Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
BERJUMPA LARAS


__ADS_3

"Momy...!" Ucap Anggun dan Rafa bersamaan.


"Kalo kalian ingin bermesraan jangan di dapur di kamar sana, membuat orang iri saja." Ucap sang Daddy yang tiba-tiba muncul menggoda mereka,bmembuat Anggun tak kuasa menahan malu, ingin rasanya dia menggali lubang untuk bersembunyi,nsedang Rafa hanya tersenyum cuek sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Kenapa aku bisa lupa kalau Mommy dan Daddy ada di sini sih."


Gumamnya dalam hati, sedang Mommy nya melirik tajam ke arah suaminya. "Dad...jangan menggoda mereka, lihatlah menantu ku ini!


Wajahnya sudah bersemu merah." Ucap sang Mommy sambil mengelus wajah Anggun dengan lembut.


"Haaiiisss, kayak Daddy tidak pernah muda saja." Sahut Rafa menimpali dengan wajah yang sedikit kesal karena niat Awalnya yang ingin bermesraan kandas juga.


"Sudah ayo sarapan_" potong Mommy nya,namun tatapan terhenti pada tangan Rafa, "Fa...Tangan mu kenapa sayang?" sambil meraih tangan putra nya lalu memeriksanya,sedang Rafa yang di tanya menatap Anggun dengan tatapan kikuk.


"M...anu..momm...kemarin Rafa tak sengaja tergores paku" Jelasnya berbohong sambil menelan kasar saliva nya.


"Oh...ya, Udah lain kali hati-hati, dan sekarang yang penting tangan kamu sudah tidak apa-apa" lanjut Mom nya lagi. Lalu mereka semua beranjak kemeja makan.


"Mommy, Cleo ke mana?" Tanya Rafa.


"Pagi-pagi sekali dia sudah pergi,kata nya kerumah teman kuliahnya yang waktu di Singapor." Sahut mommynya.


"Anak itu benar-benar apa dia tidak merindukan ku hingga pagi-pagi harus pergi" gerutunya. "Sudah makan saja nanti keburu dingin" Timpal mommy nya.


"Baik Mom," Ucap Rafa, Anggun kemudian melayani suaminya memberikan nasi dan lauk, sedang ke dua mertuanya hanya saling bertukar pandangan dan tersenyum kecil,memperhatikan dengan seksama menantu mereka,


sungguh mereka senang melihat Anggun yang selalu melayani Rafa, sangat berbanding terbalik dengan Laras, yang tak pernah perduli sama sekali sama suaminya dengan alasan mengandung. Dan mereka berharap semoga anak dan menantu mereka sekarang ini bahagia selamanya.


Setelah semuanya beres Rafa dan Anggun menemui Baby Kenan.

__ADS_1


Anggun memeluk dan mencium pipi gembul Baby Ken, dengan fosesif, karena ini kali pertamanya Anggu terpisah tidur dengan Baby Ken.


"Sayang, Bunda kangen sekali" Ucapnya yang di sambut celotehan khas Bayi dari Kenan Semua yang melihat dan mendengar interaksi antara Anggun dan Baby nya tersenyum lebar.


*****************


"Sayang, Ayo ikut aku!" ajak Rafa lalu meraih tangan Anggun.


"Kita mau kemana Mas," timpal Anggun.


"Ayo ikut saja" ucap Rafa lagi. Lalu berjalan menuju pintu ruangan di mana Laras di rawat,


Ceklek.


"Masuklah" ucap Rafa, Anggun pun melangkah memasuki ruangan di mana Laras masih terbaring koma, sedang Rafa masih menggenggam erat tangannya.


"Mas, bukankah ini ruang perawatan Mbak Laras? lalu kenapa Mas membawa ku kemari?" Tanya Anggun yang merasa heran karena Rafa sendiri pernah melarangnya untuk masuk keruangan di mana istrinya itu dirawat.


Deg.


"Kenal kan sayang dia lah Laras istri pertama ku" Ucap Rafa memperkenal kan istri pertama nya itu, sedang Anggun hanya diam menatap dengan tatapan yang tak dapat di artikan.


