Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
SAKIT NYA ANGGUN


__ADS_3

🍁🍁🍁


HAI...HAI...SEMUA YANG SUKA DENGAN KARYA ABAL-ABAL KU SILAH KAN KOMEN YA


YANG GAK SUKA GAK PAPA TAPI JANGAN DI BULY YA SAY...INI KAN BARU BELAJAR NGE HALU JADI BUTUH PROSES YA SAY...LOVE YOU SEMOGA KALIAN SEMUA TERHIBUR😘😘😘


*****


Anggun yang pingsan perlahan membuka matanya dengan lemah, ia merasakan seolah-olah semua organ tubuhnya tak berdaya.


Dan sekarang dia butuh air untuk membasahi tenggorokannya yang terasa pahit dan kering.


Ia memiring kan wajah lalu berusaha meraih gelas di atas nakas namun ntah kenapa dia merasa tak bertenaga sama sekali walau pun demikian ia terus berusaha hingga gelas pun di raihnya, dan prank...!" suara benda yang terjatuh membuat Rafa bergegas keluar dari bathroom. Anggun apa kau sudah bangun?"


"Ya Allah Anggun kamu kenapa? apa kamu butuh air? tunggu jangan bergerak biar aku ambilkan".


Rafa pun keluar dan memanggil Maid untuk membersihkan kamarnya dan ia menuju dapur untuk mengambil air minum untuk Anggun.


tak lama kemudian Rafa masuk dengan membawa air dan juga bubur untuk Anggun di atas nampan.


"Ini minumlah hmm!"....sambil sedikit menyandarkan tubuh istrinya.


Anggun lalu meminum air yang diberikan.


"Ayo makan, mumpung masih hangat"!


Anggun berusaha meraih makanan yang di atas nampan tapi Rafa menahannya.


"Biarkan Aku melakukannya untukmu kamu diamlah"! ucapnya lalu menyendokkan bubur kedalam mulut Anggun. Buburpun habis sampai tandas.


"Terimakasih tut_uummmpp__" Kata-kata Anggun terpotong di saat bibir nya di ***** dengan lembut oleh Rafa, sedang Anggun hanya bisa menunjukan ekspresi terkejut dengan bembulatkan matanya.


"Kenapa hmmm...?"


goda Rafa ketika melihat ekspresi wajah istrinya itu seakan tak merasa bersalah.


"Ingat! sekali lagi kamu memanggil ku Tuan habislah kau....!" ancamnya dengan seringai tipis di wajahnya.


Glek..."kenapa dirimu senang sekali mengancam ku!" ketusnya dengan wajah yang ditekuk. karena kesal bisa-bisanya Rafa mengambil kesempatan di saat seperti ini.

__ADS_1


"Dan kamu kenapa suka sekali melaku kan kesalahan hah! atau kamu memang sengaja melaku kan kesalahan agar kamu dapat hukuman dari ku hemm..."


menaik kan satu alis nya,dan menatap Anggun dengan tatapan menggoda nya. Angun yang di tatap jadi salah tingkah, wajah nya bersemu merah.


"Haaiiis...kamu ini apa-apaan?' jangan menatap ku seperti itu aku kan malu" ucap nya polos. Lalu berpaling menyembunyikan wajahnya.


Rafa yang menyak sikan kepolosan istrinya pun semakin tersenyum lebar melihat tingkah istri ke dua nya ini begitu lucu, sedang waktu bersama Sarah saja dia tak pernah seperti ini pikirnya yang ada sarah hanya sibuk dan dia juga sibuk dia akan ketemu kalo di tempat tidur saja...


Deg...


"Ada apa ini setiap kali Aku bersama Anggun perasaan ini...tidak-tidak ini tidak mungkin."


gumamnya dalam hati menggantung kalimat dan menepis perasaannya yang ada.


"Mas, Maaas...kamu kenapa?"


"hah tit tidak...tidak apa-apa...!" jawabnya ngasal.


