
𝙎𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙠𝙪𝙘𝙤𝙗𝙖 𝙨𝙚𝙥𝙚𝙣𝙪𝙝 𝙝𝙖𝙩𝙞 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙞𝙠𝙖𝙩
𝙈𝙚𝙣𝙚𝙥𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙖𝙣 𝙧𝙪𝙣𝙩𝙪𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙚𝙜𝙤𝙠𝙪
𝙉𝙖𝙢𝙪𝙣 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙥𝙠𝙪 𝙧𝙚𝙢𝙪𝙠
𝘽𝙞𝙡𝙖 𝙠𝙪𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙝𝙖𝙩𝙞𝙠𝙪
𝙈𝙚𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙖𝙝𝙖𝙣
𝙈𝙚𝙣𝙚𝙥𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙖𝙠 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙨𝙖𝙟𝙖
𝙈𝙚𝙢𝙖𝙠𝙨𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙜𝙖𝙡𝙖𝙣𝙮𝙖
𝙎𝙖𝙠𝙞𝙩 𝙩𝙖𝙠 𝙨𝙖𝙣𝙜𝙜𝙪𝙗
𝙎𝙖𝙙𝙖𝙧𝙠𝙖𝙝 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙝𝙖𝙣𝙘𝙪𝙧
𝙃𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙩𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙨𝙞𝙨𝙖
𝙏𝙖𝙥𝙞 𝙩𝙖𝙖𝙠 𝙢𝙖𝙢𝙥𝙪 𝙠𝙪 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙬𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙩𝙞
𝙏𝙖𝙠 𝙢𝙖𝙪 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣
𝙉𝙖𝙢𝙪𝙣 𝙡𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜
𝘽𝙪𝙠𝙖𝙣𝙠𝙖𝙝 𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝙩𝙪𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙣𝙙𝙖𝙧
𝙎𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙠𝙪 𝙩𝙚𝙧𝙨𝙞𝙠𝙨𝙖
𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙠𝙪 𝙩𝙚𝙧𝙨𝙞𝙠𝙨𝙖
𝙄𝙣𝙞 𝙠𝙚𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖𝙣𝙮𝙖, 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙖𝙠 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙨𝙖𝙟𝙖
Tepuk tangan meriah dari pengunjung warung nasi padang sore itu ketika suara Aini melengking melewati nada tinggi bahkan hampir mirip suara penyanyi aslinya Awdella,
Julio langsung berdiri menghampiri Aini, ia bekerja sebagai operator di warung itu,
" Wah suara kakak luar biasa, kenapa ga ikut ajang Indonesia Idol saja kak"
__ADS_1
" Kamu bisa saja, aku gak mungkin ikutan ajang menyanyi sebesar itu"
" Prok Prok prok,,
" Wah suaramu apik tenan nduk, sopo jenengmu"?
( 𝙒𝙖𝙝 𝙨𝙪𝙖𝙧𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙖𝙜𝙪𝙨 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙚𝙩 𝙣𝙖𝙠, 𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙖𝙢𝙖𝙢𝙪"?)
