Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
RAFA BETUL-BETUL TRAUMA


__ADS_3

🍁🍁🍁


HAI...HAI...KALO SUKA SILAH LIKE N KOMEN YA KALO G SUKA G PAPA JANGAN DI BULI KARENA INI KARYA PERTAMA KU YA SAY....SEMOGA KALIAN TERHIBUR😘😘😘


Seminggu berlalu Anggun dan baby Ken" pun pulih dari sakit nya, kini ia menjalani aktivitas hari-hari seperti biasa, ia mengurus Kenan dan mengurus kebutuhan suaminya itu.


Namun ia tak seperti dulu lagi yang bersemangat untuk meraih Cinta suami nya perkataan Rafa tempo hari itu pun membuat nya sadar akan posisinya yang sebenarnya.


Ia akan berusaha menghindar jika melihat Rafa. Dia benar-benar bertekat untuk membangun benteng di hatinya itu, jika Rafa di rumah maka ia dan Baby Ken akan sengaja pergi jalan-jalan berputar-putar di taman sekitar mansion, jika pagi Anggun berusaha akan memasak pagi sekali dan menyuruh para Maid untuk menyiap kan sarapan sebelum suaminya itu turun, untuk pakaian Rafa Anggun akan menyiap kan saat Rafa ada di dalam kamar mandinya. Anggun sendiri akan pura-pura tertidur dengan pulas ketika Rafa masuk di kamarnya untuk menengok baby Ken padahal sepenuhnya ia belum tidur.


Sedang Rafa sendiri merasa aneh dengan perubahan sikap Anggun yang tiba-tiba seperti menghindarinya itu, bagaimana tidak setelah Anggun sembuh ia seperti tak pernah melihat wajah Anggun, jika ia masuk di kamar Anggun ia akan mendapati Anggun yang ter tidur pulas dengan seluruh tubuh yang sudah di belit selimut.


sedang Rafa merasa tak enak hati untuk membangunkan Anggun yang nampak tertidur sangat nyenyak, ya semenjak Anggun dan Kenan sakit Rafa betul-betul trauma, dia sudah melarang Anggun untuk mengerjakan pekerjaan rumah.


Namun hal itu malah ternyata membuatnya untuk tidak pernah bertemu Anggun lagi, bahkan untuk menatap wajahnya saja sangat sulit sekali.dan ini sudah berlangsung selama satu bulan sedang Oma Clara sendiri berada di luar negri, karena urusan penting. Dia meninggal kan Rafa dan Anggun karna merasa hubungan cucu dan cucu menantunya baik-baik saja. Dan dia ingin Rafa dan Anggun punya kesempatan untuk berdua biar saling mengenal lebih jauh karena itu akan mendekat kan hubungan mereka yang di mulai dengan cara yang terpaksa itu.


*****


Hari ini setelah pulang dari kerja seperti biasa Rafa akan menyempatkan diri untuk masuk di kamar Anggun dan kenan, setelah mandi dan berganti pakaian Rafa segera melangkah menuju kamar Anggun.


Ceklek..."!!!


matanya langsung menyapu seluruh ruangan, dan pandangan nya terhenti pada se onggok


tubuh yang terbaring di peraduannya. Dengan perlahan tapi pasti ia terus mengayunkan langkah kakinya hingga membawanya terhenti di tepian pembaringan di tatapnya dalam-dalam tubuh yang selama satu bulan ini yang tak pernah ia tatap secara langsung.


Tidak seperti malam-malam biasanya malam ini Anggun sama sekali tak memakai selimut mungkin ia lupa karna rasa capek dan kantuk nya membuatnya langsung tertidur tanpa sempat untuk mengambil selimut.

__ADS_1


bak dewi fortuna berpihak padanya, Rafa pun tak menyia-nyia kan kesempatan ini. Di pandanginya wajah Anggun begitu lekat di sibaknya anak rambut yang menutupi sebagian wajah Anggun,


"Cantik kenapa Aku merasa kau semakin cantik?" apa kamu tau...!selama ini Aku begitu merasa tersiksa jauh darimu, dan Aku merasa tidak akan pernah sangsup untuk melihat mu bersama orang lain."


