Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
PANGGILAN SAYANG


__ADS_3

"Aku ingin tau apa yang membuat mu melakukan ini Cle, apa kamu sengaja melakukannya karena ingin membalas ku? dan, sampai hari itu tiba aku akan pura-pura tidak tau kalau kau itu adalah orang yang pernah aku perkosa."


Anthony terus bermonolog dengan dirinya sendiri saat sekelebat perkatakaan Cleo beberapa waktu yang lalu kembali berputar di benaknya.


"Mari jangan bertemu lagi di masa depan! kalau kita sampai bertemu maka hidupmu akan berakhir.


Deg.


*


"Cle-Cleo...kamu dimana? ayo cepat kemarilah kamu harus makan!" seru Anthony saat tak mendapati istrinya di dalam kamar.


"Bukan kah aku menyuruhnya untuk menungguku tapi kenapa dia sangat keras kepala tak mau mendengarku, awas saja kalau ketemu aku akan menghukummu!"


Gerutunya dalam hati.


"Cleo, apa kau baik-baik saja,? apa kau mendengarku?" teriaknya lagi dengan perasaan was-wasnya,


"lya…aku baik-baik saja." balas Cleo membuat perasaan Anthony merasa lega, tak lama kemudian Cleo keluar dari bhatroom. Ceklek Anthony pun menoleh ke arah istrinya yang baru saja ke luar dari bathroom.


"Kenapa kamu lama sekali? dan bukankah aku sudah pernah bilang jangan ke mana-mana! sebelum aku datang tapi kenapa kamu tak pernah mau mendengarku!" cecarnya dengan tatapan tajam.


"Ma_mam_Maafkan saya Tuan." jawab Cleo dan langsung menundukkan kepalanya,karena mendapat tatapan tajam dari suami nya itu.


"Tatap aku! dan kenapa ada kata-kata Tuan, aku ini suamimu, bukan tuanmu faham!" balasnya lagi, dengan kalimat penuh penekanan.


Sambil menyentuh dagu sang wanitanya itu, lalu menaikkan wajah Cleo ia menatap di ke dalam manik mata wanitanya.


"Sekarang aku ingin dengar kata panggilan mesra darimu!" ucapnya sedang wajahnya sudah berada sangat dekat dengan wajah Cleo, hingga hidung mancung mereka pun bersentuhan.

__ADS_1


"Tut_Tuan ak_aku_" ucapan Cleo terbata saat Anthony mengusab dengan lembut bibirnya.


"Ayo ucapkanlah aku ingin mendengarnya" bisik Anthony dengan lembut lalu menyentuh bibir Cleo dengan bibirnya membuat Cleo kembali meremang,


"Mas_Ant_hony_"


dengan nafas yang berat Cleo menyebut nama Anthony, dengan nada suara yang ter putus-putus, satu luma..tan kembali Anthony darat kan di bibir Cleo, Cleo memejamkan kedua matanya sedang kedua tangannya mencengkram kedua lengan Anthony.


"Aku tidak suka dengan panggilan mas, karena aku bukan mas-mas," Anthony kembali memberi penekanan di setiap kata-katanya, "Apa kamu suka aku hukum seperti ini?"


lalu mengelus dengan lembut gund..ukan Cleo dari balik baju tipisnya, dan ternyata ia memang belum memakai pembungkus dadanya sehingga Anthony merasakan benjolan kecilnya begitu terasa menegang


Satu desa..han halus keluar dari mulut Cleo "Aaaaukh...Sus_sudah jangan laku kan lagi." cegah Cleo dengan memeluk erat tubuh suaminya menyem bunyikan wajah yang sudah memerah karena menahan malu dan


terasa panas karena perbuatan suaminya itu,sedang Anthony hanya menyeringai menarik satu sudut bibirnya.


Ia merasa begitu puas telah mengerjai istri nya, yang ternyata gampang sekali ter..ang sang, terbukti dari bahasa tubuhnya yang terus merespon setiap sentuhan kecil yang ia berikan.


namun Cleo tak bisa berbuat banyak saat Anthony terus memberikan sentuhan lembut di area sensitifnya seolah dia tau cara dan titik kelemahan Cleo.


"Kak, Anthony" sebutnya lagi.


"Aku bukan kakak mu!" tegas Anthony dan kembali menggigit daun telinga milik Cleo dengan lembut, karena posisi Cleo yang masih memeluknya! sedang Cleo merasa hembusan nafas Anthony yang hangat memasuki gendang telinganya, dan otomatis kembali membuatnya bahagia.


"Lalu aku akan memanggilmu apa?" tanya nya lagi.


"Bukankah aku yang menyuruh mu, jadi kamu yang harus memikirkannya!' kenapa kau malah bertanya balik padaku?" ucapnya datar.


"Iya aku tau, tapi aku benar-benar tidak tau nama apa yang cocok?' atau..." menjeda kalimatnya sambil mengigit jari dan memutar bola matanya.

__ADS_1


"Atau apa? kamu jangan macam-macam!" ancamnya lagi."


"Bagaimana dengan Sas_sayang_" ucapnya pelan hampir tak terdengar, membuat Anthony merekahkan senyumnya.


"Apa? apa kau bisu? hingga aku tak mendengar sama sekali suaramu atau kau mau aku bungkam ya, sekalian dengan ini!" goda Anthony menunjuk bibirnya sambil mengedip kan sebelah matanya menggoda.


Cleo reflek menutup mulutnya dengan ke dua tangannya membuat Anthony terkekeh, karena tak menyangka istri culunnya ini ternyata polos juga.


"Baiklah kalau kau tak ingin aku membungkammu ulangi lagi kata-katamu dengan jelas!" perintah Anthony


"Mmmm_sas_sayang!" ucap Cleo kaku, Good girl' kenapa kamu tak mengucapkannya dari tadi kalau dari tadikan aku tidak akan menghukummu atau kamu memang senang mendapat hukuman dari ku hmmm?"


Anthony berucap sambil menatap Cleo dengan tatapan curiga, Cleo yang mendapat tatapan curiga dari suaminya hanya tersenyum sambil menatap tajam.


"Haiiis...sayang jangan menatapku terus nanti biji matamu keluar loh…Kamu itu kenapa menuduh ku seperti itu?'seolah-olah aku ini wanita ******, dan iya siapa juga yang mau di hukum seperti itu!' kamu saja yang selalu berfikiran mesum." Jawab Cleo panjang lebar tanpa ada titik koma nya.


"Ooowh, jadi kamu sudah mulai berani padaku ya!" Anthony menekan kalimat,


"Tidak. Mana aku berani padamu sayang." Jawab Cleo tegas.


"Sayang aku mm_" ucap Cleo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Ada apa?" tanya Anthony datar.


"Aku lapar cicitnya."


"Astaga...ohw iya tadi aku mencarimu memang untuk memanggilmu makan, ayo ke mari makanlah," ucap Anthony dia tak habis fikir kenapa dia bisa lupa dengan tujuan sebenar mencari Cleo untuk makan.


Cleo hanya menatap makanan yang begitu lejat di depan mata, tanpa ingin me nyentuh nya.

__ADS_1


"Apa kamu akan kenyang dengan menatap makanan di depanmu? dan iya makanan tidak bisa berjalan ke dalam mulutmu tanpa kau menyuapnya!" sergah Anthony saat Cleo hanya menatap dengan tatapan lapar.


"Aku ingin di suap." ucap Cleo ragu menatap Anthony.


__ADS_2