Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
MENCARI ANGGUN


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


HAI...HAI...PARA PEMBACA YANG BAIK HATI....TRUS DUKUNG KARYA PERTAMA KU INI YA ILOVE YOU ALL 😘😘😘SEMOGA SEMUA NYA BISA TERHIBUR TRIMAKASIH BUAT YANG SUDAH KASIH LIKE DAN KOMEN NYAπŸ™πŸ™πŸ™


🌺🌺🌺🌺🌺


Anggun masih trus menetes kan air matanya.


Ia masih tetap merasa kecewa dengan sikap dan perkataan Rafa yang baru beberapa saat lalu di dengarnya.


Ia tak habis fikir bagaimana tidak di waktu yang bersamaan saat ia berusaha untuk meng hindari Rafa, justru Rafa seakan memberikan harapan lagi padanya, dan ia merasa itu semua sangat menyakitkan. Kemesraan, dan perhatian yang Rafa berikan ternyata semua palsu.


"Tidak...seharusnya dari awal Aku bisa menjaga hati ku?" tapi apa ini kenapa aku bersedih apa yang aku harapkan?"


Aku seharusnya tak meminta lebih dari sebuah pernikahan kontrak ini.


Aku berada di sini hanya untuk kenan bukan yang lain, tapi...kenapa aku harus merasa tersakiti sesakit ini. Hiks...hiks...hiks...!!!"


Lirihnya begitu pilu,lalu mengusap air mata nya. Ia bangkit menuju bathroom lalu menyiramkan seluruh tubuhnya dengan air agar dia merasa lebih tenang.


Ia menenggelamkan dirinya dalam bathtub hanya menyisakan kepalanya saja.


'Sesaat ia merasa tenang saat aroma terapi menusuk penciumam nya...ia mencoba memejamkan matanya ingin menenangkan fikiran nya. Kini ia akan bersikap biasa saja.tak ingin mengharap sesuatu yang tak pasti dan dia akan pura-pura tak mengetahui percakapan Rafa dan Asistennya itu, kini ia akan fokus dengan baby Ken, saja.''


Tok...tok...tok...! "Sayang!napa kamu ada di dalam? sayang...kalau kamu tidak keluar pintu nya Aku dobrak!" ucap Rafa dengan suara yang sedikit berteriak...


Anggun pun segera membuka matanya dan terkesiap...hah kenapa aku tertidur sih...!


gerutunya kesal, ntah berapa lama ia terlelap dalam bathtub, untuk mendinginkan otak dan hatinya.


Sedang Rafa begitu selesia mengeluarkan seluruh keluh kesahnya kepada Leo asisten pribadinya yang tak lain dan tak bukan juga adalah sahabat masa kecilnya itu.


Berniat mencari Anggun karena seingatnya Anggun berjanji akan membuatkannya minuman.


Flashback On#

__ADS_1


"Kalo begitu saya pamit Tuan..." ucap Leo yang di angguki Rafa...


"Terima kasih...!"ucap Rafa yang membuat langkah Leo terhenti dan berbalik menatap Rafa, Ia menggeleng dan mengangguk lalu menyungingkan senyum tipis di bibirnya,seakan menyiratkan makna kata tak habis fikir dengan ucapan sabat masa kecilnya itu. Bagaimana tidak dia mengucapkan kata ajaib yang tak pernah ia ucapkan untuk orang lain itu.


"Nona Anggun selamat Anda sudah merubah Tuan arogant ini..!"


gumamnya dalam hati. lalu melenggang ke luar. Sedang Rafa pun segera bangkit dari duduknya begitu tersadar dengan Anggun.


"Astaga...!kenapa aku bisa melupakan Anggun' aku akan mencarinya bukankah tadi dia__"


mengantung kan kalimat gumamannya lalu segera beranjak ke luar untuk mencari istri yang membuat nya pusing dengan perasaan nya itu. Namun baru saja ia menutup pintu pandangannya sudah tertuju pada sebuah nampan yang berisi minuman dan cemilan


di atas nakas yang berada di samping pintu masuk ruangannya.


