
"Sayang kam_!"
"Jelaskan semua ini Mas...!" Anggun yang tiba-tiba muncul di depan Rafa menatap tajam ke arah Rafa dan Leo
"Sas_Sayang aku_Leo lepas kan!" Rafa melihat tangannya yang masih di genggam erat, begitupun sebaliknya Leo menatap tangannya yang masih menggenggam erat tangan Rafa lalu Rafa dan Leo saling menghempaskan tangan dan saling membuang muka.
"Kalian harus menjelaskannya dan kamu Mas kamu apa-apaan?" Anggun masih menatap tajam ke arah Rafa dan Leo Glek Rafa dan Leo pun dengan susah payah menelan salivanya
"Sayang dengarkan aku, aku akan menjelas kannya padamu."
Rafa memberi kode pada Leo danbLina untuk pergi meninggalkannya, Lina dan Leo pun pergi dengan membawa serta baby Ken. Sedang Rafa menarik tangan istrinya dengan lembut dan menuntunnya masuk kedalam ruangannya lalu menuju sebuah kamar yang memang di khususkan untuk Rafa beristirahat. Ceklek...Bugh...
"Mas kamu apa-apaan? kenapa membawaku kesini? aku mau keluar Mas!" rengek Anggun pada suaminya namun Rafa tak menggubris nya dia menatap Anggun dengan tatapan menyelidiknya,
"Ada apa kamu kemari dan kenapa kau tak memberi tahuku?"
"Mas, kamu jangan mengalihkan pertanyaan aku yang seharusnya bertanya ada apa kamu dan Leo? apa kamu dan Leo adalah..Ummmp"
belum selesai bertanya bibirnya sudah dilu..mat oleh Rafa.
Anggun memukul dada bidang Rafa, Rafa pun melepas pangutannya, sedang Anggun menarik nafas panjang karena merasa sesak karena lum..atan suaminnya yang secara tiba-tiba.
"Sayang aku bertanya padamu maka jawab lah. Dan jangan pernah meragukanku" ucap Rafa lagi masih berdiri begitu dekat dengan Anggun. Namun Anggun berusaha mendorong tubuh suami nya itu agar menjauh darinya.
__ADS_1
"Mas aku kesini untuk mengajakmu makan siang bersama dan aku ingin memberikan kejutan padamu jawab Anggun menjelaskan.
"Dan jelaskan apa yang terjadi antara kamu dan Leo?" apa kamu meragukan ku kalau aku ini benar-benar hanya suka wanita dan bukan penyuka sesama jenis ucapnya mendekati Anggun.
"Mas, kak_kamu mau apa?" tanya Anggun saat tangan kekar suaminya menarik pinggangnya,
"Aku hanya inggin membuk tikan kalau aku ini masih normal dan hanya tertarik padamu Sayang ucap Rafa dengan memegang dagu istrinya itu. Glek...
"Mas, tidak usah seperti ini jugakan? kamu hanya perlu memjelaskannya padaku bukan seperti ini juga, ini masih di kantor Mas," Anggun terus memberikan penolakan namun semakin ia menolak justru membuat suami nya itu terus bersemangat ingin mengerjai nya.
Sedang Anggun terus berjalan mundur akibat perbuatan suaminya itu, ia berusaha untuk kabur dari Rafa, namun Bugh...badannya menabrak dinding sedang Rafa sudah mengunci pergerakannya. Rafa mengunci kedua tangan Anggun kebelakang agar ia tak bisa menghalangi apa yang ingin Rafa lakukan
"Mas...apa yang kamu lakukan?" matanya membulat saat Rafa mulai membuka jasnya dan kini ia bertelanjang dada dan kini ia beralih ke kancing bagin depan baju Anggun di bukanya satu demi satu lalu hanya meninggal kan sebuah bra Yang berwarna hitam.
"Hey buka matamu tatap aku apa kamu akan terus menolakku seperti ini ucap Rafa lembut sambil menggit kecil telinga Anggun.
"Mas..." Anggun yang merasa kegelian berusaha menghindar.
"Sayang aku mau lihat sampai kapan kau menolakku ucapnya lalu meny..esap tempat faforitnya sambil *******-***** buah da..da Anggun yang sebelahnya.
Rafa terus meny...usu dengan lembut seperti bayi sedang air su..su sudah memenuhi mulutnya,
"Sangat manis" gumamnya kecil sedang Anggun tak bisa berbuat banyak saat merasakan sensasi luar biasa menjalari tubuhnya,Sedang Rafa yang melihat istrinya yang sudah terbawa suasana itu melepaskan tangan Anggun, dan kini Rafa menarik dres Anggun.
__ADS_1
Turun ke bawah hingga menyisakan kain segi tiga berwana senada dengan branya Rafa tersenyum melihat kepe..milikan istrinya itu. Rafa kembali berdiri dan memb..uka seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya hingga ia seperti bayi yang tak memakai baju,
Rafa terus memberikan sentuhan lembutnya men..yecap dan menelusuri berulang-ulang sedang desa..han dan eran..gan terus keluar dari mulut anggun, sedang rafa terus memberi lum..atan dan ke cu..pannya menel..usuri seluruh tub..uh istrinya dan akhirnya ia sampai di bawah per..ut istri nya, di turunkan
nya kain segi tiga penutup ke pemil..ikan istri nya itu ia pun tersenyum, ia lalu meng..ecup dengan lembut sedang lidahnya bermain main di sana ia terus menekan klit..oris istri nya dengan lidahnya meny..ecap nya kembali membuat tubuh Anggun bergetar hebat.
" Aaauuuhk Maaas aaahk," Anggun menekan kep..ala suaminya agar terus melakukannya "Mas aku mau keluar aku sudah tidak kuat haaaah" "keluarkanlah Sayang!"ucap Rafa dengan lembut sedang nafas Anggun sudah tersengal-sengal saat sesuatu ingin tumpah ruah.
"Maaas...jeritnya kecil sedang Rafa mengangkat tubuh Anggun ala bridal stile lalu menduduk kannya di pembaringan, Rafa lalu menuntun tangan Anggun untuk meraih junior nya, awalnya Anggun bingung harus melakukan apa namun ia paham saat suami nya menuntunnya.
Sedang Rafa masih dalam posisi berdiri, Anggun terus membelai juniornya, ketika Rafa sudah merasa nik..mat yang begitu dahsyat, ia menekan tengkuk Anggun dan mengarah kan junior nya kembali mendekati mu..lut Anggun,
Anggun pun tanpa aba-aba langsung melahapnya dengan lembut ia terus menggulum menggigit dengan lembut seperti orang yang sedang makan Es Cream.
"Aaauhk Sayang nikmat sekali ayo sayang kita selesai kan sama-sama ucap Rafa saat merasa nikmat sudah di ubun-ubun. Lalu membaring kan Anggun setelah itu ia pun melakukan penyatuannya, dan ntah sudah berapa kali mereka melakukannya hingga kini mereka sama-sama terkulai lemas,
"Terima kasih sayang!" ucap Rafa sambil memeluk tubuh istrinya itu.
"Mas baby ken?" tanya Anggun kahwatir saat ingat putranya itu,
"Aku sudah menyuruh Lina dan Leo pulang jadi kamu tidak perlu khawatir ucapnya,
"Ayo kita mandi setelah itu kita makan ucap Rafa bangkit menuju batrom yang ada di ruangan yang mini malis itu.
__ADS_1