Seorang pria paruh baya bertanya pada Aini,
" Aini om"biasa saja, maaf saya permisi, harus segera pergi karena harus kembali ke Jalarta petang ini,
"Julio terimakasih"
" Heh, sek sek ta, tunggu dulu, om di Jakarta ada punya sebuah cafe, kebetulan butuh penyanyi baru, apalagi yang suaranya kaya kamu tadi, jika kamu berminat hubungi om, ini kartu nama om, cafe itu dikelola adik kandung om sendiri"
" Insyaallah om, saya permisi dan terimakasih tawaranya, saya masih kuliah, dan waktu pulang harus bekerja di butik sampai jam sembilan malam"
" Bahkan jam kerja kamu bisa menyesuaikan kok, mau jam berapa, cafe baru buka jam delapan malam kushus hiburan, kalau makanan dan minuman buka dari jam delapan pagi"
" Iya om akan saya hubungi jika saya bisa dan sudah berniat bekerja di cafe om"
Hans Ferdiansyah,ternyata pemilik warung makan nasi padang yang rame itu, dia bukan orang padang namun bisnis warung nasi padang itu adalah milik almarhum istrinya yang memang asli berdarah padang, sejak istrinya meninggal dunia, warung itu sepi dan hampir bangkrut, namun manajemen baru yang ia terapkan dengan mendesain ruangan dan gaya yang otentik, ahirnya menarik minat pembeli, apalagi sejak di terapkan versi yang menyediakan sound sistem untuk berkaraoke ria, semakin di gemari semua orang dari kalangan tua maupun muda,
*****
Aini memesan taxi online menuju bandara dan selama perjalanan ia hanya berpikir tentang pernikahan yang baru saja dimulai namun sudah hampir tumbang di hantam badai,beberapa pesan dari Abi sengaja tidak di buka ia sangat enggan meskipun ia seharusnya tidak mengabaikan pesan pesan itu, namun sisi lain dari hatinya mengatakan, " biarkan saja"
Namun hal tak terduga terjadi ditengah perjalanan menuju bandara sore itu, taxi yang ditumpanginya mendadak di hadang oleh mobil hitam di depannya, bunyi rem mendadak dari taxi tersebut membuyarkan lamunan Aini,
" kenapa berhenti mendadak pak, ada apakah"
" Maaf non, ada sebuah mobil menghadang di depan, dan pengemudinya sedang menghampiri kita, sepertinya dia orang yang tidak baik non, bagaimana ini"
Dua orang laki laki keluar dari mobil dan berjalan mendekati taxi, dua pria berwajah garang, lengannya bertato badanya besar dan telinganya bertindik,
" Turun kau, "
Satu pria mengetuk jendela pengemudi, satunya lagi mengetuk jendela penumpang,sopir taxi itu pun mulai gemetar ia merasa bahwa dirinya sedang dalam bahaya,
__ADS_1
" Hai nona turunlah, atau aku hancurkan kaca taxi ini"!!!
Aini menghela nafasnya dan berusaha tenang, namun karena ia merasa sedang dalam bahaya ia diam diam menyalakan mode panggilan telepon dengan Monica,
" Ada apa dan kalian berdua siapa, mengapa menghadang taxi ini dan memaksaku turun"
" Ikut kami dengan baik baik atau jika nona menolaknya kami akan membawa nona secara tidak baik"
" Hah,, kemana dan mengapa harus ikut dengan kalian bahkan aku tidak mengenal kalian"
" Jangan banyak bicara nona, ayolah,"jangan sampai kami memaksamu"
" Dan kau, cepat tinggalkan nona ini jangan macam macam dengan kami, dan awas jika kau lapor pada polisi akan ku pastikan kepalamu berpisah dengan badanmu, cepat pergi"
Satu pria bertato menghardik sopir taxi itu agar segera meninggalkan Aini, karena sangat ketakutan ia hanya menoleh pada Aini sebentar dan melakukan taxi itu dengan kecepatan tinggi meninggalkan tempat itu,
Aini yang merasa ketakutan mengambil langkah seribu dan berlari secepatnya dari jalan beraspal itu dan menuju ke arah ladang petani, namun dua pria bertato itu pun serentak mengejarnya tak ingin misinya gagal.
" Tolooooong"
*Tolooooong"
Aini berteriak sekuat tenaga dan berlari diantara pepohonan jagung dan singkong milik petani,
******
" Kerahkan anak buah kita sebar untuk mencari dan menolong gadis kecilku"
" Panggilan darinya masih tersambung om, namun mungkin ponselnya di mode hening takut ketahuan penjahat itu"
" Ayo kita berangkat sekarang terus lacak keberadaanya dengan ponselmu, aku sendiri yang akan menyetir"
Fahmi dan Monica pun segera meninggalkan apartemen untuk mencari dan menyelamatkan Aini,
*******
Assalamu'alaikum,
👋👋👋hai readers tersayang, masih semangat baca yah, semoga, jangan lupa dukungan dari jempol anda berharga bagi saya, dan terimakasih,
__ADS_1
Salam silaturahmi, semoga banyak rejeki, salam sehat, wasalam
TBC