"Apa Anggun dari sini lalu kenapa ia tak masuk?" atau jangan-jangan dia...oh tidak...!!!


Semoga saja dia tak mendengar sebagian dari ucapanku tadi..."


Sekelumit pertanyaan menari-nari di otaknya,ia takut kalo Anggun akan menghindarinya lagi, sebelum ia tau perasaannya yang sebenarnya kepada Anggun. Ia ingin benar-benar memastikan perasaannya tanpa harus menyakiti Anggun lagi karena Anggun sudah begitu banyak berkorban untuk Kenan anak nya itu.


Bik mery yang di tanya pun menoleh dan melihat nampan yang di letakkan Rafa di atas meja makan.


"Bukan kah itu tadi nyonya Anggun yang membawanya untuk Anda Tuan."


Deg...'


"Baiklah bik sekarang Anggun di mana?"


"ada Tuan di kamar Tuan baby Ken," ucap nya.


Lalu Rafa segera memutar balik badannya,menuju kamar di mana Kenan dan istri nya berada...


Ceklek...suara Pintu kamar terbuka, dan Rafa segera mengedarkan pandangan nya ke seluruh ruangan namun tak ada sosok Anggun yang di cari, tapi hanya ada Kenan yang nampak tertidur pulas dalam Box bayi nya.


"Kemana dia..?" apa dia ada di dalam?"

__ADS_1


gumamnya lalu menatap ke arah bathroom.


Rafa pun segera berjalan menuju kamar mandi dan meraih handle pintu kamar mandi dan...


Terkunci..Rafa yang merasa Anggun sedang mandi kemudian memilih untuk menunggu di atas ranjang namun setelah lima belas menit berlalu Anggun tak kunjung keluar, membuat nya semakin khawatir. Lalu kembali di balik pintu mendengar kan secara seksama apa ada suara gemericik air,


namun Rafa tak mendengar suara apa pun membuat nya berfikiran yang macam-macam membuatnya tambah gelisah. Lalu ia mencoba menggedor pintu sambil berteriak untung saja Kenan tidurnya pulas jadi tak terganggu dengan suara berisik di kamarnya.


Flashback Of#


"Sayang...tolong jawab aku apa kamu ada di dalam...!"teriak nya lagi.


"I iya...Aku di dalam...!" sahutnya gugup...


"Cepat keluar kalo tidak aku akan menghukummu!" Ancamnya.


"Haiiis...apa dia tidak punya cara lain apa untuk tidak mengancam!"


gerutunya kesal lalu meraih baju mandi dan memakainya,nia pun segera ke luar karena bergidik ngeri jika membayangkan hukuman apa yang akan suaminya berikan untuknya.


Ceklek..."kamu tidak apa-apa? dan kenapa kamu lama sekali mandinya? dan ada apa dengan mata mu apa kamu habis menangis?'


Rentetan pertanyaan keluar dari mulut Rafa begitu Anngun membuka pintu karna merasa benar-benar khawatir dengan ke adaan istrinya itu.


"Tut..Tuan saya baik-baik saja maaf kalo saya ketiduran tadi maka dari itu mata saya jadi begini, dan Anda tak perlu khawatir Tuan saya masih bisa jaga diri jadi berhentilah bersikap seolah-olah Anda khawatir.


Deg.


Deg.


"Ada apa dengan cara bicara mu apa kamu senang menerima hukuman dari ku! dan bahasa formal apa ini!?" ketusnya namun dengan hati yang berdebar-debar.


"Saya hanya ingin membiasakan diri Tuan karna tidak logis sekali jika sekarang saya memanggil Anda dengan sebutan Mas dan setelah kita bercerai nanti saya akan memanggil Anda dengan sebutan Tuan." Jelas nya.


Dan maaf Tuan saya mohon keluarlah...!

__ADS_1


__ADS_2