Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
KEDATANGAN MERTUA


__ADS_3

πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


"Maaf Tuan silah kan Anda ke luar karena saya ingin me makai baju...!" seru Anggun berucap dingin...


Deg.


Bagai kan hujaman belati setiap kata yang Anggun lontar kan mampu menggores kan secuil rasa sesak di dada Rafa. Bagaimana tidak dia merasa Anggun sengaja menyindir nya,nternyata apa yang dia takutkan akhirnya terjadi juga.


"Jadi kamu sekarang sudah berani mengusir ku dari kamar ini,? " seharusnya kamu yang pergi dari sini apa kamu lupa kalau kamu itu siapa?"


"Kamu cuma wanita bodoh yang hanya aku jadikan pembayar hutang Almarhum suami mu.!"


Deg.


"Dan kamu jangan merasa senang dengan perhatianku selama ini. Kamu harus tau semua yang Aku lakukan hanya sandiwara belaka, fahaaam...!"


geram nya mencengkram wajah Anggun dengan kencang sehingga Anggun harus meringis menaha sakit. "Trima kasih Tuan dengan tidak mengingatkan saya pun, saya tidak akan lupa posisi saya dimana dan sebagai apa. Tapi perlu Anda ketahui Tuan tadinya saya akan pura-pura tidak tau niat Anda sebenarnya. Tapi apa boleh buat Anda sudah mengatakan semuanya dengan jujur dan lebih baik memang seperti ini, agar saat berpisah nanti tidak akan ada yang merasa tersakiti lagi pula Aku dan Anthony mungkin akan balikan lagi karena aku sudah memikirkan bagaimana masadepanku selanjutnya untuk itu mari saling menjaga jarak seperti surat kontrak yang sudah saya tanda tangani." Akhirnya Anggun mengeluarkan semua keluh kesahnya.


Deg.


Rafa yang sadar akan kesalahan nya melepas kan cengkramannya,


Anggun pun menjatuh kan tubuhnya di lantai ia trus menangis bergetar melihat kemarahan Rafa, namun ia harus berusaha mencoba untuk kuat.


"Anda jangan khawatir dengan Tuan Ken, aku akan merawatnya dengan seluruh Cinta yang ku miliki" Lirihnya masih menah sakit dengan tangis yang terisak.


Sedang Rafa yang di hantui rasa bersalah,dan menyesal dengan apa yang ia lakukan kepada istrinya, Memilih beranjak pergi tanpa meminta maaf kepada Anggun.


"Anggun yang menatap kepergian suaminya merasa bersalah karna untuk pertama kali nya ia memberanikan diri untuk melawan suaminya.


"Maaf kan aku Mas...Aku harus melakukan ini" lirihnya. "Aku ingin kau membenciku sebenci-bencinya agar aku tidak ingin terus-terusan berada dalam dilema" Gumamnya pelan menahan sesak yang teramat sangat...


Sementara itu Rafa juga merasakan luka yang sama apa yang ia lakukan kepada Anggun justru melukai hatinya, apalagi saat mendengar jika Anggun akan kembali kepada Anthony setelah mereka berpisah.

__ADS_1


"Aarrrgg..." teriaknya mengacak kasar rambut nya serta membuang semua yang depannya.


"Dasar bodoh kenapa aku bodoh sekali


kenapa aku harus menyakitinya!" geramnya.


"Aaaahk"....ia memukul dinding yΓ ng ada di kamar nya hingga membuat buku di jari jemari nya mengeluar kan darah...


"Anggun...Maafkan aku" lirih ya merosotkan tubuhnya di dinding...tubuhnya terguncang karna mengeluarkan tangis penyesalannya.


Sungguh ia tak pernah merasakan Cinta yang begitu dalam kepada istrinya selain Anggun, bahkan dengan sarah Ia tak merasakan perasaan yang begitu dalamnya.


*******


Satu bulan berlalu semenjak kejadian itu,Anggun dan Rafa benar-benar tidak bertatap muka namun Anggun terus melayani suami nya tanpa bertemu secara langsung. Sedang Rafa menjadi uring-uringan di kantornya kadang Ia akan melamun ketika acara meeting sedang berlangsung, untung ada Leo yang selalu sigap melakukan fresentasi dengan baik dan benar.


