Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
APA AKU TIDAK SALAH DENGAR?


__ADS_3

Di rumah sakit Leo masih terus mondar mandir seperti setrikaan baju karena masih memikirkan nasip istri ke dua Tuannya itu.


Ia terus menatap gelisah ke arah pintu di mana di dalamnya Anggun yang sedang berjuang antara hidup dan mati.


"Kenapa Dokter itu lama sekali sih!" gerutunya dengan perasaan gundah, Ceklek, pintupun terbuka, dan menampil sosok pria tampan berpakaian putih-putih dengan wajah yang tak dapat di gambarkan, melangkah dengan lesu.


Leo yang melihat Anthony pun langsung bergegas mendekatinya.


"Bagaimana apa Nona Anggun_"


"Telat sedikit saja maka nyawa Anggun tidak akan tertolong" ucap Anthony memotong pertanyaan Leo, Deg. Leoyang mendengarnya pun langsung tercekat. Langkahnya seperti tertahan oleh beban.


"Lalu bagaimana kandungannya?" ucapnya bertanya dengan lirih. Dan Ia pun langsung menatap Anthony dengan tatapan menyelidik.


"Kita harus bersyukur walau tubuhnya tersiksa tapi kandungannya begitu kuat untuk bertahan." Jawab Anthony menjelaskan "Bukankah kamu punya hutang penjelasan dan sekarang jelaskan apa yang terjadi siapa yang sudah melakukannya dan bahkan_"


suara Anthony pun tiba-tiba tercekat tak sanggup melanjut kan kata-katanya. "Dan Nona kenapa Dokter!?" tegas Leo.


"Sepertinya dia di setubuhi dengan kasar atau bahasa kasarnya di perkosa."


"Apa? di perkosa!"


ucap Leo bersama seseorang yang baru tiba yang tak lain adalah Angga.

__ADS_1


Leo dan Anthony pun menoleh ke arah sumber suara, dan menatap heran ke datangan Angga yang di sertai Alex, yang mengikutinya dari belakang.


"Katakan padaku apa aku tidak salah dengar dengan apa yang kalian katakan barusan!?" sarkas Angga, menatap tajam ke arah Anthony dan Leo. "Maaf kamu, kamu siapโ€“"


"Kau bukankah Kau suaminya Dinda?" sela Anthony dengan tatapan menyelidik.


"Hah...Iya dan kau kali-laki yang meninggalkannya menikah dengan orang lain!" tukas Angga menarik satu sudut bibirnya, tersenyum dengan senyuman mengejek.


"Aku tidak punya banyak waktu aku ingin bertemu dengan Anggun tunjukan di mana tempat Anggun di rawat!" lanjutnya lagi.


"Kau ada hubungan apa dengan Anggun?" balas Anthony.


"Kalian tak perlu tau aku siapa!"


"Dan aku Dokternya jadi aku berhak untuk mengetahui siapa saja yang ingin menemui pasien ku!" tegas Anthony lagi.


Dan sejenak Angga pun berfikir benar juga dengan apa yang di katakan Alex, tak ada salahnya jika Ia jujur.


"Aku adalah kakaknya Anggun Kakak yang terus mencarinya selama ini. Aku Angga Anggara Putra, sedang aku dan Anggun terpisah sejak kecil.


Aku datang kenegara ini tujuanku tak lain hanya untuk mencari Anggun karena dia sudah di pisahkan denganku sejak bayi, kami berpisah karena satu alasan.


#Flasback on#

__ADS_1


Di malam yang gelap tanpa ada cahaya sebuah mobil memah berwarna hitam melesat membelah kegelapan malam dan di belakangnya sebuah mobil sedan dengan warna yang sama mengikutinya dari belakang.


"Sayang! mereka mengikuti kita' sebenar siapa mereka?"


"Aku juga tidak tau yang jelas mereka pasti bukan orang baik-baik" tiba-tiba braak-braak ciiit duaaar, sebuah mobil berwarna silver tiba-tiba muncul dan berhenti. hingga tabrakanpun tak bisa di hindari, setelah melihat melihat mobil rinsek mobil hitam dan mobil silver pun bergegas pergi tanpa ingin menolong rupanya mereka sengaja membuat ke celakaan mobil tersebut.


*


"Bunga-bunga buka matamu sayang lihat aku dan kedua putra, putri kita!"


"Mas Rangga, aku_"


"Jangan banyak bicara sayang kita harus segera ke rumah sakit."


"Tunggu Mas, Mas...aku sudah tidak kuat. Mas aku ingin berpesan berjanjilah apapun yang terjadi lindungi kedua anak kita ini,berikan ini buat Anggun, sambil mengeluarkan sebuah sapu tangan.


"Dan bilang padanya aku sangat menyayangi nya. Angga, Angga dengarkan bunda ya sayang berjanjilah sama bunda bahwa kamu harus menjaga Anggun adikmu dengan baik jadilah kakak yang penyayang jadilah laki-laki yang lemah lembut tapi tegas!"


"Mas, bawa Anggun ke tempat temanku, namanya mba' Dewi" lalu Bungapun menjelaskan di mana temannya itu tinggal,


Rangga hanya bisa mengangguk pilu mengia kan permintaan istrinya tersebut. Darah segar terus mengalir dari pelipisnya yang terluka dan darah segar juga keluar dari mulutnya. Membuat Rangga terenyuh.


"Sayang kamu akan baik-baik saja kita akan terus bresama hingga nanti lirih Rangga menangkup kedua pipi istrinya.

__ADS_1


*


๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™MOHON...MAAF... PARA MEMBACA SETIA ISTRI KE DUA TUAN AROGAN,BERHUBUNG AUTHOR NYA SIBUK KARENA MENGURUS KEBERANG KATAN KE DUBAI UP NYA JADI TERSENDAT-SENDAT. APA LAGI KBERANGKATAN KE MAKASAR MEMAKAN WAKTU SEHARI SEMALAM JADI TIDAK BISA MENULIS,DI DALAM MOBIL.


__ADS_2