
Leo segera menuju rumah sakit, untuk melepas rindu dengan putra semata wayang nya Devan, karena sejak pagi ia selalu memikirkan putranya itu, bahkan ia sempat menanyakan secara langsung perkembangan putranya itu dengan Dokter yang menangani nya, setelah mendengar kalau putranya itu ada ke majuan ia sedikit bisa bernafas lega.
Kini Ia pun sampai di rumah sakit Leo, pun menuju pelataran parkir untuk memarkirkan mobilnya, setelah semua di rasa sudah beres,Ia pun segera menuju ruangan khusus tempat di mana putranya terbaring lemah tak berdaya.
Bu Rini, tadi sempat memberi taunya kalau Chelsy sedang keluar dan mungkin akan pulang larut malam, Leo pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan langka ini untuk berjumpa dengan putranya yang baru dia tahu ke beradaannya sehari yang lalu.
Ceklek.
Leo membuka pintu lalu melangkah masuk.
"Nak Leo kamu sudah sampai?" tanya Bu Rini begitu melihat Leo muncul di balik pintu.
"Iya Bu aku datang" balasnya lagi, lalu memberikan buah tangan untuk Bu Rini.
"Ini apa nak?"
"Ini makanan kesukaan Ibu dan Chelsy Bu. Ibu makan ya!"
"Iya nanti Ibu makan, tapi lain kali kamu tidak usah repot-repot seperti ini" sela Bu Rini.
"Nggak kok Bu, ini tidak sebanding dengan apa yang telah Ibu lakukan untuk ku untuk Chelsy dan juga Devan." Ucap Leo sambil menangkup wajah Bu Rini dengan ke dua tangannya.
"Hey kenapa kau berkata seperti itu? kamu dan Chelsy itu anak-anakku, dan Devan itu cucuku apa kau lupa." Terang Bu Rini, dan di balas kekehan dari Leo.
"Oh ya...! ayo sekarang kamu lihat Devan,sebelum Chelsy datang!" ajak Bu Rini, Leo pun mengangguki ajakan Bu Rini, ia mengikuti langkah Bu Rini menuju bangkar putranya itu di rawat, seketika hatinya terenyuh menatap tubuh mungil yang tak berdaya di hadapannya dengan berbagai macam alat yang sudah menempel di tubuh nya.Tak terasa buliran bening jatuh di pipinya,
"Hai..Sayang ini Ayah lirihnya menahan isak karena merasa sudah tidak kuasa melihat penderitaan putra semata wayangnya itu.
"Maafkan Ayah ya Nak, karena Ayah terlambat menyadari kehadiran mu, dan terimakasih sayang karena sudah lahir kedunia ini." Leo lalu mengecup pucuk kepala putranya itu dengan lembut dan penuh kasih, namun tiba-tiba gawainya berdering
__ADS_1
Drt...drt...drt...
Leo pun segera menyambungkan gawainya.
"Halo ya ada apa? Apa⦠kau serius mungkin kamu salah lihat orang, Baiklah aku akan segera kesana!" lalu Ia pun mengakhiri sambungannya. Ia pun menoleh ke arah Bu Rini.
"Bu aku tiba-tiba ada urusan mendadak di luar, Leo titip Devan ke Ibu ya! Ibu juga harus istirah yang cukup!" ucap Leo lalu megecup pucuk kepala Bu Rini.
"Iya hati-hati di jalan ya Nak" nasehat Bu Rini. "Iya Bu..."jawab Leo singkat lalu menatap wajah putranya itu dengan seksama, Ayah pergi dulu ya sayang, nanti Ayah datang lagi lalu Leo pun mencium wajah putranya itu.
*
*
*
Kini Leo berada di salah satu tempat hiburan yang di jalan xxx.
Ia terus bermonolog dalam hati sambil terus mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru di dalam tempat itu.
Leo terus berjalan masuk hingga matanya meliha seluit orang yang begitu dia kenal duduk berdua, tangannya mengepal dan rahangnya mengeras.
