Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
AKAN MEMBALAS NYA


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁


"Setelah selesai membersihkan badannya Anggun langsung ke dapur untuk menyiap sarapan untuk suaminya, Rafa yang menuruni


tangga melangkahkan kaki menuju ruangan di mana Laras istri pertamanya terbaring di rawat dengan berbagai alat penunjang agar dia tetap bertahan untuk hidup. Sedang Anggun tak pernah di izinkan bertemu dengan Laras, dengan alasan hanya menjaga Laras agar tetap Steril,sedang Rafa menyewa seorang perawat untuk menjaga dan merawat istrinya.


Rafa membuka pintu kamar di mana orang yang sangat di Cintai nya itu masih terbaring tak berdaya.


"Sayaang...kapan kamu bangun aku sangat merindukan mu.'' Lirihnya dengan mengelus lembut wajah sang istri. ''Sayang...kamu tau anak kita sekarang sudah besar dan sehat dia begitu tampan seperti ku. Ucapnya sambil ter kekeh kecil.


Aku janji aku akan membalas semuanya dengan caraku sendiri kamu tenang saja'


aku akan mengakhiri semuanya dengan cara ku juga." Imbuhnya, lalu mengecup kening Laras dan beranjak pergi dari ruangan itu.


Rafa kemudian melangkah ke dapur untuk sarapan di pandanginya Anggun yang sibuk berkutat menyiapkan makanan untuknya, tatapannya tajam tanpa berkedip dengan senyum yang tak dapat di artikan.


Ia melangkah dengan pelan lalu memeluk pinggang Anggun dari belakang, membuat Anggun terkejut, "Mas...kau hampir saja membuatku jantungan...!" ketusnya membuat Rafa ter kekeh mengerat kan pelukan dan menautkan dagunya di pundak Anggun.


"Mas, lepaskan aku tidak bisa bergerak"!


ucap Anggun yang berusaha mengurai pelukan suaminya. "Biarkan dulu seperti ini, Lima menit saja."


Ucapnya menghirup aroma tubuh Anggun yang selalu membuatnya tenang. Anggun seketika membeku saat merasakan detak jantung Rafa yang tak beraturan dan hembusan nafas yang hangat menerpa wajah nya. Hening___


"Mas..Baby Ken, nanti bangun"! ucapnya beralasan, memberanikan diri memecah kesunyian lalu mengendurkan pelukan suami nya kemudian berbalik menatapnya,


Deg..."


jantungnya kembali berdegup kencang di saat matanya bersi tatap dengan manik mata suaminya. Anggun tertunduk menyembunyikan raut wajahnya, karena tak sanggup rasa nya jika terus-terusan memandangi raut wajah tampan suaminya itu. Bisa-bisa pikirannya ber trafeling kemana-mana.


"Oh...Tuhan...kenapa kamu bisa setampan ini sih Mas...tit tidak_apa yang Aku fikirkan"


Huuf" monolognya dalam hati lalu menarik nafas dalam-dalam.


"Hai... kamu kenapa?' hemmm" tanya Rafa sambil menangkup ke dua pipi Anggun lalu mengangkat dagunya dengan lembut kemudian menatap lekat wajah yang menurut sangat cantik dan manis itu. Tatapannya terhenti pada bibir mungil milik Anggun yang begitu ranum.


"Aa...aku hanya__"

__ADS_1


"Ummmp...ucapannya terpotong saat Rafa mengecup bibirnya. Anggun hanya bisa mematung karena terus terang saja ia merasa dilema dengan sikap Rafa yang ia rasa berubah- ubah.


"Dengar' bibirmu terasa candu buatku, kamu tau ini hukuman dari ku karena kamu berani mengabaikan ku." Bisiknya di telinga Anggun. Dan Anggun hanya bisa membulatkan matanya jengah dengan perkataan suami nya itu.


"Mas..kam__"


"Maaf Nyonya tuan baby Ken" sudah bangun"


ucap Maid memotong kalimat Anggun.


"Baik lah"!


sahutnya dan menatap suaminya seolah mengatakan Aku belum selesai bicara.


lalu beranjak pergi dari hadapan suaminya itu.


Rafa menatap kepergian Anggun dengan seringai di wajah nya.


"Aku akan membuat mu tergila-gila pada ku setelah itu Aku akan mengakhirinya."


