Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Cinta dan dilema


__ADS_3

Malam terus berjalan, bulan sesekali menampakkan wajahnya di balik awan, bintang pun berkelip bag mutiara bertaburan di atas langit.


Dua insan berbeda jenis masih berpelukan berbagi kasih dan sayang, kerinduan yang terbendung setelah sekian lama mereka berpisah dan kini mereka tumpahkan sepuasnya, tanpa ada kata kata hanya pikiran dan hati masing masing yang bicara,


Setelah berbincang di sebuah restoran dan makan malam bersama, Ausky memulai misinya, kemampuannya merajuk yang ingin menguasai hati Abi kembali pun mulai dijalankan,ia tak rela jika harus melepas begitu saja pria pujaan hatinya hidup bahagia bersama wanita lain, dalam hatinya ia harus bisa mendapatkan kembali kekasih hatinya,


Tangannya terus bergelayut manja pada lengan kokoh Abi, tak ingin melepaskannya, kepalanya terus bersandar pada dada bidang milik kekasihnya tak juga bergeser,


Abi mulai resah waktu sudah semakin larut, dan ia teringat akan Aini istrinya, akankah dia makan malam sendiri, sedangkan ia melarangnya untuk keluar dari kamar.


Dengan segenap aktingnya yang bagus akhirnya Ausky bisa membujuk Abi untuk mengantarnya masuk ke dalam kamar hotel tempat ia menginap,


Pukul 00,00


" Abi, jangan tinggalkan aku, malam ini saja, kali ini saja, tidurlah dalam pelukanku, dua tahun lebih aku tersiksa, aku selalu menolak pria pilihan daddy hanya karena aku terlalu dan selalu mencintaimu"


" Sky, aku harus kembali, istriku mungkin belum makan malam dan masih menungguku,maafkan aku"aku harus pergi"


" Hiks,, hiks,, aku tau, kau masih mencintaiku Abi, aku bisa melihatnya dari pancaran netramu meskipun kamu tidak mengatakannya,kembalilah pada istrimu, setelah aku terlelap, temani aku dulu sayang, aku tidak inginkan lebih darimu, namun jika kau menginginkannya aku akan suka rela dengan senang hati memberikan untukmu, tubuhku masih suci, sesuci cintaku padamu"


Abi pun semakin tak kuasa, tubuhnya mulai meremang, ia terus melawan arus dan hawa panas tubuhnya yang seperti tersengat listrik, karena usapan lembut tangan Ausky di dadanya,


Ia tersadar dimana tempatnya berpijak, saat suara guntur menggelegar di angkasa, ia mengingat istrinya dan terus membawa bayangan wajah istrinya di dalam pikirannya,


" Berbaringlah, ini sudah larut, aku akan temani kamu malam ini sampai kamu terlelap"


" Terimakasih Bi, aku sayang kamu"


Abi pun membawa Ausky untuk berbaring di atas ranjangnya, ,ia pun duduk disamping Ausky bersandar pada headboard tempat tidur


Ausky sudah berbaring namun tangannya terus menggenggam tangan Abi,hingga Abi benar benar dilema, tak tau harus bagaimana lagi menyikapi keadaan itu,


Karena rasa lelah mendera tubuhnya setelah seharian menemani sang istri berjalan jalan Abi pun ikut terlelap dengan posisi masih duduk dan bersandar,


Di kamar lain entah berapa lama Aini menunggu suaminya pulang, bahkan pesan pesan yang dikirimkan untuk menanyakan keberadaanya pun tidak di buka oleh sang suami.

__ADS_1


Ia juga tidak berani keluar untuk mencari makan malam, ia juga hanya bisa pasrah dan berdoa pada Tuhannya untuk keselamatan suaminya dimanapun ia berada,jam 01,00 ia pun terlelap, dan entah mengapa baru saja terlelap sayup terdengar orang memanggilnya.


" Nini,, maafkan aku,


" Nini,, maafkan aku.


" Maaf,, maaf,, maaf,, maaf,, suara itu samar samar memenuhi pikiran dan telinganya,


" Siapa kau,, siapa kau,, siapa kau,,


" Hah,, hah,, hhh.


Aini pun terbangun dengan peluh membasahi dahi dan keningnya,


" Kak Abi belum pulang, apa yang terjadi padanya ya Allah"kak kamu dimana"?


Aini pun memutuskan untuk melakukan shalat sunah tahajud dari pada ia terus gelisah,


Ia pun mengambil air wudhu untuk kemudian melakukan sembahyang sunah tahajud,


Disaat yang sama suara pintu kamar terbuka perlahan dan Aini menengok secara spontan hingga netranya bertatap dengan netra sesosok tubuh pria tegap yang ada di hadapannya,


" Nini, maaf"


" Kakak sudah pulang, alhamdulilah"


Aini meraih tangan sang suami dan mencium punggungnya dengan lembut,


" Kamu belum tidur Ni, apa kamu menungguku, "?


" Aku,, a ku baru saja sembahyang sunah kakak istirahatlah pasti lelah"


(" Aku menyakiti istri sebaik Aini, oh Tuhan")


" Kamu tidak makan malam, apa kamu lapar"?

__ADS_1


Aini hanya menggeleng pelan dan menundukkan wajahnya,


" Tunggulah sebentar jangan tidur dulu"


" Kak, jangan pergi lagi"


" Aku angan carikan susu hangat untukmu"


" Kak,, ti,,


Namun Abi sudah berbalik badan dan keluar dari kamar,


Aini terkantuk kantuk duduk di sofa dan menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa itu menanti suaminya kembali, sesaat kemudian Abi masuk dan membawa segelas susu coklat hangat juga cake berhias taburan keju diatasnya,


" Minumlah dulu, lambungmu kosong dan aku takut kamu sakit,"


Namun Aini tidak menyahut, ia sudah memejamkan kedua bola matanya, dan Abi pun tetap memaksa istrinya untuk minum, dan akhirnya susu itu pun habis, Abi juga memaksa sang istri memakan cake walau hanya beberapa sendok saja,


Abi menghela nafas perlahan melihat wajah ayu Aini yang sudah terlelap, ia membersihkan sedikit sisa cake dibibir ranum sang istri, setelah itu Abi mengangkat tubuh mungil istrinya dan membaringkannya diatas ranjang, ia menyelimutinya, mencium keningnya perlahan dan sangat lembut, membawanya kedalam pelukannya. menjadikan lengannya sebagai bantal.menempatkan kepala sang istri untuk posisi ternyaman membelai rambutnya yang halus dan wangi,


" Maafkan aku Nini"


Mereka pun tertidur dalam damai sambil berpelukan dengan nyaman,


******


Assalamu'alaikum readers.


👋🙋👋 hai sayang,, salam sehat oke,,


Semangat baca yach, mohon dukungan dan terimakasih banyak sebelum dan sesudahnya, love you so much,


*****


TBC

__ADS_1


__ADS_2