
Cleo pun menuju taman di mana Kenan dan yang lainnya sedang asyik menikmati cahaya matahari pagi. Hingga tiba saatnya mereka semua masuk untuk sarapan Cleo celingak celingukan seperti mencari seseorang.
"kamu mencari siapa Cle,?"
"Kak Anggun kemana Kak? dari tadi aku lihat Kak Anggun tidak kelihatan?" pertanyaan Cleo membuat Rafa menghentikan langkahnya sedang Anthony sudah mendahului di depan sambil menggendong Kenan.
Rafa masih menatap lekat adiknya itu tanpa ingin menjawab pertanyaannya.
"Kak apakah terjadi sesuatu?" Cleo benar-benar merasa khawatir.
"Haaahhh..." Rafa hanya bisa menarik nafasnya dengan berat.
''Apa perlu aku memberitahumu?''
''Tentu saja perlu Kak, karena aku adikmu.'' "Dia menghianatiku dengan orang lain" lirihnya lalu melangkah masuk, meninggalkan Cleo yang masih mencerna kata-kata yang di lontarkan oleh kakaknya itu.
"Berhianat siapa yang berhianat? maksud Kak Rafa? Kak, Kak Rafa!" Cleo terus berteriak memanggil kakaknya yang terlihat terus melangkah Pergi meninggalkan nya.
Kak Rafa Kakak mau kemana kakak belum menjawab pertanyaan ku Kak Anggun kemana dan dimana!" cicit Cleo bergegas masuk menyusul kakak nya yang hanya memberikan jawaban yang begitu singkat tanpa kejelasan itu.
"Kak Rafa kemana Bik?" tanya Cleo begitu masuk hanya mendapat kan suaminya di meja makan.
"Tuan lagi mandi Nona!'' jawab Bik mery.
''Dan Anda di suruh makan duluan kasian baby Twisn!'' seloroh Bik Mery.
Cleo hanya bisa menarik nafas kasar dan menghempaskan bokongnya di kursi ia hanya bisa memandangi makanan yang tergeletak di depannya itu tanpa ingin menyentuhnya sama sekali karena yang ada di otaknya saat ini adalah kakak iparnya tersebut dan orang yang tau Anggun di mana cuma kakaknya itu. Ia takut kalau Rafa menyakiti kakak iparnya karena ia tau kakak nya itu paling benci dengan sebuah penghianatan. Tapi yang tak habis ia pikirkan jika Anggun ingin berkhianat lalu dengan siapa.?
Bukankah selama ini Anggun cuma dekat dengan Anthony saja. Dan diapun sudah tidak memikirkan Anthony lagi.
__ADS_1
"Sayang kenapa di pandangi terus makanan nya apa mau aku suapin?" tanya Anthony lembut pada sang istri karena dari tadi Cleo hanya memandang makanan di atas meja itu tanpa ingin menyentuhnya.
"Tit-tidak sayang hanya saja aku belum lapar" Jawab Cleo gugup.
"Tapi baby twisn butuh makan kan sayang dan dari tadi kamu bahkan belum menyentuh makanan apapun." Ucap Anthony kembali membuat Cleo berfikir sejenak dan memutuskan untuk menyendok makanan kedalam piring nya.
Namun sejenak ia melirik Anthony.
"Aku mau di suapin" ucapnya manja membuat Anthony tersenyum gemas pada istrinya itu.
"Sini biar aku suapin, apakah kamu merasa tidak enak badan? kalau kamu tidak enak badan kita periksa ya habis ini ke Dokter." ucap Anthony dengan nada khawatir
"Tidak sayang aku beneran tidak apa-apa kamu jangan terlalu berlebihan twins ku adalah anak-anak yang kuat" ucap Cleo sambil memperlihatkan ototnya sedang Anthony hanya bisa tersenyum melihat tingkah konyol istrinya itu.
"Aku hanya khawatir pada kalian aku tidak mau terjadi apa-apa padamu dan twisn karena apa pun yang terjadi aku akan melindungi kalian walaupun nyawaku taruhannya."
Cleo menatap lekat wajah suaminya ada rasa hangat menjalar di hatinya mendengar kata-kata manis yang keluar dari mulut suaminya itu. Perlahan ia pun memberanikan diri untuk mengecup bibir suaminya itu walau hanya sekikas. Dan tentu saja Anthony sangat menyukainya ia pun tersenyum bahagia melihat istrinya bersemangat lagi.