Ceklek..."


Rafa...melangkah melihat di dalam Box bayi namun Baby Kenan tak ada.


Kosong kemana perginya?"


Rafa kemudian keluar dan menuju pintu samping yang terhubung langsung dengan taman,dan betapa takjubnya dia melihat pemandangan yang indah di depan matanya ada se kumpulan bunga tulip yang warna warni dan kelopak bunga mawar yang sedang bermekaran.


Rafa, memang orang yang super sibuk di perusahaan yang ia kelola, maklum saja ia adalah anak pertama jadi urusan kepemimpinan perusahaan ada di tangan nya, sedang perusahaannya sendiri berdiri di bidang teghnologi informasi. Jadi wajar saja ia tak punya waktu untuk berkeliling di sekitar mansionnya yang megah dan luas itu. hanya Sesekali saja itu pun hanya di kolam renang.


Kini Rafa tengah berjalan mendekati Anggun yang lagi asyik bercengkrama dengan baby Ken, sambil berjemur.


"Hai...'anak Daddy...! lagi ngapain?"sapa nya.


Anggun yang mendengar sapaan suaminya pun menoleh melihat siapa yang datang.


"Eh...kamu Mas....!!!"Timpalnya.

__ADS_1


"Aku lagi beljemul cama Bunda Daddy"


lanjut nya lagi dengan menirukan suara baby.


"Anak Daddy sini sama Daddy....!!!" lalu meraih baby Kenan dari pangkuan Anggun.


"Pantas saja kalian betah di sini ternyata pemandangannya cantik juga" lanjut lnya lagi.


"Ia mas...di sini juga udara bersih jadi bagus untuk paru-Paru baby Ken iya kan Sayang.." jelasnya, dan berpaling menatap baby Ken,


"Baby...Ken...? apa kamu yang membuat nama panggilan seperti itu?"


"I..iya...Mas..." jawabnya kikuk sambil menganggukkan kepala.


Rafa menatap intens wajah sang istri yang terkena pantulan sinar mata hari yang begitu segar dan cerah.


"Kenapa dia selalu terlihat begitu cantik dan menggoda...?


dan ada apa dengan perasaan ini...? apa yang aku rasakan apa Aku__ oh...tidak...tidak...Aku tidak mungkin jatuh cinta dengan istri orang yang menyebabkan istriku koma, seandainya istriku tidak kecelakaan tentu saja dia sekarang yang ada di depanku dan sampai kapan Aku akan terus bersandiwara seperti ini, berpura-pura perhatian demi kenan...Aku' memang harus bersabar hingga akhir."


"Mas...Mas...kamu kenapa?" seru Anggun mengguncang lengan Rafa dengan lembut.


"Hah...i..iya...Sayang...t..tit...tidak apa-apa"


ia tergagap karna lamunan panjangnya.


membuat Anggun mengernyit kan alis nya.


"Mas...kamu sakit ya?' ayo kita masuk, lagi pula mata hari sekarang sudah meninggi tidak baik untuk baby Ken" ajak nya lalu melangkah masuk, sedang Rafa tak menjawab pertanyaan Anggun hanya ikut mengekor di belakang Anggun sambil meng gendong bayi nya. Setelah sampai di dalam Anggun pun berbalik.


"Mas...sini...baby Ken aku akan menidur kan nya mas istirahat saja, nanti Aku akan buat kan minuman hangat"


ucapnya panjang lebar kemudian berlalu meninggalkan Rafa yang masih bingung dengan perasaannya sendiri, ingin membalas dendam namun perasaannya pun ntah kenapa tak bisa di ajak kompromi. Itulah yang membuatnya binggung.


Karena Ia pun tidak memungkiri kelembutan dan keibuan yang Anggun miliki sungguh berbeda jauh dengan Laras yang suka egois bahkan sering memaksakan kehendaknya, dan ada lagi yang aneh mengganjal di fikiran Rafa selama ini namun tertutup oleh rasa cintanya yang terlalu besar untuk Laras.


Kenyataan bahwa Rafa tak pernah berhubungan badan dengan Laras semenjak dia sah menjadi istrinya. Dengan alasan bayi mereka. Dan Rafa pun bertahan untuk tidak melakukannya hingga istrinya itu di nyatakan koma.

__ADS_1


__ADS_2