Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
MENEMUI ANGGUN


__ADS_3

Anthony dan Leo hanya bisa menarik nafas panjang mereka tidak menyangka kalau Anggun adalah anak orang yang berada Anggun yang terkenal dengan kelembutan dan kesederhanaan dan semua itu hasil bimbingan dari ibu asuhnya yang membesar kannya seperti anak kandungnya sendiri.


Dan mendiang ibunya pun tak salah pilih untuk menitipkan Anggun pada orang yang tepat.


Anthony dan Leo memeluk Angga untuk memberikannya semangat.


"Kamu jangan khawatir Brodher Anggun itu orang yang kuat aku sangat mengenalnya," ucap Anthony terus berusaha menguatkan Angga yang kelihatannya tampak khawatir, melihat sang adik yang lama ia cari ternyata berjumpa dalam keadaan Anggun yang terbaring tidak berdaya.


"Iya betul itu Tuan, Anda jangan khawtir kalau Nona Anggun itu adalah wanita yang kuat dan saya sendiri sangat yakin kalau Nona Anggun akan mampu melewati semuanya yang penting kita terus mendoakannya, agar Nona Anggun segera sadar." Ujar Leo Menimpali.


"Sekarang aku minta penjelasan darimu Leo ceritakan semua apa yang sudah terjadi kenapa Anggun seperti ini!" pinta Anthony mendelik menatap ke arah Leo dengan tatapan keingin tahuannya, dan Leo pun hanya bisa menarik nafas dengan berat, karena ini untuk kali pertamanya Ia akan membela istri Tuannya itu, dan mau tidak mau dia mungkin akan mengahadapi Tuan dan sekaligus sahabatnya itu.


Leo pun mulai menceritakan setiap kejadian yang menimpa Anggun itu dimulai dari ketika Laras sadar, Anthony dan Angga yang mendengar cerita Leo dari awal hingga akhir hanya bisa mengepalkan tangannya, karena merasa jengkel dengan Rafa yang plin plan.

__ADS_1


"Kita harus melakukan sesuatu." Sela Angga tiba-tiba, membuat Anthony dan Leo saling melempar pandangan dan mereka pun beralih menatap Angga dengan tatapan bingung🤔. Tidak mengerti apa yang dimaksud kan oleh oleh Angga tersebut.


"Maksudnya?" tanya Leo dan Anthony secara bersamaan, lalu Angga membisikkan sesuatu,membuat mereka bertiga kembali saling melempar pandangan.


"Bagaimana menurut kalian apa kalian mau membantuku untuk melakukannya?" tanya Angga kembali dengan penuh harap Leo dan Dokter Anthony mau memberikan bantuannya.


"Tapi apa kamu yakin dengan semuanya dan apa kita akan berhasil?" tanya Anthony kembali karena ia merasa begitu khawatir.


"Untuk itu aku meminta bantuan dari kalian untuk melancarkan semuanya." lanjut Angga.


"Deal aku setuju.." ucap Angga menyodorkan tangannya dan di sambut Leo Anthony dan juga Alex yang dari tadi hanya diam berdiri menyimak semuanya.


"Deal" serempak mereka.

__ADS_1


"Sekarang bawa aku untuk bertemu dengan Anggun!" pinta Angga penuh harap dengan pertemuan perdananya itu dengan sang adik yang telah lama ia cari dan dengan ke sabaran dan gigihannya ia akhirnya menemukan sang adik walau dalam keadaan tidak biak-baik saja.


Lalu Anthony pun mengajak Angga untuk manemui Anggun...


Ceklek...


Begitu pintu ruangan terbuka Angga menatap sosok tubuh yang masih terbaring dengan selang infus yang tertancap di tangan nya. Di dekatinya tubuh yang masih setia menutup matannya, dan di raihnya tangan yang mungil tak berdaya itu.


"Anggun bangunlah ini kakak sayang maafkan kakak karena membiarkanmu seperti ini, dan maafkan kakak karena terlambat megetahui tapi kakak janji setelah ini kamu akan merasakan kebahagiaan mu kakak janji tidak akan membiarkan mu terluka lagi."


Lirihnya menatap nanar wajah yang terlihat begitu tirus dari biasanya.


"kenapa aku tak mengenalmu dengan cepat dan seandai nya kakak membawamu pergi sebelumnya dengan cepat pasti kamu tidak akan menglami hal seperti ini" lirih nya lagi untuk ke sekian kali merutuki kebodohannya.

__ADS_1


Anggun kamu tau kakak sangat menyayangi kamu oleh sebab itu bangunlah sayang dan peluklah kakak karena kakak sangat merindukanmu kini saatnya kita membalas atas apa yang terjadi terhadap lmu jadi ayo bengunlah dan kamu tau anakmu juga butuh kamu, anakmu baik-baik saja di dalam sini. dan sebentar lagi aku akan menjadi seorang paman."


Angga terus mengajak Anggun untuk bicara hinnga pada akhirnya Ia merasakan kalau tangan Anggun bergerak merespon, dan Angga pun dengan segera memncet tombol merah yang ada di situ dan tak lama kemudia Dokter Anthony pun tiba dan langsung memeriksa ke adaan Anggun.


__ADS_2