"Laki-laki itu *bukan**kah* itu Tuan Romy almar hum suami Nona Anggun?' lalu kenap ia bersama dengan Chelsy?' jangan-jangan yang menelpon Chelsy waktu itu adalah lelaki ini?
Sial!"
Leo mengumpat sedang matanya menatap tajam ke arah dua orang yang duduk berduaan, yang tak lain adalah Romy dan Chelsy.
"Aku harap Anda bisa di ajak kerja sama Nona" ucap Romy.
__ADS_1
"Maaf Tuan, tapi saya tidak menginginkan kerja sama yang akan merugikan orang lain apa lagi yang Anda maksud adalah majikan saya dan Anda tak bisa mengancam saya dengan membawa nama anak saya Tuan karena tidak ada yang akan terjadi dengan anak saya selama saya bersamanya jadi, urungkan saja niat Anda itu karena sampai kapanpun saya tidak akan mau mengikuti lagi keinginan Anda!" tegas Chelsy lalu beranjak dari tempat duduknya. Namun sebelum melangkah Romy meraih tangan Chelsy dan menariknya.
Chelsy yang di tarik secara tiba-tiba hilang ke seimbangan dan menabrak dada bidang milik Romy.
"Dengarkan aku Nona aku tidak suka kau menolakku jika kau tidak melakukan nya akan kupastikan kau akan menerima akibatnya!" ucapnya penuh penekanan dengan senyum devil, sedang jari telunjuknya mengelus wajah Chelsy.
Sementara itu Leo yang dari tadi melihat adegan ke dua orang yang ada di depan matanya tersulut emosi, Ia bergegas melangkah mendekati keduanya lalu.
Bugh...Bugh...Bugh...
Leo memukul wajah Romy secara membabi buta hingga membuat Romy terjungkal kebelakang tanpa bisa mengelak karena pukulan Leo yang datang secara tiba-tiba.
"****!" geram Romy sambil mengelus sudut bibirnya yang mengeluarkan darah segar. Sedang Chelsy sendiri terkesiap melihat Leo yang tiba-tiba muncul dan menghajar Romy.
la hanya bisa membulatkan mata dan menutup mulut menggunakan kedua telapak tangannya tanpa ingi ikut campur, karena ia pun begitu takut di saat melihat amarah yang terpancar dari tatapan matanya.
Sedangkan Leo yang masih kesal duduk berjongkok dengan posisi melipat sebelah lututnya, lalu mencengkram kerah baju milik Romy dengan kedua tangannya.
"Dengarkan aku brengsek! jangan pernah sentuh istriku atau milikku!' satu kali aku melihatmu maka kamu akan benar-benar mati tanpa bisa hidup lagi seperti saat ini, camkan itu!"
Tanpa basa-basi lagi Leo bangkit berdiri lalu menyeret tangan Chelsy dengan kasar Ia lalu membawa Chelsy masuk ke dalam toilet,Chelsy pun binggung apa maksud Leo menyeretnya masuk ke toilet namun Ia pun tak bisa membantah karena ia takut melihat kemarahan Leo, yang membuatnya bergidik ngeri, hingga mengurungkannya untuk bertanya.
Sesampainya di toilet Leo lalu memutar kran air lalu menyiram kan air di wajah Chelsy dan menggosok bagian yang sempat di sentuh oleh Romy tadi.
"Katakan di mana dia berani menyentuhmu!!?" tanya Leo penuh penekanan.
"Tut_Tuan ak_aku_" ucapan Chelsy terpotong di saat Leo mencium dan ******* bibirnya.
Plak,
__ADS_1
Chelsy yang mendapat perlakuan secara tiba-tiba dari Leo, dengan reflek menampar pipi Leo, saat mengingat kejadian tadi siang saat Leo berpelukan di pusat perbelanjaan dengan seorang wanita yang nampak begitu intim, ia juga bingung kenapa ia merasa cemburu di saat Leo seperti itu, padahal ia dan Leo baru saling mengenal.
ππππππππππππππ