Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Hamil


__ADS_3

Disebuah warung makan sebuah terminal di kota S,


" Pyarr


" Ya Allah,, ada apa ini, mengapa perasaanku mendadak tidak enak, dan dadaku tiba tiba sesak"


" Maafkan saya pak"


Gelas berisi minuman, yang sedang di pegang Aini mendadak jatuh, padahal ia baru saja meneguknya,


Siang yang panas dan teriknya matahari membuat orang berpikir untuk berteduh menikmati minuman dingin,


" Maafkan saya pak, saya akan mengganti rugi gelas yang pecah, dan tolong buatkan saya satu minuman lagi"


" Tidak apa apa non cuma satu gelas tidak merugikan saya"jawab penjual minuman di warung sebuah terminal,


" Tidak pak saya cukup tau diri dan minta tolong buatkan untuk saya satu minuman lagi"


" Baiklah non tunggu sebentar"


Setelah cukup beristirahat Aini pun melanjutkan perjalanan untuk pergi ke kampung Adrian, dengan perasaan berkecamuk ia tetap berusaha untuk tegar, air mata tidak menyelesaikan masalah menurutnya, cinta suaminya memang bukan untuknya, apalagi yang ia harap dari pernikahan itu,


Sesaat air mata hampir menetes mengingat kebaikan sang mama mertua, bahkan ia belum sempat berpamitan padanya, namun ia bertekad setelah hatinya cukup tenang ia akan menghubungi mama mertua yang sudah seperti ia anggap seperti ibunya sendiri,


*****


" Ayo baby, sebentar lagi sampai"


" Om,, iyah,, ahh,,


" Kamu hebat baby,, uang jajan pasti om tambah,, ayo lebih pintar lagi goyangnya,, "


Tubuh sang gadis terus bergoyang diatas tubuh pria paruh baya yang tak lain adalah Moreno Sungkar,


Siang menjelang sore itu ia membawa seorang gadis muda yang bernama Bella, dan gadis itu adalah salah satu dari koleksi daun daun muda yang sering di ajaknya berkencan, memuaskan hasratnya,


Dengan uang dan kekuasaan yang dimiliknya gadis manapun selalu terjebak masuk kedalam ranjangnya,


Aktifitas yang penuh peluh itu pun sesaat terhenti karena benda pipih milik Moreno terus berdering,


"Sial, siapa mengganggu saja"

__ADS_1


Setelah memberikan kode pada Bella, untuk berhenti ia pun meraih ponsel dan menggeser tanda biru,


" Halo, siapa ini"


*𝘚𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘴𝘪𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘶𝘢𝘯 𝘔𝘰𝘳𝘦𝘯𝘰, 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘪𝘩𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘱𝘰𝘭𝘪𝘴𝘪𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘣𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘴𝘢𝘶𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘈𝘶𝘴𝘬𝘺, 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘮𝘰𝘣𝘪𝘭 𝘢𝘯𝘥𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪 𝘬𝘦𝘤𝘦𝘭𝘢𝘬𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘢𝘶𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘈𝘶𝘴𝘬𝘺 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘳𝘪𝘢 𝘥𝘪 𝘳𝘢𝘸𝘢𝘵 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘚𝘦𝘫𝘢𝘩𝘵𝘦𝘳𝘢, "


" Apa, ya Tuhan Ausky kecelakaan"


Setelah menanyakan hal hal seperlunya panggilan pun terputus, Moreno segera membersihkan diri dan bersiap menuju rumah sakit dimana Ausky di rawat,


Tak lupa ia juga meninggalkan cek untuk Bella sesuai janjinya, ia sengaja membawa Bella ke apartemen karena ia selalu berkir Ausky pun jarang mengunjunginya,


" Kamu pulang naik taksi, aku harus ke rumah sakit, putriku kecelakaan, "


" Baik om, semoga putri om lekas sembuh, masih banyak waktu untuk kita bersama lagi, saya akan menunggu kabar dari om, atau saya bisa menemani om ke rumah sakit"


" Tidak usah, nanti putriku akan marah jika melihatmu"


