Istri Ke Dua Tuan Arogant

Istri Ke Dua Tuan Arogant
PERNIKAHAN 2


__ADS_3

"Kamu ss_siapa dan apa hak mu untuk melaku kan semua ini padaku? dan apa kah kamu sudah gila? aku tidak mengenalmu! yang aku tau kau yang merebut Anggun dari ku!" Bisiknya di telinga Rafa dengan seringainya.


"Aku tidak merebutnya tapi dia mencintaiku dan aku pun juga mencintainya, intinya kami saling mencintai, satu lagi jangan pernah kau sebut nama istriku dengan mulut kotormu itu! dan kamu jangan bertanya apahakku, aku hanya tidak suka ke tidak adilan pada wanita yang kau hamili, jadi sebelum kau dan ke luargamu aku permalukan lakukan apa yang aku perintahkan! dan jangan banyak bicara!"


geram Rafa lagi, sedang orang-orang yang melihat kejadian itu tak bisa melerai karena mereka mengenal siapa Rafa Raindra Irawan,seorang CEO Perusahaan tegnologi yang sangat di segani dan takuti di negaranya.


"Apa maksud dan tujuanmu sebenarnya?" Anthony bertanya sambil kembali bangkit lalu berdiri dari posisinya yang sempat jatuh dan terjungkal kebelakang akibat pukulan Rafa yang secara tiba-tiba dan bertubi-tubi hingga ia tak bisa mengelak serangan dari Rafa tersebut. Sedang Cleo menatap dengan tatapan nanarnya.


"Aku sudah bilang kamu tidak usah banyak bertanya lakukan apa yang aku perintah kan!" finisnya lagi dengan penuh penekanan.


"Nikahi dia!" Ucap Rafa sambil menunjuk ke arah Cleo, semua matapun menatap ke arah Cleo.


"Cleo...!" Cicit Dinda dan Anthony secara bersamaan, dan Anthony pun menatap tajam ke arah Cleo, namun Cleo yang di tatap hanya menundukkan kepalanya.


"Kenapa Cleo? apa kamu sengaja menjebakku seperti ini!"


tanya Anthony dengan penuh penekanan,namun Cleo hanya diam tak menjawab.


"Cleo jawab aku, kalau aku bukan ayah dari anak yang kau kandung ini, iya kan Cleo? jawab aku Cleeeo!" teriak Anthony mengguncang bahu Cleo yang hanya diam membisu sambil menangis.


"Cleo tatap aku dan jawab dengan jujur siapa ayah dari anak yang kamu kandung?" pinta nya pada Cleo, Cleo berusaha mengangkat wajahnya, lalu menatap Dinda dan Anthony. "A_a_Anak ini Anakmu." ucap Cleo terbata dengan mata yang masih berkaca-kaca.


Sedang Dinda membulatkan matanya tak menyangka kalau Cleo akan membantunya menggagal kan pernikahannya dengan totalitas. Sedangkan keadaan semakin menegang saat Cleo mengaku kalau Anak yang di kandung adalah Anak Anthony.


Keluarga besar Dinda dan Anthony saling bersitatap tak percaya kalau Anthony setega itu menghamili seorang wanita dan meninggalkannya, apa lagi dengan wajah papanya yang kini sudah merah padam menahan gejolak amarahnya dan rasa malunya itu.


"Breng...sek...wanita ini benar-benar menjebakku baik lah aku ikuti permainanmu aku akan membalasmu, untuk semuanya semua yang kamu laku kan hari ini kamu harus membayarnya!"


geramnya dalam hati dengan mengepalkan ke dua tangannya, ia menatap wajah Rafa dan Anggun secara bergantian lalu menatap lekat wajah Cleo dan berbalik menatap Dinda dengan tatapan bersalahnya.

__ADS_1


"Maafkan aku Din, aku tak bisa menikah denganmu." Dan hanya di jawab Anggukan oleh Dinda, Lalu Anthony pun menarik tangan Cleo dan segera mengambil posisi duduk di depan penghulu untuk segera melakukan ijab kabul.


"Lalu anakku bagaimana? bagaimana nasip putriku!" tangis histeris Ibu Ayu pecah saat melihat Anaknya gagal akad nikah, dan di ganti orang lain.


Ia tak tau bagaimana nanti kalau koleganya sampai tau kalau anak gadis mereka tak jadi akad nikah di karenakan sang mempelai menikahi wanita lain di hari persandingan nya.


