Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
SETUJU


__ADS_3

🍁🍁🍁


Anggun membaca dengan seksama file yang di berikan Leo ke padanya.


"Jadi aku harus menjadi ibu susu untuk anak dari Tuan Anda selama dua tahun?" ucap nya sambil menunjuk diri sendiri.


"Dan jika istrinya bangun dari koma maka aku harus pergi dan hutang ku di anggap lunas?"


"Benar Nona.'' jawab Leo.


"Tapi kenapa harus aku yang menyusuinya?" jujur Anggun masih tak percaya kalo hutang suaminya akan lunas hanya dengan menjadi ibu susu untuk seorang anak bahkan anak itu tidak ia kenal.


"Tuan Kecil Kenan tidak mau Asi lain selain dari Anda Nona" ucap Leo menjelaskan. "Kenapa bisa bukankah aku belum pernah sama sekali menyusuinya?" Timpalnya.


"Pernah Nona apa Nona ingat waktu di rumah sakit, bukankah Nona waktu itu memompa Asi milik Nona sebelum keluar rumah sakit!" Terang Anthony.


"Ooh" jawab nyabber oh ria.

__ADS_1


"Baiklah aku setuju!" ucap Anggun sambil mengantung kan tangannya untuk berjabat tangan dengan Leo tanda setuju. Namun Leo tidak menggubrisnya.


"Ayo Nona kita berangkat Tuan Rafa sudah lama menunggu!" acuhnya berbalik melangkah sambil memasuk kan ke dua tangannya di saku celananya.


Anggun yang melihat kelakuan Leo berubah kesal ingin menjambak-jambak rambut Leo,dan mengacak-ngacak wajah datarnya.


"Sial kenapa kelakuan majikan sama asisten sama saja datarnya, awas saja kalo aku bisa aku akan membalas mu!"gerutunya dalam hati.


"Nona, Nona! apa Anda akan diam disitu?" tegur Leo yang melihat Anggun masih berdiri bengong pada tempatnya.


"Ii iya tunggu...!!!"


Di dalam mobil tak ada yang bersuara hanya hening, Leo yang fokus mengendarai mobil, Rafa yang duduk di kursi belakang juga asyik dengan gawainya sendiri. Sedang Anggun duduk di depan di samping Leo, Ingin rasa nya ia keluar dari tempat tersebut, sungguh ia merasa bosan,


"sungguh membosankankan yang satu kaku yang satu datar pasangan yang serasi hi..hi"😁


Celotehnya dalam hati dengan mengulas seulas senyum di bibirnya, dan matanya menoleh ke kaca spion tengah yg berada di atasnya, bertepatan dengan Rafa yang memandang juga ke sana membuat tatapan mereka bertemu.

__ADS_1


Anggun yang kikuk menundukkan pandangannya, berbeda dengan Rafa ia merasa kesal karna melihat sekilas senyum man Anggun di wajahnya yang agak sedikit pucat dan tirus.


"Berani-beraninya dia tersenyum dalam ke adaan seperti ini, lihat saja setelah ini aku akan membuatmu lupa bagai mana caranya untuk tersenyum, akan ku buat dirimu menderita, agar kamu bisa merasakan apa yang istri dan anak ku rasakan, kamu akan membayar semua hutangsuami mu hingga tuntas, begitu juga dengan hutang darah."


Geramnya mengepalkan tangan,


*****


"Kita sudah sampai Nona silahkan turun!" perintah Leo begitu sampai di sebuah Mansion yang megah dan mewah juga luas Leo membuka pintu mobil lalu berjalan memutar membukakan pintu mobil untuk Rafa.


Rafa pun ke luar dan melangkah masuk menuju Mansionnya dan pertama yang akan dia tuju adalah istrinya.


Sedang Anggun begitu terkesima melihat Mansion yang ada di depannya karna begitu megah dan luasnya.


"Silahkan masuk Nona!" ucap Leo.


"Ah..hah..iya" jawab Anggun sambil menganggukkan kepalanya dan buru-buru mengejar langkah Leo,

__ADS_1


"kenapa dia berjalan cepat sekali aku kan capek mengejarnya, apa orang-orang kaya raya memang seperti mereka ini. Semuanya harus cepat?"


gerutunya sambil trus berlari-lari kecil di belakang Leo. "Huh huh huh benar-benar dia mungkin sengaja melakukannya." kesal Anggun dengan nafas yang ngos-ngosan.


__ADS_2