Gumamnya pelan dan sang mpunya tubuh menggeliat, membelakanginya. Lalu meringkuk seperti bayi, Rafa melihat Anggun seperti sedang kedinginan karna di lihatnya Anggun yang dalam posisi meringkuk dengan tubuh yang sedikit bergetar menahan dingin.


Rafa lalu melangkah untuk meraih selimut kemudian menyelimuti tubuh sang istri, ia melirik ke arah box bayinya di lihat Baby Ken,yang tertidur pulas, ia pun tersenyum tipis.


"Tidur nyenyak ya sayang ya!' jangan ganggu Bunda lagi, kasian Bunda" ucapnya pelan.


lalu berbalik dan beranjak membaringkan tubuhnya di samping tubuh Anggun. Tanpa ada keinginan untuk membersihkan tunuhnnya terlebih dahulu karena rasa rindu yang tiba-tiba menyeruak begitu saja.


di sibaknya selimut yang menutupi sebagian tubuh Anggun lalu masuk dan memeluk tubuh Anggun dari belakang lalu ia pun ikut terlelap dalam peraduan.


********


Anggun menggeliat ingin merenggang kan otot tubuhnya, namun ia merasakan sesuatu yang berat menimpa dirinya, Anggun yang setengah sadar meraba dari bawah sampai atas.


Deg....


"Rambut" gumamnya saat tangannya menyentuh kepala Rafa, dengan perasaan yang campur aduk, ia mencoba membuka dan menyipit kan sedikit matanya,


Deg...deg....deg...!


"Mm Mas Rafa..."! ucapnya dengan pelan.


"Kenapa Mas Rafa tidur di sini apa jangan-jangan dari semalam dia tidur di sini?...tapi kenapa Mas Rafa harus..."

__ADS_1


Ia menggantung kan kalimat monolognya itu saat teringat ia harus segera bangun sebelum Rafa benar-benar bangun dan melihatnya.


"Aku harus segera bangun mumpung mas Rafa tidur, Aku akan membawa Kenan ke kamar sebelah fikirnya lagi."


Anggun meraih tangan Rafa yang bertengger memeluk tubuhnya, ingin segera terbebas dari dekapan Rafa yang begitu nyaman dan hangat di rasakan, namun bukannya berhasil melerai pelukan suaminya malah pelukan Rafa semakin erat menarik tubuh Anggun hingga wajahnya mengenai dada bidang suaminya.


Bugh"...deg...deg...deg..."!!!


"Biarkan seperti ini. Aku merindukanmu"! ucap Rafa dengan mata yang masih setia terpejam.


Deg..."!


kembali Anggun merasakan debaran jantungnya mungkin Rafa juga mendengar nya karena saking kencangnya.


Anggun memberanikan diri untuk mengangkat wajah dan menatap wajah suaminya yang masih setia terpejam.


"Kalo di pandangi dia tampan sekali dan menurutku. Dia manis seperti Baby kenan" Gumamnya dalam hati.


"Kenapa, kenapa kau menatap ku seperti itu apakah aku begitu tampan hmmm...?"


ucapnya tiba-tiba dengan tersenyum manis dan mengedipkan sebelah matanya mengoda, membuat Anggun malu setengah mati andai ada lubang ia ingin masuk membenamkan dirinya ke dalam tanah saking malunya. Bagai mana tidak dia seperti maling yang ter tangkap basah.


"Kenapa wajahmu sangat merah semerah tomat?" selorohnya sambil menyibak rambut yang tergurai menutupi sebagian wajah istri nya.


Lalu cup, satu kecupan mendarat di kening Anggun membuatnya membulatkan mata dengan mulut yang sidikit terbuka, Rafa pun tak ingin melewat kan kesempatan saat melihat bibir mungil Anggun yang warna pink menggoda sedikit terbuka ia pun segera memberikan kecupan manis, Anggun yang tersadar dari lamunannya, Refleks memukul dada bidang suaminya.


"Itu adalah hukuman untukmu yang selalu mengabaikan ku!" Ucapnya.

__ADS_1


__ADS_2