"Ini tidak mungkin kenapa harus dia lagi, apa dunia ini hanya selebar daun kelor!"


"Sayang, kamu kenapa kok dari tadi diam saja? Apa kamu ada yang sakit?" Tanya Rafa lagi begitu melihat istrinya hanya diam tidak menanggapi ucapannya.


"Tit-tidak Mas aku tidak apa-apa." Ucapnya tergagap begitu tersadar dari lamunannya,sedang Rafa kini sudah menatapnya intens dengan tatapan khawatir, karena takut istri nya itu jatuh sakit lagi.


"Kamu yakin tidak apa-apa sayang?" Tanya Rafa dengan nada khawatir. "Benar Mas, aku tidak apa-apa." Ucap Anggun lagi berusaha meyakinkan suaminya yang kelihatan sangat mengkhawatirkannya.

__ADS_1


"Mas, apakah kamu sangat mencintai mbak,Laras?" Tanya Anggun pada suami,


"Emangnya kenapa kok kamu bertanya seperti itu Sayang."


"Tidak ada, hanya saja Aku ingin tau seberapa besarnya Cinta mu Mas, pada Mbak' Laras" Ucapnya lagi.


"Sayang, Cinta dan sayangku pada Laras sangat besar, kamu tau kenapa?" sambil melirik Anggun, lalu Anggun menggelengkan kepalanya. "Karna dia itu wanita yang hebat,yang sudah memberiku seorang putra yang tampan dan sehat, dia sudah banyak berjuang di saat mengandung Kenan' dia juga hampir kehilangan nyawanya untuk melahirkan Kenan.


Walau penyebabnya adalah kecelakaan yang di akibat kan oleh ulah dari almarhum suami mu, Romy." Ucap Rafa dengan tangan yang mengepal, Anggun yang memperhatikan mimik muka Rafa yang berubah, hanya bisa menunduk dengan menelan kasar saliva nya.


"Maaf," hanya itu yang bisa Anggun ucapkan.


"Sayang,bukan_maksudku' bukan itu sayang_ Hei_lihat aku! Maafkan aku Sayang tidak bermaksud untuk mengungkit semuanya' Sayang, dengarkan aku, aku ingin kamu melupakan semuanya, Okey!'


kita mulai semuanya dari awal. Aku sadar ini bukan salahmu sayang tapi salahnya Romy," Jelasnya panjang lebar dengan perasaan yang serba salah, sambil menangkup wajah Anggun dan menatap lekat mata istrinya yang mulai berkaca-kaca. "Bagaimana sayang? apa kamu mau melupakan semuanya? aku tak tau bagaimana lagi caranya aku harus meminta maaf padamu karena aku_"


''Ssst..." Anggun meletakkan jari telunjuknya di bibir Rafa.


"Mas, aku_aku takut_" Ucap Anggun dengan air mata yang sudah membasahi ke dua pipinya. Sedang Rafa yang menyaksikan istrinya menangis menghapus dengan lembut ke dua mata Anggun menggunakan ke dua Ibu jarinya.


Cup.


"Lalu mengecup ke dua mata indah istrinya,wajah Angun pun tak luput dari kecupan lembutnya,dan perlahan turun ke bibir mungil sang istri, ia berusaha memberi ketenangan pada istrinya, yang terlihat begitu tertekan, kalau di tanya saat ini Rafa merasa sangat menyesal mengungkit tentang ke celakaan Laras, bagaimana tidak dia membuat Anggun teringat akan sikapnya pertama kali pada Anggun,dan tujuan nya untuk menikahi Anggun pada awalnya, walau pada akhirnya semua dendamnya telah berubah menjadi Cinta yang teramat dalam. Anggun pun membalas dengan memeluk erat suami nya,sedang Rafa memberi usapan lembutnya, "Terimakasih Mas," ucapnya.


"Sama-sama Sayang" balas Rafa.


"Eheeem."


"Kalian ternyata ada di sini mommy sudah mencari kalian ke mana-mana" ucap mommy yang tiba-tiba muncul mengagetkan mereka.

__ADS_1


"Mommy!" sahut Anggun dan Rafa bersamaan.


__ADS_2