Moreno bergegas meninggalkan apartemen, menuju rumah sakit, sedangkan Bella masih ingin menikmati bersantai di apartemen mewah milik Moreno dengan segala fasilitasnya, Moreno yang menganggap Bella bukan seperti gadis kebanyakan yang hanya menginginkan uang, maka ia pun memberikan kebebasan keluar masuk apartemen miliknya,


******


Abi tergeletak tak berdaya di ruang ICU sebuah rumah sakit, dan sang mama tertunduk sedih melihat kondisinya,


mama tau kamu banyak kesalahan, tapi mama juga tidak ingin melihatmu seperti ini,


kamu harus tetap sadar dan mencari istrimu untuk meminta maaf nak"


" Bagaimana keadaanya Kayla"


" Seperti yang kau lihat"


Melihat siapa yang datang Kayla menjawab ketus pada pria dari masa lalunya itu,


" Aku menyayangkan hal ini, entah bagaiman anakmu membawa mobilku, hingga menabrak pagar pembatas, dan putriku harus cedera, "


" Apa kau pikir aku juga mau melihat putraku koma begini"


Kayla tetap bicara ketus pada Moreno,


" Ada hal lain yang mungkin akan mengejutkanmu, dan kamu harus bersiap mendengarkannya,

__ADS_1


" Bicara saja langsung tak usah kau basa basi"


" Putriku mengalami pendarahan, tapi masih beruntung janin di rahimnya selamat, dan usianya baru menginjak 6 minggu, itu artinya Abi adalah ayah janin di rahim putriku"


" Apa kau bilang, putrimu hamil dan Abi ayahnya"


" Iya, siapa lagi,, mereka tinggal berdua di apartemen putriku, dan bukan aku tidak mengingatkan, tapi mereka tetap nekad,"


Air mata Kayla luruh begitu derasnya, ia mengingat masa lalunya yang pahit, ia mengingat Aini, betapa malang menantunya yang kini entah ada di mana,


Moreno pun pergi meninggalkan ruang ICU, dimana Abi dirawat dan kembali menuju kamar rawat inap Ausky,


Rupanya Ausky sudah tersadar dari pingsannya ia masih melamun dan menyesali diri andai saja ia tidak cemburu dan marah marah mungkin ia dan Abi saat ini baik baik saja,


" Kau sudah sadar, dan bagaimana keadaanmu Sky,??


" Aku baik, hanya masih pusing dan luka luka kecil, dan entah perutku sepertinya tidak beres, sejak kapan daddy disini?


" Satu jam yang lalu,, dan apa kau yakin baik baik saja, setelah melihat ini"


Moreno menyodorkan map coklat dan Ausky membukanya perlahan, hingga matanya membulat sempurna melihat hasil USG, dan catatan kehamilan dirinya,


" A-aku,, ini,, benarkah daddy? aku hamil, dan usia kehamilan ku sudah lima minggu, "


" Iya, dan daddy sangat kecewa sama kamu, daddy gagal menjaga kamu, dan lagi pula kenapa pria brengsek itu ayah dari cucuku"


" Hiks,, hiks, andai daddy merestui kami berdua, aku tidak mungkin melakukan ini"


" Dan meskipun kamu tau dia pria beristri,?? dimana kehormatan kamu, hah, tidak sadarkah jika kau ini adalah wanita pelakor, apa sudah tidak laku lagi putriku jadi perebut suami orang, kamu tidak seperti ibumu, jauh sekali sifatmu dari sifat ibumu, entah dulu ibumu ngidam apa saat hamil kamu"


" Daddy, maafkan aku, aku hanya mencintai Abi, tidak pria lain"


" Mencintai dan ingin memiliki hak orang lain, itu namanya pencuri,kamu hanya mementingkan dirimu, kepuasanmu, tanpa berpikir wanita lain terluka"


" Jika cucu daddy lahir dan dewasa nanti, semoga dia tidak meniru sifat kamu yang egois itu"


Setelah mengatakan itu Moreno yang kesal pun pergi meninggalkan Ausky yang masih terdiam,


******


assalamu'alaikum

__ADS_1


semoga sangat baca dan jangan lupa mohon dukungannya


TBC,


__ADS_2