Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
DASAR KERAS KEPALA


__ADS_3

Praaank....


Suara benda jatuh mengaget kan Anthony yang masih berada di dalam bathroom ia pun segera menyelesai kan ritual mandi nya tat kala mengingat ia meninggal kan Cleo sendiri ia tak mau gadis yang belum di kenalnya itu kenapa-kenapa karna berbuat nekat, ia segera meraih Hendle pintu kamar mandi, Ceklek...dan benar saja mata nya kini membulat menyaksikan apa yang ada di depan nya,


"Hai...kamu apa- apaan! kamu masih harus di rawat!" Anthony berusaha meraih tubuh Cleo yang kini ter duduk di lantai dengan wajah yang pucat dan lemah,bdan pecahan gelas yang berserakan di mana-mana.


"Lepaskan! lepas kan Aku breng...sek" teriak Cleo di saat tangan kekar Anthony ingin menyentuhnya,Cleo berusaha bangkit sekuat tenaga dengan berpegangan di bedside, rasa sakit di bagian intimnya membuat harus meringis menahan sakit dan itu di saksikan oleh Anthony.


Anthony yang berusaha menolong Cleo lagi namun kembali tangannya di tepis oleh Cleo membuatnya memilih untuk diam saja tanpa ingin membantunya lagi,toh semua nya sia-sia saja fikirnya. "*D**asar keras kepala*"


gerutunya dalam hati,bia memilih membersih kan pecahan kaca yang berserakan karena ulah Cleo.


"Apa kamu tidak ingin mandi?"ntanya Anthony memecah kesunyian, namun Cleo tak menjawab tatapannya kembali nanar, saat mengingat apa yang terjadi semalam butiran bening kembali menggenangi mata indah nya.


Anthony yang melihat Cleo kembali terisak merasa binggung harus berbuat apa untuk menenangkan wanita yang ada di hadapan nya ini. Ia menelan getir ludahnya, suaranya seperti tercekat di tenggorokan, sungguh ia tak tega melihat seorang wanita menangis.


"Maaf, maafkan atas perbutanku yang tak sengaja, sungguh aku tak pernah mengingin kannya. Ini semua terjadi di luar kendaliku aku' fikir ada orang yang ingin mejatuhkan reputasiku makanya semalam aku di jebak dengan di beri minuman yang sudah ada obat perangsangnya" Jelasnya setelah lama terdiam dia memberanikan diri untuk menjelaskan apa adanya. "Kamu jangan khawatir!baku akan bertanggung jawab atas apa yang Aku lakulan dan aku hancurkan pada dirimu" lanjutnya lagi.


Cleo yang mendengar penjelasan Anthony ia memberanikan diri menatap wajah laki-laki yang telah merenggut kesuciannya itu.


Ia menatap kedalam mata Anthony ingin mencari kebohongan dari setiap kata-kata nya. Namun Cleo hanya mendapat ke jujuran di dalam mata itu.


"Aku mau mandi" ucapnya lalu berusaha untuk bangkit dengan memegang tepian ranjang," apa kamu bisa ?" tanya Anthony begitu melihat Cleo yang kesusahan untuk bangkit. "Aku bisa membantu mu!" tawarnya lagi.

__ADS_1


"Tidak perlu aku bisa sendiri" ucapnya menimpali. Anthony hanya bisa menarik nafas panjang melihat kekeras kepalaan Cleo.


"Aukh..."pekik Cleo yang merasa bagian in..tim nya begitu nyeri.


"kamu tidak apa-apa kan? ucap Anthony khawatir.


"Tidak hanya saja aku rasa, aku Susah untuk berjalan" jawabnya kaku karena malu, ia lalu menundukkan wajahnya.


"Aukh kamu apa-apaan sih turun kan aku! aku bisa jalan sendiri!" teriak Cleo karena tiba-tiba ia merasa tubuhnya sudah melayang di udara.


"Sudah kamu diam saja! Kalau kamu tidak mau diam maka aku akan memakanmu lagi" ancamnya kembali sambil menggangkat tubuh Cleo ala Bridal stile.


