
Sementara itu Leo yang baru saja keluar dari ruangannya melenggang menuju lift hinga menuju lantai dasar Leo pun segera berjalan keparkiran menuju mobilnya. Setelah berada di samping mobil Leo pun membuka pintu mobil, kemudian masuk lalu meluncur bebas membelah jalan ibu kota yang padat merayap.Leo pun mencari jalan pintas untuk menghindari kemacetan.
Kini yang di tuju Leo adalah pusat perbelanjaan karena ia pikir dirinya harus kerumah sakit, karena sebelum itu ia ingin membawakan buah tangan untuk di bawa, ada Bronis yang sangat Bu Rini sukai dan ia pun membeli beberapa macam buah-buahan.
Setelah di rasa cukup ia pun bergegas pergi dan memasukkan hasil belanjaannya di bagasi mobil, dan ke tika hendak kembali melangkah tiba-tiba ia mendengar seseorang menyeru namanya.
Ia pun segera berbalik untuk melihat siapa yang orang yang memanggilnya, dan benar saja seoarng wanita asing memakai pakaian sangat ****, menghambur dan menghampiri Lalu memeluknya.
"Leo aku merindukanmu, aku sudah mencari mu kemana-mana akhirnya aku menemukan mu sekarang aku tak ingin melepasmu lagi aku tau kau sangat mencintaiku itu sebabnya sampai sekarang ini kau belum mendapat kan penggantiku kan?" Ucap orang asing itu terus saja berbicara tanpa jeda, sedang tanpa Leo sadari dari jauh seseorang menatapnya dengan tatapan benci ia mengepalkan kedua tangannya.
"Dasar laki-laki mesum semuanya sama saja. Sama-sama brengsek!" umpatnya kesal Lalu memilih untuk menjauh. Sedang Leo berusaha mengurai pelukan wanita itu.
__ADS_1
"Maaf kamu siapa?" namun setelah ia menatap dengan seksama.
Deg.
''Kau! untuk apa kau di sini dan dari mana kau tau aku di sini apa kau mengikuti ku?" Leo yang di peluk bukannya senang tapi merasa kesal terhadap wanita itu.
Sayang aku tidak mengikuti mu tapi mungkin kita ini jodoh makanya kita bertemu lagi kamu tau aku sekarang sudah menjanda dan aku jamin kalau kita menikah aku akan memuas kanmu" bisiknya menggoda di telinga Leo.
"Jauhi tanganmu dari tubuhku Siska…! aku tak butuh kau peluk apa lagi kau sentuh! kau sudah menjadi sampah buatku semenjak kau memutuskan menikah dengan lelaki lain kau kuanggap sudah mati!
Dan asal kau tau aku sudah lama melupa kan mu, dan iya satu lagi setelah ini mari kita jangan pernah berjumpa karena aku sangat membenci mu! kau tau itu, jika kau berani mencari ku lagi maka akan ku pastikan hidup mu akan berakhir!"
__ADS_1
Ancamnya dengan tatapan membunuh, sedang tangannya menceng kram kuat rahang Siska, dengan gigi yang sudah mengeretak menahan emosinya bagai mana tidak wanita itu datang dan pergi sesuka hati nya.
Setelah mencampak kan Leo kini ia ingin kembali setelah berhasil menghancur kan hidup Leo.
Deg,
Siska yang melihat kemarahan Leo begitu terkejut, ini di luar ekspek tasinya ia menyangka kalau Leo masih seperti Leo yang dulu tapi dia salah Leo yang sekarang sangat jauh berbeda, Siska hanya bisa meringis kesakitan saat Leo mencengkram dengan kuat wajahnya, seakan seluruh otot di wajah nya seperti ngilu karena sakit.
"Sekarang menjauhlah dari hadapanku kalau perlu menjauhlah dari hidup ku!' tegas Leo melepas cengkramannya, dan di balas anggukan ketakutan dari Siska, ia benar-benar takut jangankan untuk berbicara menatap Leo saja ia tak berani, ia berfikir ini kah balasan dari mantan yang pernah tersakiti.
Sedang Leo tak ingin membuang waktu nya lagi ia besgegas masuk di mobil lalu segera meninggalkan Siska yang masih berdiri mematung menatapnya dengan tatapan nanar.
__ADS_1