangan kelam yang menyakit kan di dalam hidupnya,

__ADS_1


"Tidak aku tidak boleh terpuruk seperti ini,


"jika aku terus-terusan seperti ini bagaimana caranya aku harus membesarkan Kenan putraku." Gumamnya.


"Astaghfirullah.Ya Allah ampuni aku jika selama ini aku tak pandai bersyukur atas nikmat dan karunia mu, ampuni dosa suami dan keluarga ku serta sembuh kan istri suamiku yang sedang koma, walau aku tak pernah melihatnya pasti dia seorang wanita yang sangat baik," Do'a nya tulus tanpa menyadari dua sepasang mata melihatnya namun dari tempat yang berbeda.


"Oma yakin hati mu sudah mulai tersentuh dengan sifat istri ke duamu' namun kau berusaha menepisnya karena hatimu belum terbiasa' nanti jika sudah terbiasa Oma yakin kamu tidak akan pernah ingin melepasnya,dan Oma akan menantikan hari itu."


POV Oma yang sempat melihat Rafa yang menghilang di balik pintu kamar sarah...


"Anggun,!" "Oo-Oma sejak kapan Oma di sini?" tanyanya gagap dengan expresi terkejut.


membuat Oma Clara terkekeh,nsejak diri mu menangis jawab Oma membuat Anngun menundukkan kepala dia takut kalau Oma akan marah padanya. "Anggun, lihat Oma" sambil meraih dagu Anggun dengan lembut lalu mengecup keningnya di tatapnya wajah Anggun yang sembab. "kesayangan Oma jangan sedih ada Oma di sini'.


Kamu kalo punya masalah jangan di simpan' cerita sama Oma sayang, hmm" hibur nya dengan penuh kasih. "Maafkan Oma kalau Oma telah membuatmu dalam ke adaan seperti ini, tapi yakinlah ini semua untuk diri mu sayang' Oma yakin Rafa suatu hari akan mencintai mu" imbuhnya lagi. Ada rasa damai yang menyeruak di dalam dada Anggun.


Ia merasa kehadiran Oma mampu memberi kehangatan yang selama ini dia cari.

__ADS_1


"Oma!" serunya pelan. "Hmm ada apa sayang?" sahut Oma tak kalah lembutnya. "Boleh ya Aku peluk Oma" pintanya,


"tentu boleh dong sayang kenapa tidak?" ucap Oma lalu merentangkan kedua tangannya,Anggun pun segera menghambur dalam pelukan Oma.


__ADS_2