Anggun menaut kan alisnya. Curiga kalau suaminya itu berbohong.


"Mas kamu mikirin sesuatu ya?'karena dari tadi aku panggil kamu tidak menyahut" terang nya lagi.


"Penyakit? dokter Anita? memangnya aku sakit apa Mas , apa sakit ku parah dan apa aku akan meninggal?" rentetan pertanyaan keluar dari bibir nya,


"Ssssts...Rafa menutup bibir Anggun dengan satu jari telunjuknya,


"jangan berkata kalo kamu akan meninggal'


kalo tidak mau aku hukum lagi eeemmm'


Dokter Anita cuma bilang kamu itu Anemia,


karena ada nya penurunan produksi sel darah merah atau hemoglobin,yang bertanggung jawab untuk mentranspertasi oksigen darah ke berbagai jaringan dan organ-organ penting dalam tubuh. Jika darah tidak dapat memberikan suplay oksigen yang sesuai kebutuhan seluruh anggota tubuh, maka penderita akan kelelahan yang tidak dapat di jelas kan, kemudian kelemahan otot dan pening katan denyut jantung, kulit pucat, sesak nafas, atau perasaan ingin pingsan, bahkan kejang-kejang pun bisa terjadi".


Jelasnya panjang lebar tanpa jeda, sedang Anggun hanya menatap suami nya dengan tatapan penuh arti.


"Sedetail itu kah Mas,kamu menjelas kan nya?"


"kenapa! apa kamu curiga kalo aku ini berbohong...!"tuduh nya.

__ADS_1


"Tit tidak hanya saja aku merasa senang karena ternyata ingatan mu itu bagus juga,"ucap nya asal. Sambil tersenyum tipis.


"Jadi kamu meremehkan ku"?


"tidak,! siapa yang meremehkan mu"?


"sudah ayo minum multi vitamin nya...!!!


ingat kamu juga harus banyak makan-makanan yang ada asupan Zat besi serta vitamin C dan vitamin B12 nya, jadi makan lah daging merah, sayur, dan buah-buahan."


"Iya...iya pak dokter siap" ucap nya memberi hormat.


"Maaas..."


"hm..."


"maaf kan aku, aku akan menjelas kan semuanya"


"Sudah jangan di bahas kita lanjut kan kontrak seperti biasa nanti kalo kita sudah bercerai


baru kamu boleh menemui nya." Ucap Rafa menimpali.


Deg...."!!!


hati Anggun begitu tercubit mendengar kata yang keluar dari mulut Rafa,dia tak menyangka kalo Rafa akan berkata seperti itu.


"Bab..baiklah Mas aku setuju aku akan menjaga nama baik mu sampai kita berpisah nanti" ucapnya menahan sesak di dada dengan mata yang berkaca-kaca, serta disertai senyum kesedihan nya.


Deg...tak berbeda jauh dengan Rafa ia pun merasakan sesak saat mengucap kan kata perceraian apa lagi kata-kata nya di balas Anggun dengan senyum diwajahnya.


"Apa kau sebahagia ini ingin berpisah dengan ku Anggun?"apa kamu mencintai laki-laki itu apa kamu akan mengingat ku dan Kenan kelak jika kamu pergi? Aku rasa Aku dan Kenan...kamu pasti akan melupakan kami."


Selorohnya dalam hati yang di penuhi pertanyaan.


"Maas...aku ingin berbaring aku ingin istirahat"


ucap Anggun dingin.


mulai sekarang ia ingin membangun benteng di hati nya,sebelum hati nya terlalu jauh untuk ter perosok ke dalam jurang Cinta,yang suatu saat bisa saja membuat nya terhempas di dalam kesakitan yang berkepanjangan, mencegah lebih baik kan dari pada mengobati.

__ADS_1


Toh Rafa, tak pernah menganggap nya ada, dia sadar dia hanya di anggap sebagai penebus hutang saja. "Ya akan lebih baik seperti ini" gumam nya untuk menyemangati diri nya.


__ADS_2