Glek.


"Bersihkan badanmu aku akan menuggu di luar!" ucap Anthony dengan nada perintah setelah menurunkan Cleo.


"Dan setelah mandi pakailah ini Anthony untuk mengurangi rasa sakitnya" ucapnya lagi sambil memberikan sebuah salep anti nyeri pada Cleo, Cleo pun segera menyambar nya dengan rasa malu,


"Sekarang pergilah!" Usir Cleo, Anthony pun segera melangkah keluar dari bathroom,Anthony menelpon Pegawai Hotel memesan makanan untuk sarapan paginya. "Iya Tuan ada yang bisa kami bantau?" tanya pegawai Hotel dari seberang telepon, Aku pesan seperti biasa dua dan jangan lupa steak sapi nya satu dan satu jus alpukat" ucapnya.


"Baik Tuan" lalu Anthony pun mengakhiri panggilannya. Ceklek,


"Kamu sudah selesai kenapa tak memanggil ku!" ucap Anthony begitu melihat Cleo keluar dari bathroom dengan wajah yang sudah agak segar, "A_ak_aku__bisa sendiri ucapnya dengan terbata"

__ADS_1


"Ayo kemarilah" ucap Anthony lagi sambil memapah dengan pelan, "apa masih terasa skit?" tanya Anthony.


"Sedikit.." Jawab Cleo sambil menundukkan wajahnya karna malu wajahnya pun berubah semerah tomat.


Anthony yang melihat Cleo menunduk karena malu pun hanya tersenyum simpul.


" ternyata dia kelihatan lucu juga, dan dia cantik"


gumamnya dalam hati.


Deg.


"Aku ini kenapa?" Anthony menggelengkan kepalanya dan menghembuskan nafasnya kasar, tak habis fikir dengan perasaannya yang tiba-tiba berdebar saat menatap wajah Cleo,


"Oh ya kita belum kenalan nama kamu siapa?' nama ku Anthony dan kamu" Aku_maksud ku nama ku Ce__" Tok tok tok"suara pintu di ketuk dari luar membuyarkan percakapan mereka, "kamu tunggu di sini biarkan aku membuka pintu dulu' mungkin sarapan lnya sudah sampai" ucapnya lalu melangkah pergi dan membuka Handle pintu "pesanan Anda Tuan" ucap seorang Pramusaji yang membawa beberapa nampan tempat makanan. "Okay terima kasih" ucap Anthony langsung saat menerima pesanannya,


"Ayo makanlah aku tidak tau makanan kesukaan mu, jadi aku hanya memesan makanan ini semoga kamu menyukainya, aku juga memesankan steak daging dan jus Alpukat untuk memgembalikan tenaga mu.makanlah Ce! maaf nama mu Ce,kan?" "i iya" jawab Cleo membenarkan. Cleo pun melirik makanan yang di bawa Anthony membuat perutnya yang memang sudah lapar kini berteriak minta di isi.


Anthony yang melihat Cleo pun paham dan segera memberikan makanannya, dan benar saja dia langsung menyantap dengan lahap nya, seperti orang yang tidak makan tiga hari,Anthony yang menyak sikan Cleo yang begitu lahap hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil menyunggingkan senyum. "Pelan-pelan saja tidak akan ada yang akan mengambil makanan mu!" ucap Anthony,


"Uhuk uhuk"Cleo pun terbatuk karena tersedak saat mendengar ucapan Anthony,Anthony pun dengan sigap memberikannya minum, "Aku kan sudah bilang pelan-pelan saja lagi pula makanannya sangat banyak, kamu jangan khawatir nanti kalau habis aku pesankan lagi makanannya' aku tidak menyangka ternyata selera makan mu besar juga" ucap Anthony.


"Tuan Anda jangan salah Aku makan banyak karena Aku memang sangat lapar" ujarnya dengan wajah manyun jengah dengan perkataan Anthony.

__ADS_1


__ADS_2