"karena baby twisn maunya seperti itu" jawab Cleo asal.
"Benarkah hanya baby twisn yang menginginkan nya apa kamu tidak menginginkan nya juga?"
"Kau, Kenapa kau jadi merayuku bukankah aku memintamu untuk menyuapi ku tapi kenapa kamu jadi berpidato panjang lebar." protes Cleo membalikkan keadaan agar suaminya itu fokus menyuapinya kembali.
"Iya maafkan aku sayang ini ayo makan yang banyak biar kalian sehat dan gemuk." Cleo menatap tajam suaminya saat Anthony mengatakan gemuk.
"Sudah aku tidak mau makan lagi!" kesalnya
"Anthony pun merasa heran dengan perubahan sikap istrinya yang tiba-tiba saja marah tanpa sebab itu.
__ADS_1
"Sayang kalau kamu tidak makan nanti baby twins_"
"Stop...! kamu suka kan kalau aku gemuk karena itu akan membuatku terlihat jelek!" ketuanya menjeda ucapan Anthony.
"Sayang lihat aku kau tau seperti apa pun bentuk tubuh mu aku tetap suka karena kamu merelakan kedua anakku tumbuh disini." Anthony yang faham apa yang menyebabkan istrinya berubah kesal berusaha memberikan support lewat ucapannya, dan benar saja itu bisa membuat hati Cleo kembali tersentuh.
*
*
*
"Lakukan semua yang aku perintahkan pada mu dan jangan sampai meninggalkan jejak' ingat baik-baik. jangan biarkan dia lolos jika kalian gagal maka kalian akan tau akibatnya" "baik Tuan Anda tenang saja kami orang-orang yang sangat profesional, dalam menjalankan tugas" jawab orang yang mungkin saja bosnya.
"Ini ambillah lalu cepatlah pergi dari sini!" karena sebentar lagi istriku akan datang!" perintah orang tersebut pada orang suruhan nya itu, dan ini gambar orang yang harus kalian cari" lalu orang suruhannya meraih foto tersebut. kemudian merekapun beranjak pergi untuk melaksanakan tugas yang di perintah kan.
"Sayang..Laras kau!"
"Iya sayang maaf aku terlambat karena biasalah si Rafa brengsek itu terus saja ingin menahanku."
"kamu tau aku sudah muak dengan semuanya kenapa kita tidak mengakhirinya saja dengan tangan kita sendiri" ketus Laras.
"Tidak...! kamu jangan gegabah mengambil tindakan, kamu tau kita sudah sejauh ini melangkah jadi kamu jangan bertindak bodoh karena orang yang akan kita hancurkan bukan saja Rafa tapi juga sepupu tiriku itu dan aku rasa mereka juga tak segampang itu untuk di hancur kan tapi kita harus pintar dan licik."
"Baiklah sayang tapi aku tidak janji karena kamu tau sendiri Anggun yang menyebabkan anak ku meninggal dan aku tidak akan puas sebelum membuatnya menderita kehilangan orang-orang yang begitu di cintainya aku ingin dia merasakan apa yang aku rasa kan Rom...aku ingin dia merasakan kehilangan anaknya!" jerit Laras.
"Iya sayang aku tau bukankah anak itu juga anakku buah hati kita hmm?' sekarang masuk lah aku akan membuatnya denganmu lagi aku sudah tak tahan ingin melakukannya." dan tanpa aba-aba lagi Romy menyambar tubuh Laras, lalu menggendongnya ala bridal style.
Dan merekapun sama-sama melakukannya ntah sudah berapa kali mereka terus mengulang adegan panas mereka, ******* demi ******* keluar begitu saja bersama peluh yang sudah membanjiri tubuh mereka hingga merekapun terkulai dengan deru nafas yang terus memburu.
__ADS_1
"Terima kasih sayang aku harap Romy junior akan segera hadir di tengah-tengah kita" Romy berucap lalu memeluk tubuh Laras, dan dibalas oleh Laras dengan anggukan. Romy pun tersenyum lalu mengecup wajah Laras yang sudah di penuhi keringat bekas percintaan mereka.