"Ma, Mama jangan sedih aku baik-baik saja kok" ucap Dinda menenangkan Mamanya dengan begitu santainya.


"Kamu yang baik- baik saja, tapi aku yang akan menanggung malu, Ibumu Papamu juga akan malu," lanjut Mamanya lagi histeris kesal pada putrinya itu bukannya bersedih dia malah tersenyum dengan senyum yang sangat lebar.


"Ma, nanti Dinda jelasin semuanya pada Mama dan Papa okey,"


Bisik Dinda di telinga sang mama sambil tersenyum menatap Cleo diam-diam, dan mengacungkan jempolnya, seolah berkata kepada Cleo terimaksih kamu hebat, padahal yang terjadi di depannya bukanlah sandiwara tapi rill kejadian yang sebenarnya.


"Yah sebaiknya seperti itu kamu harus menjelas kannya! jelaskan ke Mama sejelas-jelasnya, dan jelaskan juga ke Papa mu kenapa Cleo yang harus menikah? dan bukan kah dia itu teman baikmu lalu kenapa dia menikammu dari belakang?"


"Maaa udah nanti Dinda jelasin" bisik Dinda lagi, karena mamanya tak kunjung diam.


"Bagaimana kalau tidak ada yang mau menikah denganmu sayang" keluh sang Mama lagi membuat Dinda merasa jengah.


"Maka itu baguskan Ma, itu berarti aku akan menemani mama selamanya." Ucap Dinda dengan tersenyum menghibur sang Mama.


Bugh.


"Aukh sakit Maaa." cicit Dinda disaat Mamanya melayangkan tas yang berada ditanya itu untuk menabok kepala putrinya itu biar lekas waras.


"Dasar, kau anak bodoh, jika kau ingin susah jangan di bagi ke Mama, karena Mama tidak sudi membawanya," ujar sang Mama penuh kesal.


"Aku, aku yang akan menikahinya! hari ini dan di tempat ini juga." Sahut seseorang yang hanya diam memperhtikan semua yang terjadi sejak tadi, Dinda pun menoleh ke arah sumber suara yang seperti sudah tak asing dengan suara tersebut, dan.

__ADS_1


Deg.


"Kak Angga kau_?" ucapannya terpotong karena ia sudah tak sanggup berkata-kata. Dinda seolah tak percaya dengan apa yang di lihatnya dan didengarnya itu.


"Iya aku Angga akan menikahimu hari ini dan di tempat ini!" Angga mengulang lagi ucapannya, sedang Dinda masih menatap Angga lekat-lekat masih tak percaya dengan ucapan dan kedatangan Angga yang secara tiba-tiba.


"Kamu siapa Kak? apa kamu malaikat atau jin? kenapa kamu tiba-tiba berada di sini?' Ma, Ma, Mama...!" serunya,


"Mama cubit aku, atau tampar saja aku apa kah ini mimpi atau nyata!" serunya lagi dan mendapat cubitan dari Mamanya.


"Aauuww...sakit pekiknya lalu tersenyum lebar.


"Ma, dia benar-benar nyata, dia Kak Angga ku Ma." cicitnya sambil tangannya mengelus dan menyetuh wajah Angga dengan lembut, untuk memastikan kembali kalau dia tidaklah sedang berhalusinasi.


Sedang Angga hanya tersenyum menarik sebelah bibirnya, dan sesaat kemudian.


"Maaf untuk semuanya perkenalkan nama saya Angga Anggara saputra. Saya bersedia mempersunting Nona ini menjadi istri saya!"


Deg.


Deg.


Dinda kembali membulat kan matanya tak percaya dengan kata-kata yang dia dengar, karena seorang pangeran impiannya ingin mempersuntingnya di saat ini juga.


"Oh,Tuhan mimpi apa aku semalam kenapa ada bulan jatuh di pangkuanku."


Gumamnya lirih, lalu Angga pun menarik tangan Dinda dan membawanya di depan penghulu untuk segera mengucap kan Ijab kabul.


"Cepat nikahkan kami!" seru Angga dan Anthony secara bersamaan lalu mereka saling melempar pandangan dan kembali menatap penghulu.

__ADS_1


"Aku duluan!" ucapnya lagi secara bersamaan.


membuat orang-orang tersenyum geli melihat tingkah mereka yang rebutan ingin di nikah kan terlebih dahulu!"


__ADS_2