Seperti hari ini ketika meeting sedang berlang sung Rafa tiba-tiba menyela di tengah-tengah laporan menejer ke uangan yang di lakukan oleh salah satu, Pegawai di Kantornya.


"Tunggu...Dit..! kamu bisa menjelaskan semuanya pada Leo, biar Leo yang ambil alih semuanya aku ada urusan.."


Lalu Rafa keluar meninggalkan ruangan itu.


denga di iringi tatapan ke heranan dari para perserta rapat. Karna tak seperti biasanya dia meminta rapat di lanjutkan tanpa di rinya.


Rafa menuju lobby lalu ia menyuruh seorang security untuk mengambilkan mobilnya yang ada di parkiran.setelah mobilnya datang ia pun mengambil alih kemudi dan melesat meninggal kan gedung perkantorannya,sedang security memberi hormat pada Rafa sambil menatap kepergian Tuan nya itu.


"Rafa' terus melesat kan mobilnya membelah jalanan ibu kota, ia merasa kalo saat ini ke palanya sakit dan pening, sudah satu bulan ia tak bertegur sapa dengan Anggun istrinya yang betul-betul membuatnya seperti mayat hidup...begitulah hari-hari yang ia jalani.


"Anggun aku merindukanmu' tak ada kah maaf untuk ku maafkan aku Sayang...!" lirih nya dalam hati masih di hantui sara bersalah nya.


Rafa kini sudah tiba mansion mewahnya ia kemudian turun dari mobil lalu melesat masuk. Kini Ia yakin dengan tujuannya untuk meminta maaf pada Anggun.


"Anggun say__".

__ADS_1


Menggantung kan kalimatnya, karna terkejut melihat siapa yang ada di mansionnya sekarang ini.


"Mommy, Daddy,ndan Cleo, kapan kalian datang dan kenapa tidak memberi ku kabar???"


pertanyaan yang bertubi-tubi keluar dari mulut nya saat tau siapa yang datang.


"Hei...anak bodoh apa kamu akan bertanya tanpa memeluk Mommy mu ini, dan ya Mommy kecewa sama kamu kenapa kamu tidak bilang kalo kamu menikah lagi hah?"


Deg.


"Mom__" menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"kamu dan Anggun harus di hukum! dan kenapa kamu pulang dari kantor cepat sekali?"


Deg.


"Mommy Rafa bisa menjelas kannya ke Mommy tapiii...___" ucapannya terhenti ketika melihat sosok yang ia rindu kan selama satu bulan ini.


sedang Anggun hanya menunduk tanpa ada niat untuk menatap suaminya, membuat hati Rafa bergemuruh menahan rasanya.


"Ayo, Mommy silahkan di makan" ucap Anggun setelah selesai menata makanan dan minuman di atas meja makan.


"Trimakasih sayang tidak usah repot-repot' kasihan kamu harus merawat Kenan selama ini ucap Mommy Monica Mommynya Rafa.


"Dan ya' Mommy akan menghukum kalian ber dua selama Mommy disini Kenan akan tidur bersama kami, dan kamu Anggun bisa memberi Stok Asi kamu dengan di pompa mengerti" ucap Mommy penuh dengan penekanan.


"Tapi Mom___"


"Sudahlah sayang ayo kita ke atas ucap Rafa motong ucapan Anggun, lalu meraih tangan nya menuju kamar pribadinya.


Anggun terkesiap, karna tiba-tiba di tarik namun ia hanya bisa menurut karna tidak mungkin ia memberontak di depan mertuanya.


sedang Mommy Monica yang melihat kelakuan Rafa hanya bisa tersenyum penuh arti. Setelah sampai di kamarnya, Anngun menghentak kantangannya agar terlepas dari cengkraman tangan kokoh Rafa.

__ADS_1


"Maaf Tuan lepaskan tangan saya ucapnya dingin dan datar, lalu memalingkan wajahnya enggan menatap Rafa.


"Aku mau mandi!" Ucap Rafa.


__ADS_2